Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Sekda: Kesiapsiagaan Bencana Perlu Menjadi Budaya Masyarakat Aceh

redaksi by redaksi
09/10/2024
in Nanggroe
0
Sekda: Kesiapsiagaan Bencana Perlu Menjadi Budaya Masyarakat Aceh

Ilustrasi - Foto udara kawasan pemukiman penduduk di Aceh Barat terendam banjir. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas.

Banda Aceh – Pemerintah Aceh menyatakan bahwa kesiapsiagaan terhadap bencana alam perlu menjadi budaya di tengah masyarakat Aceh, mengingat provinsi ini merupakan salah satu daerah yang rawan bencana.

“Kesiapsiagaan bencana perlu menjadi budaya yang diterapkan oleh seluruh masyarakat Aceh,” kata Plh Sekda Aceh, Azwardi, di Banda Aceh, Selasa.

Pernyataan itu disampaikan Azwardi, saat memimpin apel kesiapsiagaan dan gelar pasukan dalam rangka memperingati bulan pengurangan risiko bencana (PRB) 2024 di Balee Meuseuraya Aceh (BMA), Banda Aceh.

Azwardi mengatakan, Pemerintah Aceh berkomitmen dalam pengurangan risiko bencana, dan juga terus mendorong kesadaran mitigasi di tengah ancaman musibah alam yang tidak dapat diprediksi.

Dirinya mengingatkan, bencana bisa datang kapan saja. Maka, penting bagi masyarakat untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terhadap risiko nya sebagai bagian dari upaya mitigasi.

“Aceh merupakan daerah rawan bencana. Pengalaman pahit tsunami dua dekade silam mengingatkan kita untuk terus waspada dan proaktif dalam penanggulangan bencana. Mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk,” ujarnya.

Pemerintah Aceh, lanjut dia, telah menyusun konsep pengelolaan siaga bencana dengan peningkatan peralatan dan sumber daya yang tersedia.

Dalam hal ini, kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintahan, TNI, Polri, masyarakat, hingga relawan, sangat dibutuhkan untuk mencapai kesiapsiagaan yang lebih maksimal.

“Dengan sinergi yang baik, kita harap Aceh dapat menjadi contoh kesiapsiagaan bencana bagi wilayah lain di Indonesia. Kolaborasi semua pihak dalam penanganan bencana adalah kunci mengurangi dampak buruk dan meminimalkan risiko,” kata Azwardi.

Sementara itu, Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Prashinta Dewi mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap berbagai bencana yang kerap terjadi selama musim hujan, seperti banjir, tanah longsor, serta potensi gempa bumi dan tsunami.

“Kita perlu mengingatkan semua pihak akan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi dampak bencana alam, khususnya yang dapat datang tanpa peringatan seperti gempa bumi yang berisiko tsunami,” demikian Prashinta Dewi.

Sumber: antara

Previous Post

Lalu Lintas Gayo Lues-Aceh Tenggara Lumpuh Total Akibat Banjir Bandang

Next Post

Kakankemenag Aceh Besar Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan MTQ ke-37 Provinsi Aceh

Next Post
Kakankemenag Aceh Besar Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan MTQ ke-37 Provinsi Aceh

Kakankemenag Aceh Besar Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan MTQ ke-37 Provinsi Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

29/09/2026
Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

29/09/2026
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

29/09/2026
DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

29/09/2026
Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

29/09/2026

Terpopuler

Sekda: Kesiapsiagaan Bencana Perlu Menjadi Budaya Masyarakat Aceh

Sekda: Kesiapsiagaan Bencana Perlu Menjadi Budaya Masyarakat Aceh

09/10/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com