Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

PEMA Persiapkan Ekspor Perdana Cangkang Sawit ke Jepang dari Aceh

redaksi by redaksi
11/10/2024
in Ekonomi
0
PEMA Persiapkan Ekspor Perdana Cangkang Sawit ke Jepang dari Aceh

Manajer Industri dan Perdagangan PT PEMA Sadikin Nugraha saat diskusi terkait peluang hilirisasi komoditas kelapa sawit, di Banda Aceh, Aceh, Jumat (11/10/2024). ANTARA/Khalis Surry.

Banda Aceh – PT Pembangunan Aceh (PEMA) tengah mempersiapkan ekspor perdana komoditas cangkang kelapa sawit ke negara Jepang langsung dari pelabuhan di provinsi ini, sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah paling barat Indonesia itu.

“Saat ini semuanya sedang kami persiapkan, sesuai dengan timeline kami sudah mulai ekspor perdana pada Februari 2025 ke Jepang,” kata Manajer Industri dan Perdagangan PT PEMA Sadikin Nugraha, di Banda Aceh, Jumat.

Sejak menjadi perseroan terbatas pada 2019, PEMA lebih fokus pada pengelolaan usaha sektor minyak dan gas. Baru dalam dua tahun terakhir, perusahaan milik daerah Aceh ini memperlebar bisnis ke sektor lain, salah satunya perkebunan.

Untuk aktivitas usaha dari komoditas cangkang kelapa sawit tersebut berada di bawah dua unit usaha PT PEMA, yakni unit usaha khusus untuk penyuplai dan unit usaha untuk eksportir.

Ia menjelaskan cangkang kelapa sawit ini merupakan limbah, tetapi sangat bernilai ekonomis. Ada sekitar 70 ribu-80 ribu ton cangkang per bulan yang dihasilkan di seluruh pabrik kelapa sawit di Aceh.

“Kalau misalkan kita kalkulasikan nilai tersebut dalam satu tahun, sampai Rp1,2 triliun lebih, dari limbah (sawit, Red) saja,” ujarnya.

Dari potensi tersebut, kata Sadikin, PEMA hanya mengambil angka minimal dalam sekali ekspor, yakni 10 ribu ton setiap bulan, sehingga diproyeksikan sebanyak 10 kali ekspor secara berkelanjutan dalam setahun langsung dari pelabuhan di Aceh.

“Kalau jumlah cangkang sawit di Aceh ada 70 ribu ton per bulan, maka setahun sekitar 800 ribu ton, sementara yang kami proyeksikan hanya sekitar 100 ribu ton per tahun,” ujarnya pula.

Saat ini, PEMA sedang mengurus sertifikasi green gold label (GGL) untuk ekspor cangkang sawit tersebut yang diperkirakan akan rampung pada November, serta akan dilanjutkan dengan pembangunan stockpile atau gudang di Krueng Geukeuh, Aceh Utara.

“Nilai cangkang sawit ini sangat fantastis, sehingga dapat berkontribusi dalam menghasilkan penghasilan asli Aceh,” ujarnya lagi.

Sumber: antara

Previous Post

Calon Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah Mengenang Sejarah Keuchik Leumiek

Next Post

Pemkab Aceh Besar Salurkan CBP untuk 1.111 KPM di Lhoknga

Next Post
Pemkab Aceh Besar Salurkan CBP untuk 1.111 KPM di Lhoknga

Pemkab Aceh Besar Salurkan CBP untuk 1.111 KPM di Lhoknga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gelar Lokakarya Hadih Maja, Herman RN Hadirkan Peneliti dan Kolektor

Gelar Lokakarya Hadih Maja, Herman RN Hadirkan Peneliti dan Kolektor

02/06/2026
Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

02/06/2026
Warga Aceh Besar Diminta Tak Bakar Sampah Sembarangan

Selama Mei 2026, Bencana di Aceh Dominan Kebakaran Hutan dan Lahan

02/06/2026
Satu Hektare Lahan di Ketol Aceh Tengah Terbakar

15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau

02/06/2026
25 Siswa SMAN 7 Banda Aceh Lulus di PTN Jalur Talenta

25 Siswa SMAN 7 Banda Aceh Lulus di PTN Jalur Talenta

02/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Bertemu DPR RI dan Mendagri, Aliansi PPPK PW Minta Presiden Perhatian Nasibnya

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com