Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Polisi Ungkap ‘Bisnis’ Penyelundupan Rohingya ke Aceh Terorganisir

redaksi by redaksi
28/10/2024
in Nanggroe
0
Polisi Ungkap ‘Bisnis’ Penyelundupan Rohingya ke Aceh Terorganisir

Foto: ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS

Banda Aceh – Tiga terduga pelaku penyelundup 216 warga etnis Rohingya ke Aceh Selatan ditangkap polisi. ‘Bisnis’ penyelundupan manusia ke negara lain itu disebut dijalankan dengan terorganisir.

“Dalam aksinya, jaringan pelaku ini tidak hanya menyelundupkan etnis Rohingya ke negara tetangga, tetapi juga melakukan aktivitas penyelundupan warga lokal Aceh secara ilegal ke negara tetangga lainnya,” kata Ditreskrimum Polda Aceh Kombes Ade Harianto dalam keterangan kepada wartawan, Senin (28/10/2024).

Menurutnya, para pelaku yang terlibat dalam jaringan tersebut punya tugas masing-masing mulai pengatur keuangan, mengatur penyediaan alat angkut dan lainnya. Selain itu, ada juga di antara pelaku yang bertugas berkomunikasi dengan jaringan-jaringan di Bangladesh, Aceh, Riau serta Malaysia.

“Mereka bekerja secara terorganisir dalam mengatur penyelundupan manusia ini,” jelasnya.

Ade menyebutkan, pengungkapan kasus ini dilakukan lewat kolaborasi yang terbangun secara sinergis dari berbagai pihak. Dia mencontohkan seperti peran Panglima Laot yang memberikan informasi, dukungan dari imigrasi yang membantu melakukan pencatatan dan identifikasi pengecekan mana pengungsi dan mana warga negara asing yang pura-pura jadi pengungsi.

Selain itu, pemerintah daerah bersama Polri dan unsur lainnya juga membantu menciptakan situasi yang kondusif. Menurutnya, peran dari lembaga internasional yaitu UNHCR dan IOM, khususnya UNHCR yang memiliki sistem pendataan biometrik terhadap pengungsi, sehingga memudahkan penyidik dalam melakukan proses penyelidikan.

“Kolaborasi ini telah mendapatkan dukungan dari berbagai lembaga yang menyatakan komitmen bersama mengenai strategi penegakan hukum kolaboratif Polri dalam penanganan dugaan tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM), terkait kedatangan pengungsi luar negeri,” ujar Ade.

Sebelumnya, polisi menangkap tiga terduga pelaku penyelundup Rohingya ke Aceh Selatan berinisial F (35), I (32) dan A (33). Ketiganya diciduk di Pakpak Barat, Sumatera Utara pada Jumat (18/10) sore.

Diketahui, kapal nelayan yang membawa pengungsi Rohingya terpantau di Perairan Aceh Selatan, Aceh. Keberadaan kapal itu diketahui berawal penemuan mayat yang terapung di daerah tersebut.

“Informasi keberadaan pengungsi Rohingya ini berawal dari penemuan mayat kemarin sore,” kata Panglima Laot Aceh Selatan Muhammad Jabal kepada wartawan, Jumat (18/10).

Dalam kasus itu, polisi juga masih memburu delapan orang yang diduga terlibat. Salah satu di antaranya napi berinisial H yang sedang menjalani cuti bersyarat.

Sumber: detik.com

Previous Post

Bustami Dihadang Massa di Pedalaman Aceh Utara, Ternyata Ingin Beri Dukungan

Next Post

Ikadubas Aceh Gaungkan Literasi hingga Ujung Barat Nusantara

Next Post
Ikadubas Aceh Gaungkan Literasi hingga Ujung Barat Nusantara

Ikadubas Aceh Gaungkan Literasi hingga Ujung Barat Nusantara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

11/08/2026
Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

11/08/2026
Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

11/08/2026
Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

11/08/2026
Krak, Polda Aceh Tangkap Keuchik Tersangka Peredaran Narkoba 50.000 Butir Pil Ekstasi

Polda Aceh Buru Pemasok Pil Etomidate ‘Zombie’ di Bireueen

11/08/2026

Terpopuler

Polisi Ungkap ‘Bisnis’ Penyelundupan Rohingya ke Aceh Terorganisir

Polisi Ungkap ‘Bisnis’ Penyelundupan Rohingya ke Aceh Terorganisir

28/10/2024

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

Akun TikTok Seret Nama Kapolsek Tangse, Propam Polda Aceh Turun Periksa

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com