Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Alasan 2 Negara Anggota ICC Tolak Tangkap Netanyahu

redaksi by redaksi
25/11/2024
in Internasional
0
Alasan 2 Negara Anggota ICC Tolak Tangkap Netanyahu

Argentina dan Hungaria menjadi dua negara anggota ICC yang menolak untuk menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (REUTERS/Eduardo Munoz).

Jakarta – Argentina dan Hungaria menjadi dua negara anggota Mahkamah Kriminal Internasional (International Criminal Court/ ICC) yang menolak untuk menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban mengatakan dirinya tidak akan mematuhi keputusan ICC yang ingin menangkap Netanyahu karena diduga melakukan ‘kejahatan perang’ di Gaza. Ia bahkan mengundang Netanyahu untuk berkunjung ke negaranya.

“Hari ini, saya akan mengundang Perdana Menteri Israel, Tuan Netanyahu, untuk berkunjung ke Hungaria. Dalam undangan itu, saya akan menjamin kepadanya bahwa jika dia datang, putusan ICC tidak akan berlaku di Hungaria. Kami tidak akan mengikuti isinya,” kata Orban pada Jumat (22/11), dikutip dari Al Jazeera.

Menurutnya, keputusan ICC untuk menangkap Netanyahu merupakan keputusan yang “salah”. Pasalnya, kata Orban, ICC tidak punya hak untuk menangkap Netanyahu gara-gara melakukan genosida di Gaza.

Orban sendiri telah menjalin hubungan baik dengan Netanyahu saat dirinya berkuasa di Hungaria pada 2010. Sejak saat itu, Hungaria dan Israel menjalin hubungan politik yang erat hingga saat ini.

Terpisah, Presiden Argentina Javier Milei mengatakan negaranya sangat tidak setuju dengan perintah penangkapan Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant.

“Keputusan ini mengabaikan hak Israel yang sah untuk mempertahankan diri dari serangan terus-menerus dari organisasi-organisasi teroris seperti Hamas dan Hizbullah,” tulis Milei, dikutip dari Buenos Aires Herald.

Milei menyebut bahwa Israel telah mengalami “agresi brutal” dari organisasi-organisasi di Gaza. Milei menyebut serangan Israel terhadap warga Palestina sebagai “pembelaan diri” dan menggambarkan keputusan ICC sebagai “kriminalisasi” atas upaya tersebut.

“Argentina menyatakan solidaritasnya terhadap Israel, membela haknya untuk melindungi rakyatnya, dan menuntut pembebasan semua sandera dengan segera,” tuturnya.

Sebagai informasi, ICC sebelumnya telah mengeluarkan surat perintah penangkapan PM Netanyahu dan Yoav Gallant pada Rabu (20/11) menyusul tindakan agresi Israel di Gaza yang hingga kini belum berhenti.

“[Pengadilan] mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk dua orang, Tn. Benjamin Netanyahu dan Tn. Yoav Gallant, atas kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang yang dilakukan setidaknya sejak 8 Oktober 2023 hingga setidaknya 20 Mei 2024, hari ketika penuntutan mengajukan permohonan surat perintah penangkapan,” demikian pernyataan ICC.

Keputusan ICC ini membuat Netanyahu dan Gallant menjadi buronan di 124 negara anggota ICC, termasuk Hungaria dan Argentina.

Menurut Statuta Roma, semua keputusan yang sudah diambil ICC wajib dipatuhi oleh seluruh negara yang menjadi anggotanya. Artinya, keputusan ICC untuk menangkap Netanyahu dan Gallant harus dipatuhi oleh negara-negara anggota ICC.

Maka karena itu, menurut pengacara ICC, Jonathan Kuttab, semua negara tersebut bisa menangkap Netanyahu dan Gallant jika kedua atau salah satu dari mereka berada di sana.

Pasalnya, sebagai anggota, semua negara tersebut harus mematuhi segala ketentuan dari ICC.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Penembakan Massal di Bar Meksiko, 6 Tewas dan 10 Luka

Next Post

Polda Aceh Kerahkan 1.143 Personel Amankan TPS Pilkada

Next Post
Polda Aceh Kerahkan 1.143 Personel Amankan TPS Pilkada

Polda Aceh Kerahkan 1.143 Personel Amankan TPS Pilkada

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pria di Aceh Jaya Serahkan Diri Usai Bacok Penderes Getah hingga Tewas

Ohku, Warga Padang Tiji Tewas Dibacok Gegara Cekcok Pembagian Air Sawah

26/08/2026
Alkautsar Apresiasi Pidato Bupati Pidie, Minta TAPD Jadikan Acuan Pembahasan APBK 2027

Alkautsar Apresiasi Pidato Bupati Pidie, Minta TAPD Jadikan Acuan Pembahasan APBK 2027

26/08/2026
Tim Ekspedisi Patriot IPB Dorong Nelayan Kembangkan Budidaya BBL dan Ekosistem Bisnis Lobster

Tim Ekspedisi Patriot IPB Dorong Nelayan Kembangkan Budidaya BBL dan Ekosistem Bisnis Lobster

26/08/2026
KPM Mandiri 15 UIN SUNA Ajak Masyarakat Asir-Asir Hidup Sehat Melalui Senam Bersama

KPM Mandiri 15 UIN SUNA Ajak Masyarakat Asir-Asir Hidup Sehat Melalui Senam Bersama

26/08/2026
Profesor di Malaysia Dipecat usai Sebut Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

Profesor di Malaysia Dipecat usai Sebut Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

26/08/2026

Terpopuler

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026

Alasan 2 Negara Anggota ICC Tolak Tangkap Netanyahu

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com