Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Wiratmadinata: Banyak Orang Tidak Sadar ikut Berbagi Hoax

Admin1 by Admin1
12/03/2020
in Nanggroe
0
Wiratmadinata: Banyak Orang Tidak Sadar ikut Berbagi Hoax

JANTHO – Trend revolusi teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang sangat pesat tak hanya berimbas positif tapi juga memiliki sisi negatif yang harus diwaspadai. Dengan sedikit sentuhan teknologi, banyak orang secara tidak sadar telah turut berbagi berita bohong atau dewasa inni dikenal dengan Hoax.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Media Massa, Hukum, dan Hubungan Masyarakat Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh Wiratmadinata, dalam materinya saat menjadi narasumber pada acara Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia (Ngopi Coy) yang digelar FKPT Aceh, di Hotel D’Pade, Selasa (11/3/2020).

“Orang banyak yang tidak sadar, telah ikut mennyebarkan atau dalam istilah medsosnya men-share dan me-retweet berita Hoax. Banyak orang tidak menyadari, bahwa dirinya telah menjadi Agen Penyebar Berita Hoax. Untuk terhindar, salah satu obatnya harus meningkatkan pemahaman tentang Medsos dan Penyebaran Anti Narasi Hoax,” jelas Wira.

Untuk itu, Wiratmadinata mengimbau semua pihak untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang tersebar di medsos dan selalu melakukan cek dan ricek terhadap informasi yang diterima, sehingga terhindar atau tidak menjadi bagian dari penyebar hoax.

Wira menambahkan, tanpa peran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat maka akan sangat sulit mencegah hoax, terutama yang berkaitann dengan paham radikalisme yang kian merebak. Padahal, sambung Wira, siapa saja dan kapan saja, secara sadar atau tidak bisa terpapar paham radikalisme melalui media sosial.

Oleh karena itu, sambung Wira, FKPT mencoba memberikan literasi kepada Publik, terkait cara kerja transfer ideologi melalui Media Sosial. Salah satuprogram BNPT adalah melakukan pendidikan publik atau kampanye literasi media agar bijak menggunakan dan mengkonsumsi medsos.

Menurut Wira, peran medsos dalam pencegahan radikalisme menjadi penting, karena para penyebar paham radikalisme juga memanfaatkan medsos. “Saat ini, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa telah memanfaatkan gawai. Disinilah proses radikalisasi bisa dengan mudah terjadi melalui cara kerja algoritma internet.”

“Orang tidak sadar telah terpapar karena mengakses konten yang memang sudah dirancang oleh pihak tertentu untuk melakukan prosess cuci otak. Cara kerja ini harus dipahami oleh setiap orang sehingga semakin bijak bermedsos. Ranah pertempuran saat ini ada di alam maya, karena itu yang harus dilakukan adalah proses deradikalisasi di medsos sebagai bentuk pencegahan,” sambung pria yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Pemerintah Aceh itu.

Wira menjelaskan, pencegahan radikalisme di medsos dapat dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya adalah fungsi kontrol pada komunitas terkecil di tengah masyarakat, yaitu keluarga.

“Hal paling mudah dan paling awal yang haruus dilakukan untuk mencegah merebaknya paham radikalisme di medsos adalah dengan menjalankan fungsi kontrol dalam keluarga. Orang tua harus melek medsos dan mengawasi aktivitas anak di dunia maya. Dalam proses ini, tidak hanya radikalisme terorisme saja yang bisa kita cegah, tapi lebih luas lagi, kita dapat mencegah pornografi, konsumerisme, hal negatif lainnya,” pungkas Wira.

Tags: hoaxpemerintah aceh
Previous Post

Wasiet (46)

Next Post

Menyisir Pedalaman Aceh Bersama Senator Muda (Bagian Dua)

Next Post
Sejumlah Pimpinan Dayah Curhat ke Syech Fadhil di Bebesan

Menyisir Pedalaman Aceh Bersama Senator Muda (Bagian Dua)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Muhammad Fakhrul Arrazi: Dari Bireuen ke Kampus Internasional, Guru Fikih MIN 33 Raih Gelar Doktor di UIII

Muhammad Fakhrul Arrazi: Dari Bireuen ke Kampus Internasional, Guru Fikih MIN 33 Raih Gelar Doktor di UIII

23/06/2026
Mualem Lantik Dr. Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh

Mualem Lantik Dr. Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh

23/06/2026
Banda Aceh Terima Anugerah Cakrawala Penyair Nusantara

Banda Aceh Terima Anugerah Cakrawala Penyair Nusantara

23/06/2026
Sekda M Nasir Ditetapkan Jadi Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Sekda M Nasir Ditetapkan Jadi Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

23/06/2026
Malam Ini, Ada Festival Meurukôn Aceh di Taman Budaya

Malam Ini, Ada Festival Meurukôn Aceh di Taman Budaya

23/06/2026

Terpopuler

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

23/06/2026

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

5.535 KK Terdampak Bencana di Pidie Jaya Mulai Terima Bantuan Jadup dan Stimulan Ekonomi

Gelar Raker Tahunan, Al Zahrah Komit Wujudkan Pendidikan Berkualitas

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com