Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Ada Titik Terang Mengenai Pencarian ADG, Setelah Legislatif RDP dengan Keuchik dan Pemkab Abdya

redaksi by redaksi
13/12/2024
in Lintas Timur
0
Ada Titik Terang Mengenai Pencarian ADG, Setelah Legislatif RDP dengan Keuchik dan Pemkab Abdya

BLANGPIDIE – Terkait polemik mandeknya Alokasi Dana Gampong (ADG) reguler tahap II dan III tahun 2024 di Kabupaten Aceh Barat Daya, lembaga Legislatif, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mencari solusi atas masalah pencairan ADG sebanyak 152 Gampong di Abdya yang masih menunggu pencairan dana sebesar 40% untuk tahap II dan 20% untuk tahap III.

RDP yang melibatkan para kepala desa (Keuchik) di Abdya atau yang tergabung dalam DPC APDESI, Ketua Veni Kurnia, Sekretaris Osha Yurahman, Penjabat Bupati Abdya, Ir. Sunawardi didampingi Sekda, Kaban Keuangan, Wakapolres serta para SKPK terkait, Kamis (12/12/2024).

Dalam sambutannya, Ketua DPRK Abdya, Roni Guswandi, S. Pi saat membuka kegiatan RDP berharap, rapat tersebut dapat menjadi forum untuk menyampaikan pandangan dan pendapat secara baik sesuai etika yang berlaku.

Ia juga mengingatkan para perwakilan Keuchik agar fokus pada maksud dan tujuan rapat, tanpa melenceng dari koridor permasalahan yang dibahas.

“Mari kita gunakan kesempatan ini untuk mencari solusi bersama, demi kemajuan Gampong dan masyarakat,” ujar Abi Roni _ sapaan akrab nya.

Saat rapat yang berlangsung di ruang DPRK Abdya itu, Pj Bupati Abdya Sunawardi menyampaikan bahwa, Pemerintah Kabupaten berkomitmen menyelesaikan persoalan ini secepatnya.

“Kita sepakat bahwa RDP ini adalah langkah untuk mencari solusi, bukan memperpanjang polemik. Hak-hak Desa pasti akan direalisasikan,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan dua kendala utama keterlambatan, yakni proses permintaan dana ke Pemerintah Pusat dan waktu tunggu transfer dana.

“Kami tidak pernah berniat menahan hak Desa. Harap bersabar karena kami berupaya maksimal untuk merealisasikan pencairan,” ujar Sunawardi.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRK Abdya, Tgk Mustiari, menyatakan bahwa rapat kali ini berhasil menemukan solusi dan titik temu. Ia juga meminta agar pihak keuangan tidak mempersulit proses pencairan ADG.

“Anggaran Desa hak Keuchik. Jangan sampai terhambat karena prosedur yang rumit,” katanya.

Simbolis, stempel Desa yang sebelumnya diserahkan oleh para Keuchik dalam aksi damai pada Senin (09/12), dikembalikan kepada Ketua Forum Keuchik. Penyerahan dilakukan oleh Ketua DPRK Abdya kepada Pj Bupati Abdya dan Ketua Forum Keuchik.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRK Abdya, Nurdianto mengakui aksi unjuk rasa yang dilakukan para Keuchik terjadi akibat kurangnya transparansi antara Pemerintah Kabupaten dan Desa.

“Keterbukaan informasi sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman seperti ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Anggota DPRK Abdya dari PKB, Zulkarnaini, menekankan bahwa ADG pasti akan cair.

“Plafon anggaran sudah ditetapkan. Kami yakin, menjelang akhir tahun, dana transfer akan masuk dan semua persoalan ini bisa diselesaikan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Syarifuddin dari PNA. Ia menyoroti belum terserapnya seluruh anggaran ADG, yang menyebabkan operasional Desa terganggu.

“Kita akan mencari solusi agar anggaran ini segera terserap dengan baik,” jelasnya.

Dalam hal itu, Ketua ABDESI Abdya, Veni Kurniawan, berharap rapat ini menghasilkan titik terang. “Kami akan menyampaikan hasil rapat ini kepada para keuchik. Kami percaya ada solusi untuk realisasi ADG secepatnya,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPC APDESI Abdya, Osha Yurahman, menegaskan bahwa perjuangan mereka adalah untuk memastikan pelayanan Desa berjalan lancar.

“Gejolak ini muncul karena semua Desa menghadapi kendala yang sama. Kami butuh langkah konkret,” tuturnya.

Rapat ini diharapkan menjadi langkah awal penyelesaian permasalahan ADG di Abdya. Dengan kerja sama antara Eksekutif, Legislatif dan para Keuchik, diharapkan anggaran Desa segera terealisasi dan polemik ini berakhir.

Previous Post

Dua Pelaku Jaringan Narkoba Bersenpi Diringkus Polisi

Next Post

Komisi VI DPRA Tinjau Pendidikan Lhokseumawe, Fokus pada Mutu dan Fasilitas

Next Post
Komisi VI DPRA Tinjau Pendidikan Lhokseumawe, Fokus pada Mutu dan Fasilitas

Komisi VI DPRA Tinjau Pendidikan Lhokseumawe, Fokus pada Mutu dan Fasilitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tim PKMBGB dan KKN Tematik USK Serahkan 15 Komposter Aerob

Tim PKMBGB dan KKN Tematik USK Serahkan 15 Komposter Aerob

27/09/2026
Tim PKMBGB USK Perkuat Kelembagaan ProKlim Alue Deah Teungoh Bersama ACCI USK dan DLHK3 Banda Aceh

Tim PKMBGB USK Perkuat Kelembagaan ProKlim Alue Deah Teungoh Bersama ACCI USK dan DLHK3 Banda Aceh

27/09/2026
HT Ibrahim Tutup Turnamen U-12 dan U-15: Saatnya Talenta Muda Aceh Naik Kelas

HT Ibrahim Tutup Turnamen U-12 dan U-15: Saatnya Talenta Muda Aceh Naik Kelas

27/09/2026
Dosen Psikologi Unimal Perkuat Kapasitas Pendamping Korban Kekerasan di Aceh Utara

Dosen Psikologi Unimal Perkuat Kapasitas Pendamping Korban Kekerasan di Aceh Utara

27/09/2026
Plt. Sekda Aceh Tengah: Pengunduran Diri Jauhari Diproses Sesuai Ketentuan

Plt. Sekda Aceh Tengah: Pengunduran Diri Jauhari Diproses Sesuai Ketentuan

27/09/2026

Terpopuler

Ada Titik Terang Mengenai Pencarian ADG, Setelah Legislatif RDP dengan Keuchik dan Pemkab Abdya

Ada Titik Terang Mengenai Pencarian ADG, Setelah Legislatif RDP dengan Keuchik dan Pemkab Abdya

13/12/2024

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com