Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

BMKG Minta Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Aceh

redaksi by redaksi
03/01/2025
in Nanggroe
0
Istri Nelayan Natuna Lapor Pemerintah Usai Suami Ditangkap di Malaysia

Sebanyak delapan nelayan Natuna ditangkap aparat maritim Malaysia: CNN Indonesia/Feri Agus

Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh mengimbau nelayan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi sedang (1,25–2,5 meter) di perairan Aceh hingga Minggu (5/1) mendatang.

“Tinggi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter,” kata Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) BMKG Aceh, Khairul Akbar, di Banda Aceh, Kamis.

Khairul mengatakan, gelombang sedang tersebut berpotensi terjadi di perairan Sabang–Banda Aceh, Aceh Besar–Meulaboh, Aceh Barat Daya–Simeulue, Aceh Singkil–Pulau Banyak, dan perairan Selatan Simeulue.

Menurut dia, terdapat sejumlah faktor meteorologi yang memicu tinggi gelombang di perairan Aceh, yaitu adanya belokan angin (shearline) dan konvergensi di wilayah Aceh menjadi salah satu pemicu utama.

“Selain itu, suhu muka laut yang hangat di perairan utara Aceh memicu anomali yang meningkatkan potensi penguapan dan penambahan massa uap air,” ujarnya.

Selain kepada nelayan, dia juga mengingatkan bahwa kapal tongkang terancam bahaya jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari laman maritim.bmkg.go.id, area perairan dengan gelombang tinggi (2,5–4,0 meter) berpotensi terjadi di Laut Natuna Utara dan Samudera Hindia Selatan Banten hingga Jawa Timur.

Adapun pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut–timur laut dengan kecepatan angin berkisar 8–25 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya–barat laut dengan kecepatan angin berkisar 6–25 knot.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di laut Natuna Utara, Samudera Hindia selatan Jawa, Samudera Pasifik utara Papua dan Laut Arafuru bagian timur,” demikian Khairul Akbar.

Sumber: antara

Previous Post

MS Jantho Tanggani 846 Perkara Selama 2024, Sebanyak 843 Sudah Selesai

Next Post

Lonjakan Pengguna Tol Sigli-Banda Aceh Capai 87% Selama Liburan Akhir Tahun

Next Post
Lonjakan Pengguna Tol Sigli-Banda Aceh Capai 87% Selama Liburan Akhir Tahun

Lonjakan Pengguna Tol Sigli-Banda Aceh Capai 87% Selama Liburan Akhir Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Petugas Masih Berupaya Padamkan Karhutla di Nagan Raya

14/06/2026
PPIH Maksimalkan Layanan Debarkasi Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh

PPIH Maksimalkan Layanan Debarkasi Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh

14/06/2026
ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

14/06/2026
Illiza Besuk Korban Letupan KMP Aceh Hebat 2 di RSUZA

Illiza Besuk Korban Letupan KMP Aceh Hebat 2 di RSUZA

14/06/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Dorong Percepatan Pembangunan Gedung MIN 5 Pidie Jaya

Kakanwil Kemenag Aceh Dorong Percepatan Pembangunan Gedung MIN 5 Pidie Jaya

14/06/2026

Terpopuler

Istri Nelayan Natuna Lapor Pemerintah Usai Suami Ditangkap di Malaysia

BMKG Minta Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Aceh

03/01/2025

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com