Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Disnak Aceh Perketat Perbatasan Cegah Lalulintas Ternak Terjangkit PMK

redaksi by redaksi
09/01/2025
in Nanggroe
0
Disnak Aceh Perketat Perbatasan Cegah Lalulintas Ternak Terjangkit PMK

Kepala Dinas Peternakan Aceh, Zalsufran (ANTARA/Rahmat Fajri)

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Peternakan (Disnak) memperketat kawasan perbatasan Aceh-Sumatera Utara sebagai salah satu upaya mencegah lalulintas ternak yang terkena penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Pos cek poin kita di perbatasan selalu jalan, tetapi ini kita minta agak lebih disiplin dan terus diperketat,” kata Kepala Disnak Aceh, Zalsufran, di Banda Aceh, Rabu.

Langkah perketat pemeriksaan di perbatasan tersebut karena sudah kembali merebaknya kasus PMK secara nasional, dan termasuk di Aceh yang lebih kurang sudah mencapai 2.500 kasus.

Angka PMK di Aceh tersebut terhitung sejak Agustus 2024 hingga awal tahun ini. Tersebar di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Kota Langsa dan Lhokseumawe.

Dirinya mengatakan, pos cek poin di perbatasan selama ini selalu bertugas untuk memantau lalu lintas ternak keluar maupun masuk ke Aceh. Sehingga, sapi yang datang ke Aceh benar-benar sehat.

Karena, kata dia, di pos perbatasan itu, para petugas melakukan sejumlah rangkaian pemeriksaan kesehatan hewan serta dokumen pendukung lainnya.

“Diperiksa, itu arus ada surat kesehatan hewan nya dulu, bahwa sapi yang datang itu sudah betul-betul sapi yang sehat,” ujarnya.

Karena ini berkaitan dengan kasus PMK, lanjut dia, maka proses pemeriksaan nya lebih mudah, mengingat penyakit tersebut bisa langsung kelihatan dari fisiknya.

“Kalau PMK kan enak dilihat, itu fisiknya kelihatan, misalnya buram di mulut, lutut dan kukunya luka. Jadi lebih mudah karena bukan penyakit dalam,” katanya.

Tetapi, permasalahan lalu lintas ternak yang dikhawatirkan Pemerintah Aceh saat ini bukan melalui darat. Melainkan jalur laut, karena ada potensi masuknya sapi-sapi dari Thailand.

“Kita takutkan masuknya bukan darat, tapi dari laut sapi asal Thailand, seperti yang pernah ditangkap Bea Cukai dulunya. Maka untuk itu, kita juga terus membangun koordinasi dengan Bea Cukai,” demikian Zalsufran.

Sumber: antara

Previous Post

KPK Usut Dugaan Firli Hambat Penyidikan Kasus Harun Masiku dan Hasto

Next Post

BPBD Aceh Besar Imbau Warga Waspadai Banjir

Next Post
Dua Kabupaten di Barat Selatan Aceh Terendam Banjir

BPBD Aceh Besar Imbau Warga Waspadai Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Al-Farlaky Lantik 21 Kepsek dan 8 Kapus

Al-Farlaky Lantik 21 Kepsek dan 8 Kapus

01/08/2026
Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

01/08/2026
Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

01/08/2026
Masyarakat Sambut Antusias Pembagian 1.000 Bendera Merah Putih di Aceh Tengah

Masyarakat Sambut Antusias Pembagian 1.000 Bendera Merah Putih di Aceh Tengah

01/08/2026
‎Wagub Ikuti RDPU Komisi II DPR RI Bahas Remunerasi Kepala Daerah hingga Peningkatan PAD

‎Wagub Ikuti RDPU Komisi II DPR RI Bahas Remunerasi Kepala Daerah hingga Peningkatan PAD

01/08/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

Disnak Aceh Perketat Perbatasan Cegah Lalulintas Ternak Terjangkit PMK

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com