Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Saleuem

Kasus PPPK 2024 di Aceh Besar; Bukti Amburadulnya Adminitrasi dan Lemahnya Pengawasan Pemkab di Era Iswanto

redaksi by redaksi
09/01/2025
in Saleuem
0
Kasus PPPK 2024 di Aceh Besar; Bukti Amburadulnya Adminitrasi dan Lemahnya Pengawasan Pemkab di Era Iswanto

JANTHO – Adminitrasi kepegawaian di lingkup Pemkab Aceh Besar diduga sangat ambruradul dan sarat masalah. Salah satunya contohnya adalah adanya kasus peserta ‘cacat adminitrasi’ menjadi PPPK di Aceh Besar meski akhirnya kembali dianulir oleh Penjabat Bupati Muhammad Iswanto.

Kasus mantan Caleg DPR Aceh dari Parlok ikut seleksi PPPK di Pemkab Aceh Besar menguak beberapa persoalan krusial di Pemkab Aceh Besar.

Pertama, berdasarkan pengakuan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Besar adalah dr. Susi Mahdalena, MKM, yang mengatakan bahwa ia ‘tidak mengetahui’ jika sosok I alias AB terdaftar sebagai Caleg DPR Aceh dari salah satu Parlok pada Pileg 2024 lalu.

Sosok I alias AB juga tidak pernah mundur dari tenaga kontrak meski daftar sebagai Caleg DPR Aceh. Hal ini dinilai bertentangan dengan surat edaran Penjabat Bupati Aceh Besar setahun sebelumnya yang meminta ASN dan tenaga kontrak untuk tidak berpolitik serta harus mundur jika mendaftar Caleg.

Maka dari kasus I alias AB, merupakan pembuktian adanya pemgabaian terhadap sejumlah aturan di Pemkab Aceh Besar.

Kedua, sosok I alias AB juga tercatat masih aktif menerima gaji kontrak yang bersumber dari uang negara selama 2023 dan 2024. Kasus ini menunjukan adanya kerugian negara yang terjadi.

Kerugian negara karena membayar gaji kontrak I alias AD. Padahal, sesuai tahapan, penetapan calon anggota dewan DPR Aceh berlangsung sejak 24 April 2023 dan 25 November 2023 untuk pencalonan anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Kemudian masa kampanye 28 November 2023 – 10 Februari 2024 dan penetapan calon anggota DPRK – DPRA pada 27 November 2024.

Kasus I alias AB membuktikan pengawasan ASN dan tenaga kontrak di Aceh Besar sangat lemah.

Ketiga, seleksi PPPK mensyaratkan bahwa peserta harus memiliki SK setidaknya 2 tahun sebelum seleksi adminitrasi berlangsung, dan sosok I alias AB ternyata lolos seleksi yang ketat tersebut.

Ke empat, SK Bupati Aceh Besar bernomor 199 tahun 2024 tentang pengangkatan PPPK mencantumkan nama I alias AB sebagai PPPK di nomor urut 32. SK ini bertentangan dengan surat Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara selaku Ketua Tim Pelaksana Seleksi Nasional Pengadaan CASN 2024 Nomor : 11559/B-KS.04.03/SD/K/2024 tertanggal 28 Desember 2024.

Kelulusan I alias AB sebagai PPPK telah memang telah dibatalkan oleh Iswanto melalui SK nomor 5/PPPK/AB/2025 dan SK nomor 01/PPPK/AB/2025.

Namun dari beredarnya sejumlah SK tadi, menunjukan bahwa tertib adminitrasi di Pemkab Aceh Besar sangat amburadul. []

 

 

 

 

Previous Post

Kelulusan Mantan Caleg DPR Aceh Jadi PPPK di Aceh Besar Dibatalkan

Next Post

Sepanjang 2024, Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan untuk 638 Jiwa Korban Bencana

Next Post
Sepanjang 2024, Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan untuk 638 Jiwa Korban Bencana

Sepanjang 2024, Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan untuk 638 Jiwa Korban Bencana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Cegah Karhutla, Polres Pidie Gelar Apel Kesiapan dan Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Cegah Karhutla, Polres Pidie Gelar Apel Kesiapan dan Perkuat Sinergi Lintas Sektor

03/09/2026
Kemenag Aceh Tengah Rotasi dan Promosi Lima Kepala KUA Kecamatan

Kemenag Aceh Tengah Rotasi dan Promosi Lima Kepala KUA Kecamatan

03/09/2026
Dinas Kesehatan Aceh Barat Siagakan Puskesmas Hadapi Dampak Karhutla

Dinas Kesehatan Aceh Barat Siagakan Puskesmas Hadapi Dampak Karhutla

03/09/2026
Wakili Aceh, Tangke Tampil di Lake Toba Traditional Music Festival

Wakili Aceh, Tangke Tampil di Lake Toba Traditional Music Festival

03/09/2026
3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

03/09/2026

Terpopuler

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

02/09/2026

Ohku, Dana Bencana Rp37,9 Miliar Mengendap: 96% Belum Terserap, Bupati Pijay Ancam Sanksi OPD

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Kasus PPPK 2024 di Aceh Besar; Bukti Amburadulnya Adminitrasi dan Lemahnya Pengawasan Pemkab di Era Iswanto

Kepala SMKN Idi Lepas Tiga Siswa Prakerin ke Toyota Auto Medan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com