Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kakanwil Kemenag Aceh dan Kabid Penaiszawa Hadiri MTQ Internasional ke 4

redaksi by redaksi
30/01/2025
in Nanggroe
0
Kakanwil Kemenag Aceh dan Kabid Penaiszawa Hadiri MTQ Internasional ke 4

JAKARTA – Kakanwil Kemenag Aceh Azhari, Menag Nasaruddin, dan Dewan Hakim Said Aqil, bersama undangan dan peserta MTQ Internasional ke 4, Jakarta, Rabu (29/1/2025).

Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs H Azhari MSi dan jajaran hadiri pelaksaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional ke-4 di Jakarta.

Perhelatan hingga Sabtu (1 Februari 2025) di Hotel Grand Sahid Tanah Abang Jakarta Pusat ini, diikuti 60 delegasi perwakilan dari 38 negara.

Bersama Kakanwil Azhari antara lain hadir Kabid Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penaiszawa) H Zulfikar SAg MAg, yang juga ikut sesi pembukaan bersama Menteri Agama (Menag) Prof Dr H Nasaruddin Umar MA, Rabu, 29 Januari 2025.

Bersama para Kakanwil dan undangan, Kakanwil juga bersilaturahim bersama Menag Nasaruddin dan jajaran, Dewan Hakim Prof Dr H Said Agil Husin Al Munawar MA (Menag 2001-2004), dan para peserta.

Kakanwil dan Kabid Penaiszawa harapkan, dari even global ini antara lain bisa menambah spirit pengembangan tilawatil quran, pemahamannya serta pengamalan nilai-nilai qurani, juga bagi umat di Serambi Mekkah. Ini juga satu ajang berfstabiqul khairat dengan dinamika musabaqahnya.

MTQ Internasional ke-4 mengusung tema “Al-Qur’an, Environment, and Humanity for Global Harmony”, yang menitikberatkan pada peran Al-Qur’an dalam menjaga lingkungan, membangun nilai kemanusiaan, serta menciptakan harmoni global.

Kakanwil, Kabid dan undangan juga ikuti pembukaan bersam Menag. Dalam Opening Ceremony, Menag menegaskan bahwa Al-Qur’an memberi perhatian terhadap pelestarian lingkungan. Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an tidak membenarkan segala tindakan ekploitasi alam.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua. Kita harus membuktikan bahwa Al-Qur’an memberi perhatian terhadap pelestarian lingkungan sebagai suatu keharusan,” ujar Nasaruddin.

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Prof Dr H Abu Rokhmad MAg melaporlan, MTQ Internasional pertama kali digelar di Indonesia pada 2003, disusul edisi kedua pada 2013 dan ketiga pada 2015.

Dua cabang lomba utama yang dipertandingkan adalah Tilawah dan Tahfiz Al-Qur’an.

Dari 187 negara yang mengikuti tahap pra-kualifikasi pada 2023, sebanyak 60 peserta dari empat benua lolos ke babak grand final. Delegasi itu terdiri atas 17 peserta Tilawah Putra, 7 peserta Tilawah Putri, 19 peserta Tahfiz Putra, dan 17 peserta Tahfiz Putri.

“Ajang ini akan dinilai oleh 22 dewan hakim yang berkompeten dan berstandar internasional. Sebanyak 15 berasal dari Indonesia, sementara 7 dewan hakim lainnya berasal dari Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tenggara,” terang Abu Rokhmad.

Menag mengatakan peserta MTQ Iinternasional IV diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari 38 negara di lima kawasan yakni Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Amerika.

Setelah melalui hasil penjurian, akhirnya diperoleh 60 peserta dari 38 negara yang lolos ke babak semifinal yang diselenggarakan di Jakarta.

Kepesertaan yang lolos seperti dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Singapura, Filipina, Iran, Syria, Pakistan, Afganistan, India, Bangladesh, Kuwait, Turki, Yaman, dan Palestina.

Nun dari benua Afrika berasal dari Mesir, Libya, Tanzania, Mauritania, Guinea, Kenya, Afrika Tengah, Nigeria, Pantai Gading, Ghana, Somalia, Chad, Kamerun, Burkina Faso, Guinea-Bissau, dan Mozambik.

Dari benua Eropa yaitu Belanda, Rusia, Swedia, dan Italia. Sedangkan benua Amerika adalah Kanada.

“Jadi sebetulnya ini katakanlah mungkin ini semifinal, karena penyisihannya dilakukan di masing-masing negaranya,” kata Menag.

Sementara cabang lombanya meliputi Tilawatil Quran dan ada Tahfidz Al Quran. Di samping MTQ, pemerintah juga menyelenggarakan kegiatan pendukung seperti diskusi, eksibisi kaligrafi, pameran, hingga lokakarya.

“Kemudian juga ada pengenalan budaya dan city tour, karena itu kan juga tamu-tamu kita dari luar negeri yang mungkin kebanyakan baru ke Indonesia. Maka mereka kita akan bawa ke beberapa tempat-tempat yang sangat istimewa,” pungka Nasaruddin, mantan Dirjen Bimas Islam.[]

Previous Post

Mualaf Tionghoa di Banda Aceh Ikut Rayakan Tahun Baru Imlek 2025

Next Post

Rapat Koordinasi MAN 4 Aceh Besar 2025: Sinergi untuk Pendidikan Berkualitas

Next Post
Rapat Koordinasi MAN 4 Aceh Besar 2025: Sinergi untuk Pendidikan Berkualitas

Rapat Koordinasi MAN 4 Aceh Besar 2025: Sinergi untuk Pendidikan Berkualitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026
40 Peternak Itik di Aceh Barat Raih Manfaat Program Pemberdayaan Berbasis Teknologi dari UTU-UNCM

40 Peternak Itik di Aceh Barat Raih Manfaat Program Pemberdayaan Berbasis Teknologi dari UTU-UNCM

12/07/2026
Kemenkum Aceh Harmonisasi Empat Regulasi Pemkot Banda Aceh

Kemenkum Aceh Harmonisasi Empat Regulasi Pemkot Banda Aceh

12/07/2026
Dua Petugas SPBU di Nagan Ditangkap Karena Permudah Penimbun BBM Subsidi

Dua Petugas SPBU di Nagan Ditangkap Karena Permudah Penimbun BBM Subsidi

12/07/2026
Polda Aceh Temukan 20 Hektare Ladang Ganja

TNI Musnahkan 300 Ton Ganja Siap Panen di Aceh

12/07/2026

Terpopuler

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

09/07/2026

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

Bendungan Rukoh Resmi Beroperasi, Mampukah Menjawab Harapan Petani Pidie?

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com