Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Jepang Respons Ajakan Kerja di LN #KaburAjaDulu yang Marak di RI

redaksi by redaksi
21/02/2025
in Nasional
0
Jepang Respons Ajakan Kerja di LN #KaburAjaDulu yang Marak di RI

Ilustrasi. Jepang respons tagar KaburAjaDulu yang sedang ramai di RI. Foto: (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Jakarta – Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, buka suara soal tren ajakan bekerja di luar negeri yang ramai di media sosial #KaburAjaDulu.

Masaki menyampaikan komentar itu ke awak media dalam acara peringatan Ulang Tahun Kaisar Jepang atau National Day Reception di Hotel St Regis, Jakarta Selatan, Kamis (20/2) malam.

“Di Jepang kita menghadapi masalah demografi. Jadi, kita menyambut pekerja yang punya keahlian dari banyak negara,” kata Masaki.

Dia lalu menyebut, “Warga Indonesia sangat istimewa. Karena, kita punya tradisi persahabatan yang panjang dan banyak pekerja di Indonesia merupakan pekerja keras di Jepang.”

Dia menjawab pertanyaan soal tren ajakan ke luar negeri saat Jepang membutuhkan ribuan pekerja asing.

Lebih lanjut, Masaki mengatakan warga Indonesia yang bekerja di Jepang berada di berbagai sektor seperti layanan medis, manufaktur, perikanan, hingga layanan jasa.

Dia juga menyebut warga RI yang bekerja di Negeri Sakura sangat dihargai masyarakat Jepang.

“Jadi, misi saya meningkatkan jumlah orang-orang itu,” kata Masaki.

Di kesempatan itu, Masaki juga menjawab pertanyaan soal persyaratan khusus bagi WNI yang ingin bekerja di Jepang mengingat perbedaan bahasa.

Dia mengatakan warga RI yang ingin bekerja di Negeri Sakura “harus bisa” sedikit bahasa Jepang.

Masaki juga mengatakan tak ada perbedaan signifikan jika ingin bekerja di sana.

“Mungkin, satu-satunya perbedaan adalah agama. Kebanyakan dari mereka, beragama Islam,” ungkap dia.

Namun, masyarakat Jepang saat ini sangat memahami Islam dan menghormati kepercayaan tersebut.

“Jadi, menurut saya, kami mampu memiliki lebih banyak pekerja terampil dari Indonesia,” ujar Masaki.

Pada Januari lalu, pemerintah Jepang mengumumkan mereka membuka lowongan hingga 820 ribu tenaga kerja asing untuk kurun waktu 2024 hingga 2029.

Di Jepang, jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) naik hampir tiga kali lipat atau 192 persen menjadi 121.507 dibanding 2018.

Sejumlah media asing melaporkan angka yang tinggi itu dipicu upah rendah dalam negeri. Jepang menawarkan gaji yang lebih tinggi sekitar Rp18,7 juta per bulan.

Sementara itu, belakangan tren #KaburAjaDulu menguat di media sosial karena situasi sosial dan ekonomi yang tak sesuai harapan.

Tren tersebut sekaligus menjadi protes warga karena lapangan pekerjaan yang tak memadai, gaji tak layak, pendidikan tak sesuai harapan, dan pemberian jaminan sosial atau kesejahteraan yang masih dianggap kurang di Indonesia.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Bom Meledak di Kolombia, 6 Warga Luka-luka

Next Post

Dana Desa Rp500 Juta di Ranto Panyang Barat Terindikasi Korupsi

Next Post
Kapolda Respons Pengakuan Bandar Narkoba Setoran ke Polisi Sumut

Dana Desa Rp500 Juta di Ranto Panyang Barat Terindikasi Korupsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pelukis Salaudin Serahkan Lukisan ” “Gerakan Langit Biru” di Aceh Pada Rian Syaf

Pelukis Salaudin Serahkan Lukisan ” “Gerakan Langit Biru” di Aceh Pada Rian Syaf

31/07/2026
Mantan Jaksa Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah?

Mantan Jaksa Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah?

31/07/2026
Tim Kajian Wali Nanggroe Rumuskan Rekomendasi Penguatan MoU Helsinki, Fokus Dana Otsus dan Kewenangan Daerah

Tim Kajian Wali Nanggroe Rumuskan Rekomendasi Penguatan MoU Helsinki, Fokus Dana Otsus dan Kewenangan Daerah

31/07/2026
Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy Al Zahrah: Menanamkan Panca Jiwa dan Mempersiapkan Mental Society 5.0

Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy Al Zahrah: Menanamkan Panca Jiwa dan Mempersiapkan Mental Society 5.0

31/07/2026
Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

31/07/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

Putra Pidie Irwansyah Dipromosikan Jadi Koordinator pada JAM Pidum Kejaksaan Agung

4 Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Mahasiswa Aceh Rp21 Miliar Ditahan

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com