Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Baru Dilantik, Mendik AS Gaungkan Misi Terakhir Jelang Dihapus Trump

redaksi by redaksi
07/03/2025
in Internasional
0
Baru Dilantik, Mendik AS Gaungkan Misi Terakhir Jelang Dihapus Trump

Menteri Pendidikan AS, Linda McMahon, ungkap misi terakhirnya di saat Presiden Donald Trump akan menghapus Kementerian Pendidikan dalam waktu dekat. (Foto: AFP/SAUL LOEB)

Jakarta – Menteri Pendidikan Amerika Serikat, Linda McMahon, akan melakukan “misi terakhir” di saat Presiden Donald Trump dikabarkan akan menghapus Kementerian Pendidikan dalam waktu dekat.

Dalam rencananya untuk beberapa bulan ke depan, McMahon menyebut akan ada “perombakan historis” yang akan berdampak besar pada staf, anggaran, serta operasional lembaga tersebut.

Pernyataan itu diutarakan McMahon dalam memo internal kementerian. Sementara itu, kabar Trump ingin menghapus Kementerian Pendidikan juga muncul sehari setelah pencalonan McMahon sebagai menteri pendidikan disahkan oleh Senat AS pada Selasa (4/3).

Dalam daftar singkat tujuan yang dipublikasikan di situs web Kementerian Pendidikan, McMahon, yang merupakan mantan kepala Administrasi Bisnis Kecil AS dan pendonor kampanye Trump, menyatakan bahwa “orang tua adalah pengambil keputusan utama dalam pendidikan anak-anak mereka.”

“Pendidikan yang dibiayai oleh pajak harus kembali berfokus pada pembelajaran yang bermakna dalam matematika, membaca, sains, dan sejarah–bukan program DEI (diversity, equity, inclusion/keberagaman, kesetaraan, inklusi) yang memecah belah serta ideologi gender,” bunyi pernyataan McMahon di situs kementerian seperti dikutip ABC News.

McMahon juga menegaskan bahwa “Pendidikan tinggi seharusnya menjadi jalur menuju karier dengan gaji yang layak dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.”

Dalam memo tersebut, McMahon juga menyatakan bahwa di bawah kepemimpinannya, “Peran Kementerian Pendidikan dalam era akuntabilitas baru ini adalah mengembalikan hak pengawasan pendidikan kepada negara bagian dan mengakhiri campur tangan berlebihan dari Washington.”

Rencana McMahon ini sejalan dengan usulan kampanye Trump untuk mereformasi pendidikan. Salah satu usulan utama adalah perluasan program voucher sekolah, yang diklaim akan memberi orang tua lebih banyak kendali dalam menentukan sekolah bagi anak-anak mereka.

Program voucher sekolah memungkinkan keluarga menggunakan dana publik untuk membayar biaya sekolah swasta, homeschooling, dan pilihan pendidikan alternatif lainnya.

McMahon juga menggemakan upaya pemerintahan Trump dalam membatasi diskusi mengenai isu-isu tertentu-seperti ras, jenis kelamin, gender, serta keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI)-di sekolah dasar hingga pendidikan tinggi.

Pada Januari, Trump menandatangani perintah eksekutif yang bertujuan untuk mengurangi pendanaan federal bagi sekolah yang mengajarkan topik-topik tertentu terkait ras, jenis kelamin, gender, atau politik.

Memo dari Kementerian Pendidikan ini muncul di tengah laporan yang menyebut bahwa Trump berencana menandatangani perintah eksekutif pembubaran kementerian tersebut pada minggu ini.

Memo yang bocor itu menginstruksikan McMahon untuk mengecilkan peran Kementerian Pendidikan dan bekerja sama dengan Kongres guna mengesahkan undang-undang untuk membubarkannya.

Meskipun pembubaran Kementerian ini memerlukan persetujuan Kongres, Trump memiliki wewenang eksekutif untuk menentukan pendanaan serta arah kebijakan yang akan dijalankan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

UIN Ar-Raniry Raih Predikat PTKIN Terbaik di Indonesia Versi Scimago 2025

Next Post

Gertak AS buat Perang, China Kerahkan Kapal Tempur Kelilingi Australia

Next Post
Gertak AS buat Perang, China Kerahkan Kapal Tempur Kelilingi Australia

Gertak AS buat Perang, China Kerahkan Kapal Tempur Kelilingi Australia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026
Bank Aceh Syariah Kembali Serahkan Deviden Rp2 Miliar Lebih Kepada Pemkab Abdya

Bank Aceh Syariah Kembali Serahkan Deviden Rp2 Miliar Lebih Kepada Pemkab Abdya

30/07/2026
Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Polres Pidie Bergerak Salurkan Bantuan ke Warga Dayah Beureueh

Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Polres Pidie Bergerak Salurkan Bantuan ke Warga Dayah Beureueh

30/07/2026
KKP Turunkan Excavator ke Pidie Jaya, Pemulihan Tambak Pascabencana Digenjot

KKP Turunkan Excavator ke Pidie Jaya, Pemulihan Tambak Pascabencana Digenjot

30/07/2026
Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Menjadi Tantangan

Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Menjadi Tantangan

30/07/2026

Terpopuler

Baru Dilantik, Mendik AS Gaungkan Misi Terakhir Jelang Dihapus Trump

Baru Dilantik, Mendik AS Gaungkan Misi Terakhir Jelang Dihapus Trump

07/03/2025

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Putra Pidie Irwansyah Dipromosikan Jadi Koordinator pada JAM Pidum Kejaksaan Agung

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com