Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Opini

[Opini] APBA 2025 Terjebak oleh Kepentingan Sepihak Para Pengejar Rente

redaksi by redaksi
12/05/2025
in Opini
0
[Opini] APBA 2025 Terjebak oleh Kepentingan Sepihak Para Pengejar Rente

Oleh Sri Radjasa, M.BA. Penulis adalah Pemerhati Intelijen.

PEMERINTAH Aceh nampaknya tidak pernah belajar dari kelemahan masa lalu, dalam menggulirkan APBA tepat waktu dan tepat sasaran. Lambannya menggelontorkan APBA, selalu disebabkan oleh persoalan tarik menarik kepentingan dan tawar menawar paket proyek, semata-mata hanya untuk memenuhi syahwat kerakusan para pemangku kebijakan di Aceh.

Untuk APBA Tahun Anggaran 2025, kembali terjadi lemahnya daya serap anggaran. Menurut Transparansi Tender Indonesia, Aceh masuk 10 besar provinsi yang daya serap anggaran sangat rendah, oleh sebab itu mendesak Plh Gubernur Aceh, untuk segera mengambil langkah strategis, dalam rangka pelaksanaan program pembangunan, sebagaimana yang telah dituangkan dalam APBA Ta 2025.

Perlu menjadi perhatian para pemangku kebijakan di Aceh, predikat Aceh sebagai provinsi dengan angka kemiskinan tertinggi di Sumatera, disebabkan oleh buruknya kinerja pemerintah Aceh dalam mengimplementasikan APBA. Belum lagi persoalan konflik antara eksekutif dengan legislative Aceh, tanpa rasa risih berebut jatah APBA yang sejatinya adalah hak rakyat Aceh. Maka tidak berlebihan jika Aceh menjadi potret ironi pembangunan yang dianalogikan “tikus mati dilumbung padi”.

Tidak sedikit dana otonomi khusus digelontorkan untuk Aceh, hingga tahun ini saja tidak kurang dari Rp. 100 triliun. Fenomena salah urus anggaran, merupakan factor utama gagalnya Aceh untuk keluar dari kemelut kemiskinan. Tragedi kemiskinan adalah tanggung jawab para pemangku kepentingan di Aceh yang sesungguhnya tidak pernah berfikir untuk kemaslahatan rakyat Aceh.

Sudah saatnya rakyat Aceh mengajukan class action terhadap pemerintah Aceh yang telah gagal mensejahterahkan Aceh, ditengah melimpahnya dukungan anggaran pembangunan untuk Aceh. []

Previous Post

Masyarakat Kuata Makmur Antusias Mendaftar dan Memilih Anggota Koperasi Merah Putih

Next Post

PEMA Aceh Siapkan 100 Ribu Hektare untuk Kawasan Prioritas Pengembangan Karbon Berbasis NBS

Next Post
PEMA Aceh Siapkan 100 Ribu Hektare untuk Kawasan Prioritas Pengembangan Karbon Berbasis NBS

PEMA Aceh Siapkan 100 Ribu Hektare untuk Kawasan Prioritas Pengembangan Karbon Berbasis NBS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wali Nanggroe dan Kajati Aceh Sepakat Perkuat Sinergi Lembaga

Wali Nanggroe dan Kajati Aceh Sepakat Perkuat Sinergi Lembaga

04/11/2026
Reza Utama Apresiasi Langkah MPD, Dorong Kolaborasi Pendidikan Aceh Selatan Hasilkan Program Nyata

Reza Utama Apresiasi Langkah MPD, Dorong Kolaborasi Pendidikan Aceh Selatan Hasilkan Program Nyata

04/11/2026
Bupati Pidie Jaya Buka Pintu Percepatan Penanganan Banjir, Bos Jey: Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci Pembagunan

Bupati Pidie Jaya Buka Pintu Percepatan Penanganan Banjir, Bos Jey: Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci Pembagunan

04/11/2026
Bupati Anak Tukang Jahit Ini Berani Minta Dua Hal ke Menteri Didepan Ratusan Nelayan

Bupati Anak Tukang Jahit Ini Berani Minta Dua Hal ke Menteri Didepan Ratusan Nelayan

04/11/2026
2.255 Unit Rumah di Subulussalam Terdampak Banjir

2.255 Unit Rumah di Subulussalam Terdampak Banjir

04/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Bupati Anak Tukang Jahit Ini Berani Minta Dua Hal ke Menteri Didepan Ratusan Nelayan

[Opini] APBA 2025 Terjebak oleh Kepentingan Sepihak Para Pengejar Rente

Abdya Jadi Contoh: Kampung Nelayan Merah Putih Lhok Pawoh Disorot Mentri

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com