Banda Aceh – Anggota DPR/MPR RI H. Muslim Ayub, SH., MH. mengatakan, sebagai masyarakat Kota 4 (Empat) Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) harus dipahami dan dilaksanakan, karena keempat pilar tersebut yang akan menjaga kemajemukan dalam maayarakat
Muslim Ayub menyampaikan, Bangsa Indonesia baru saja melaksanakan Pemilu 2024 untuk pemilihan calon pemimpin dan anggota legislatif, tentu dalam proses pelaksanaannya waktu itu muncul gejolak hebat, pertentangan dalam perbedaan pilihan, namun sampai selesai berlangsung dengan baik. Semua itu, tentu lantaran adanya semangat persatuan. Dengan demikian, semangat persatuan-lah yang harus menjadi bingkai dalam pertarungan elektoral, karena yang memenangkan pemilu, siapa pun itu, akan mengedepankan kepentingan rakyat dan tidak ada yang mungkin bergerak sendiri-sendiri.
“Jika perbedaan itu tidak dijaga dengan baik, maka tentu akan menimbulkan perpecahan,” kata Muslim Ayub ketika menyampaikan 4 Pilar Kebangsaan di Gedung BKOW, Banda Aceh, Selasa (20/5/2025).
Menurut Muslim, saat ini hasil pemilihan. Presiden dan kepala daerah juga sudah selesai, yang paling utama juga harus menjaga kebersamaan, jangan sampai perbedaan pilihan menjadi Bumerang kedepan.
“Menghayati Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika akan menggiring pada persatuan, kesadaran itu harus terus ditumbuhkan ditengah masyarakat,” kata Muslim.
Menurutnya, sosialisasi 4 pilar penting dan harus terus digelorakan. Pasalnya, keberadaan Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan landasan untuk persatuan, kesatuan dan keberagaman bangsa Indonesia.
“Selain itu, sosialisasi ini dimaksudkan agar masyarakat sadar, kita boleh berbeda, tetapi kita harus bersatu dan rukun. Beda pilihan diperbolehkan tetapi persatuan dan kebersamaan harus tetap dijaga,” demikian Muslim Ayub. []










