Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Menhut Raja Juli Tinjau Desa yang Jadi Jalur Gajah di Aceh Tengah

redaksi by redaksi
20/06/2025
in Lintas Tengah
0
Menhut Raja Juli Tinjau Desa yang Jadi Jalur Gajah di Aceh Tengah

Raja Antoni dalam kunjungannya mengecek progres preservasi Gajah yang dinamakan Peusangan Elephant Conservation Initiative Aceh (PECI Aceh).

TAKENGON – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan peninjauan ke Desa Karang Kampar, Aceh Tengah. Desa ini diketahui merupakan salah satu lokasi yang sering dilalui gajah.

“Hari ini langsung bertemu dengan masyarakat yang selama ini menghadapi masalah real, tadi istilahnya bukan konflik manusia dan gajah tapi interaksi antara manusia dan gajah. Tinggal kita geser nanti, dari interaksi yang negatif jadi interaksi yang positif,” ujar Menhut Raja Juli Antoni, di Desa Karang Kampar, Bener Meriah, Aceh Tengah, Kamis (19/5/2025).

Raja Antoni dalam kunjungannya mengecek progres preservasi Gajah yang dinamakan Peusangan Elephant Conservation Initiative Aceh (PECI Aceh). PECI Aceh ini diketahui berlokasi di lahan pribadi Presiden Prabowo Subianto yang disumbangkan untuk konservasi gajah Sumatera.

Menhut Raja Antoni menyebut kunci keberhasilan program ini adalah keterlibatan masyarakat. Selain masyarakat, kolaborasi seluruh pihak juga diperlukan untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melindungi alam dan satwa hingga meningkatkan ekonomi.

“Tadi saya mengimbau kepada masyarakat keberhasilan program ini kata kuncinya adalah keterlibatan masyarakat insya Allah kalau masyarakatnya terlibat aktif, bekerja sama dengan WWF, dengan teman-teman BKSDA yang ada di sini, kita insya Allah akan melihat hasilnya pada jangka pendek 2-5 tahun, jangka panjangnya 10 tahun,” ujar Raja Antoni.

“Saya akan mengecek kesuksesan program ini, kita pastikan semua berhasil,” sambungnya.

Dalam kunjungannya, Menhut Raja Antoni didampingi oleh Dubes Inggris untuk Indonesia Dominic Jermy, Komisaris WWF Indonesia Teuku A Khalid, hingga Dirjen KSDAE Satyawan Pudyatmoko. Pada kesempatan yang sama, Dubes Inggris mengaku pihaknya mendukung penuh program yang dijalankan sebagai bentuk dari kemitraan strategis.

“Inggris mendukung upaya ini sebagai bagian dari kemitraan strategis Inggris dan Republik Indonesia. Kami mendukung inisiatif konservasi ini, ada dua tujuan, yang pertama adalah kesejahteraan warga kedua untuk melindungi gajah dan lingkungan hidup aceh Tengah,” ujar Dominic.

Untuk diketahui, Prabowo telah menyumbangkan lahan pribadinya untuk konservasi gajah Sumatera sebanyak 20 ribu hektare di Aceh. Namun, Menhut mengatakan jumlah ini disebut bertambah menjadi 80 ribu hektare hal ini dibenarkan oleh Dubes Inggris untuk Indonesia Dominic Jermy.

Sumber: liputan6.com

Previous Post

Ohku, Staf RSUZA Banda Aceh ‘Tertangkap Basah’ Curi AC di Tempat Kerja

Next Post

Fahri Hamzah: Pengalaman Aceh Bisa Jadi Contoh Nasional Pembangunan Perumahan

Next Post
Fahri Hamzah: Pengalaman Aceh Bisa Jadi Contoh Nasional Pembangunan Perumahan

Fahri Hamzah: Pengalaman Aceh Bisa Jadi Contoh Nasional Pembangunan Perumahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

03/04/2026
Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

03/04/2026
Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

823 Ribu Peserta JKA Dicoret, Nasrul Zaman: Jangan Pertaruhkan Nyawa Rakyat dengan Data Asumsi

03/04/2026
Warga Aceh Besar Diminta Tak Bakar Sampah Sembarangan

Selama Maret 2026, Aceh Dilanda 26 Kejadian Bencana

03/04/2026
Pembangunan Gedung KDMP Aceh Besar 2026 Mulai Bergulir, Progres Masih Tahap Awal

Pembangunan Gedung KDMP Aceh Besar 2026 Mulai Bergulir, Progres Masih Tahap Awal

03/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com