Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Dr. Safaruddin Bebastugaskan 10 Pejabat Eselon II, PKB Abdya: Kalau Tidak Diambil Tindakan, Pemerintahan Bisa Stagnan

redaksi by redaksi
29/06/2025
in Lintas Barat Selatan
0
Dr. Safaruddin Bebastugaskan 10 Pejabat Eselon II, PKB Abdya: Kalau Tidak Diambil Tindakan, Pemerintahan Bisa Stagnan

BLANGPIDIE – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Zulkarnaini, menyatakan dukungan terhadap langkah tegas Bupati Dr. Safaruddin, S. Sos MSP dan Wakil Bupati Zaman Akli, MM yang membebastugaskan 10 pejabat eselon II.

Langkah itu diambil karena para pejabat tersebut tengah menjalani sidang etik kepegawaian.

“Kalau langkah itu sudah sesuai aturan dan UU ASN yang berlaku, kita sebagai partai yang ada di DPRK Abdya sangat mendukung dan mengapresiasi keputusan pemerintah,” ujar Zulkarnaini kepada Minggu, (29/06/2025).

Menurutnya, keputusan itu penting untuk menjaga kelangsungan pemerintahan yang efektif dan tidak stagnan. Sebab, ia menilai, hingga memasuki bulan Juli, pelaksanaan program dalam APBK Abdya masih belum menunjukkan progres signifikan.

“Kita sebagai partai yang punya wakil di legislatif tentu mendukung langkah ini. Kalau tidak diambil tindakan, pemerintah bisa stagnan terus,” tambahnya.

Sebut Zulkarnaini lagi, bahkan sebelumnya Safaruddin sudah memberi ruang kepada para pejabat untuk bekerja optimal. Namun, sejak Maret hingga Juni, belum ada hasil nyata yang sesuai harapan masyarakat dan sejalan dengan visi ‘Arah Baru Abdya Maju’.

“Kalau seperti ini, pemerintah memang harus bersikap. Harus ada orang-orang yang bisa diajak kerja sama, khususnya di level eselon II untuk berlari cepat demi kemajuan Abdya,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pejabat eselon II adalah kunci dalam percepatan realisasi program pemerintah sebagai mana yang sudah tertuang dalam APBK. Jika kinerja mereka lemah, maka otomatis pemerintahan juga ikut terganggu.

“Kalau eselon II tidak berjalan, bagaimana bisa pemerintahan berjalan? Kalau tidak diganti, bisa berbahaya bagi keberlangsungan pemerintahan Safaruddin-Zaman Akli,” katanya.

Zulkarnaini menjelaskan, “berbahaya” yang dimaksud tak hanya bagi roda pemerintahan, tapi juga akan berdampak pada pelayanan publik. Kebutuhan masyarakat seperti infrastruktur dan pelayanan dasar bisa terhambat, katanya.

“Kami sangat mengapresiasi langkah tegas Safaruddin – Zaman Akli. Ini bukan soal menzalimi, saya yakin keputusan itu diambil dengan penuh pertimbangan demi kepentingan bersama,” ujar Anggota DPRK dari PKB itu.

Menanggapi pro dan kontra di masyarakat terkait pembebasan tugas 10 pejabat tersebut, Zulkarnaini menyebut hal itu wajar dalam dinamika politik. Namun, ia menegaskan bahwa masa Pilkada sudah selesai.

“Yang kalah terus ribut karena tak siap menerima kenyataan. Kalau tak siap berkompetisi, lebih baik tidur dan diam saja di rumah. Sekarang yang menang Safaruddin-Zaman Akli, ya harus bersikap. Toh pun, kalau pasangan lain yang menang mungkin juga akan mengambil sikap yang sama dan mungkin lebih parah lagi,” tukasnya.

Ia kembali menegaskan bahwa tindakan Safaruddin-Zaman Akli sangat wajar, terutama melihat progres APBK yang belum menunjukkan hasil. Menurutnya, seorang pemimpin harus cermat dalam menempatkan pejabat yang kompeten.

“Pemimpin daerah harus tahu siapa yang cocok di pos mana. Contohnya di Bappeda, BPKD, dan Dinas Pendidikan harus diisi orang yang sesuai kompetensinya,” jelas Zulkarnaini.

Ia menambahkan, pemerintah membutuhkan SDM yang tidak hanya cakap di bidang teknis, tapi juga memiliki jaringan luas, termasuk ke pemerintah pusat untuk memudahkan komunikasi dan negosiasi.

“Dinas Pendidikan, Keuangan, Bappeda, PUPR dan lainnya perlu orang yang punya kualitas, jaringan kuat, dan bisa bicara ke pusat. Itu yang dibutuhkan oleh Safaruddin-Zaman Akli,” tandasnya.

Lebih lanjut, Zulkarnaini pun membuka ruang kemungkinan bahwa Safaruddin akan bersikap objektif ke depan dalam memilih pejabat, meskipun mereka tidak berada dalam barisan politik yang sama saat Pilkada.

“Kalau ada SDM yang mumpuni, saya yakin Pak Safaruddin akan mempertimbangkannya. Tidak mungkin kita terus tenggelam dalam konflik kalah-menang Pilkada,” pungkasnya.

Previous Post

Praktisi Kesehatan Aceh Barat; Kesehatan Publik Butuh Kolaborasi

Next Post

[Foto] Senyum Jemaah Haji Aceh Kembali ke Tanah Air

Next Post
[Foto] Senyum Jemaah Haji Aceh Kembali ke Tanah Air

[Foto] Senyum Jemaah Haji Aceh Kembali ke Tanah Air

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Barat Siapkan Edaran Pembatasan Kendaraan Bermotor Bagi Siswa

Pemkab Aceh Barat Siapkan Edaran Pembatasan Kendaraan Bermotor Bagi Siswa

06/04/2026
Hizbullah Bidik Kapal Perang Israel di Pantai Lebanon

Hizbullah Bidik Kapal Perang Israel di Pantai Lebanon

06/04/2026
Iran Rilis Video Puing-puing Pesawat AS Pencari Pilot F-15 yang Jatuh

Iran Rilis Video Puing-puing Pesawat AS Pencari Pilot F-15 yang Jatuh

06/04/2026
1290 Siswa Madrasah Aliyah di Aceh Lulus SNBP 2026

1290 Siswa Madrasah Aliyah di Aceh Lulus SNBP 2026

05/04/2026
Sekcam se-Aceh Besar Gelar Halal Bihalal dan Family Gathering

Sekcam se-Aceh Besar Gelar Halal Bihalal dan Family Gathering

05/04/2026

Terpopuler

Dr. Safaruddin Bebastugaskan 10 Pejabat Eselon II, PKB Abdya: Kalau Tidak Diambil Tindakan, Pemerintahan Bisa Stagnan

Dr. Safaruddin Bebastugaskan 10 Pejabat Eselon II, PKB Abdya: Kalau Tidak Diambil Tindakan, Pemerintahan Bisa Stagnan

29/06/2025

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

Saat Hasan Tiro ‘Menampar’ Abang Samalanga dan Mualem

Tarif Resmi Ditegaskan, Dishub Aceh Barat Tindak Parkir Tak Sesuai Aturan

Lagi, Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Aceh Tamiang dari Jakarta

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com