BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, mengunjungi sejumlah kabupaten kota di Aceh sejak Kamis 19 Juni 2025.
Mualem memulai kunjungan di wilayah tengah dengan meninjau progres pelaksanaan program Inisiatif Konservasi Gajah Peusangan (Peusangan Elephant Conservation Initiative/PECI) di lahan PT Tusam Hutani Lestari (THL), di Kampung Karang Ampar, Ketol, Aceh Tengah, Kamis Juni 2025.
Kegiatan ini turut dihadiri Menhut RI Raja Juli, Dubes Inggris untuk Indonesia Dominic Jeremy dan DPR RI TA Khalid. Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri oleh para anggota DPR Aceh. Salah satunya adalah Salmawati yang juga istri Mualem Muzakir Manaf.
Kunjungan Mualem kemudian berlanjut ke Gayo Lues.Di Gayo Lues, Mualem menyempatkan diri untuk bertakziah ke rumah duka almarhum Jafar alias Amawe, Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Gayo Lues, di Kecamatan Dabun Gelang, Rabu, 25 Juni 2025. Almarhum wafat pada 15 Juni lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Plt. Sekda Aceh, M. Nasir, Anggota DPRA Salmawati dan Yahdi Hasan, Kepala Dinas ESDM Aceh, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh.
Sebelumnya, Gubernur Mualem dan rombongan disambut hangat di Pendopo Bupati oleh Bupati Gayo Lues beserta jajaran pejabat kabupaten.
Kemudian pada Kamis 26 Juni 2025, Mualem juga memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 Kabupaten Aceh Tenggara. Acara ini berlangsung di Lapangan Ahmad Yani, Kutacane, Aceh Tenggara, Kamis (26/6/2025).
Dalam kesempatan itu, Mualem mengingatkan semua pihak terutama pemangku kebijakan di Aceh Tenggara agar menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.
Menurutnya, Aceh Tenggara merupakan daerah yang kaya potensi. Mulai dari pertanian, kekayaan alam, dan budaya.
“Kami mendukung visi menjadikan Aceh Tenggara sebagai pusat pertumbuhan kawasan tengah-tenggara Aceh, melalui pengembangan agropolitan, pariwisata, serta konektivitas antarwilayah,” kata Mualem.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPR Aceh Salmawati atau akrab disapa Kak Salma.
Dari Aceh Tenggara, Mualem dan Kak Salma melanjutkan kunjungan ke Aceh Singkil, Jumat sore 27 Juni 2025.
Setibanya di Aceh Singkil, Mualem langsung meninjau dua lokasi calon penerima bantuan rumah layak huni yang dijadwalkan akan dibangun pada tahun 2025.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah kediaman Yusmadi di Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara. Selanjutnya, Mualem melanjutkan peninjauan ke rumah M. Taufik di Desa Ujung, Kecamatan Singkil.
Dalam kunjungan itu, Mualem juga menyerahkan bantuan sembako kepada kedua keluarga tersebut.
Gubernur Muzakir Manaf menegaskan komitmennya untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan segera direalisasikan. “Iya ini yang kami tinjau secara simbolis dua rumah, yang akan dibangun di Aceh Singkil,” kata Mualem.
Kemudian pada Sabtu 28 Juni 2025, Mualem dan Kak Salma berserta seribuan masyarakat Kabupaten Aceh Singkil memadati Pulau Panjang yang berbatasan dengan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dalam sebuah kenduri akbar dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kembalinya empat pulau ke wilayah administratif Aceh.
Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, diketahui berada di Banda Aceh pada Jumat 27 Juni 2025. Kak Na, demikian ia akrab disapa, bersama Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE, bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan SMK Muhammadiyah Banda Aceh, Jumat (27/6/2026) sore.

![[Foto] Senyum Jemaah Haji Aceh Kembali ke Tanah Air](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-29-at-11.21.31-75x75.jpeg)








