Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

IO UIN Ar-Raniry Gelar International Museum Exploration

redaksi by redaksi
22/07/2025
in Kampus
0
IO UIN Ar-Raniry Gelar International Museum Exploration

Banda Aceh — Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan bertajuk “International Museum Exploration” yang diselenggarakan oleh International Office (IO) UIN Ar-Raniry melalui program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM). Kegiatan ini merupakan bagian dari International Student Buddy Program yang bertujuan mempererat interaksi budaya antara mahasiswa lokal dan internasional melalui pengalaman bersama yang edukatif.

Acara ini berlangsung pada Minggu, 20 Juli 2025, mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB dan diikuti oleh 14 peserta. Kegiatan ini melibatkan kombinasi mahasiswa dari berbagai latar belakang: 5 mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry, 1 mahasiswa internasional asal Malaysia bernama Muhammad Syafiq, 2 volunteer dari tim IO, serta 6 mahasiswa lainnya termasuk peserta dari Universitas Syiah Kuala (USK).

Dipandu oleh Muhammad Yusuf Arifin Nur selaku penanggung jawab kegiatan, para peserta memulai perjalanan dari halte Masjid Jami’ USK menggunakan Bus Trans Kutaraja menuju Masjid Raya Baiturrahman, kemudian melanjutkan dengan berjalan kaki ke Museum Aceh. Di museum inilah petualangan lintas budaya dimulai.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar kunjungan, tetapi menjadi momen eksplorasi interaktif yang sarat ilmu. Para peserta diajak menjelajahi sejarah dan kekayaan budaya Aceh, mulai dari Rumoh Aceh, peninggalan sejarah, hingga naskah-naskah kuno.

Berbagai sesi berbagi ilmu turut mewarnai kegiatan ini, menjadikannya bukan sekadar kunjungan wisata, melainkan sarana belajar lintas disiplin. Maryam Nadilah, mahasiswa Biologi dari Fakultas Sains dan Teknologi, memperkenalkan beragam spesies hewan lokal serta menjelaskan ekosistem khas Aceh dengan cara yang interaktif dan menarik.

Rafika, mahasiswa Psikologi, membagikan wawasan tentang sejarah panjang Aceh beserta karakter masyarakatnya yang dikenal kuat secara budaya dan spiritual. Sementara itu, Deskananda dan Nurhajimah, mahasiswa dari Prodi Bahasa dan Sastra Arab, mengulas secara mendalam arsitektur Rumoh Aceh serta kekayaan bahasa dan manuskrip kuno Aceh, yang membawa para peserta menyelami jejak intelektual dan tradisi literasi yang tumbuh di bumi Serambi Mekkah.

Meski sempat diguyur hujan deras dalam perjalanan, dan para peserta harus berteduh cukup lama di halte dalam keadaan basah kuyup, semangat tak luntur sedikit pun. Suasana justru menjadi semakin akrab dan penuh gelak tawa.

Dengan biaya tiket museum yang hanya Rp5.000 per orang, kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga, bukan hanya dari sisi edukatif, tetapi juga emosional dan sosial.

Di penghujung acara, Muhammad Yusuf Arifin Nur menyampaikan penutup hangat kepada seluruh peserta, “semoga trip sederhana hari ini menjadi pengalaman yang berkesan untuk teman-teman semua. Dapat teman baru, pengalaman baru, wawasan baru. Mohon maaf atas banyak kekurangan, dan terima kasih atas antusias teman-teman semua. Semoga kita bisa berjumpa di kegiatan-kegiatan internasional lainnya. Pantau terus International Office, ya,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi, keingintahuan, dan keterbukaan budaya bisa dirajut dalam suasana yang ringan namun bermakna. International Office UIN Ar-Raniry terus berkomitmen menciptakan ruang-ruang lintas budaya yang membangun semangat globalisme dan toleransi di kalangan mahasiswa.

Previous Post

MTsN 1 Banda Aceh Raih Piagam Penghargaan Satker IKPA Terbaik Semester I 2025 dari Kemenkeu

Next Post

248.668 Batang Rokok Illegal Dimusnahkan

Next Post
248.668 Batang Rokok Illegal Dimusnahkan

248.668 Batang Rokok Illegal Dimusnahkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

06/06/2026
Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

06/06/2026
Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026
CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

06/06/2026
Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

06/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

MaSA Dorong Percepatan Pembentukan Dewan Pemajuan Kebudayaan Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com