Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Bur ni Telong Naik Status Waspada, Kadis ESDM Aceh: Tetap Tenang, Tetap Siaga

redaksi by redaksi
25/09/2025
in Lintas Tengah
0
Bur ni Telong Naik Status Waspada, Kadis ESDM Aceh: Tetap Tenang, Tetap Siaga

BANDA ACEH – Aktivitas Gunungapi Bur ni Telong di Kabupaten Bener Meriah meningkat signifikan sejak pertengahan September 2025. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Taufik, ST., M.Si., mengumumkan bahwa status gunung tersebut resmi dinaikkan dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada) pada 22 September 2025 pukul 21.00 WIB, berdasarkan laporan resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Menurut data PVMBG, sepanjang 1–21 September 2025, tercatat sebanyak 100 gempa vulkanik dalam, 26 gempa tektonik lokal, dan 60 gempa tektonik jauh. Kondisi ini semakin meningkat pada 22 September, ketika terjadi 20 kali gempa vulkanik dalam, 4 kali gempa tektonik lokal, serta 2 kali gempa tektonik jauh. Beberapa guncangan dengan magnitudo 2–3 bahkan dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar gunung.

Peningkatan aktivitas ini ditandai dengan adanya akumulasi tekanan di kedalaman dangkal yang berpotensi memicu aktivitas vulkanik lebih lanjut. Meski begitu, Taufik menegaskan bahwa kenaikan status menjadi Waspada tidak berarti erupsi pasti terjadi, melainkan menjadi peringatan dini agar masyarakat tetap berhati-hati dan tidak panik.

Gunungapi Bur ni Telong memang tercatat mengalami fluktuasi aktivitas dalam beberapa bulan terakhir. Pada 2 Agustus 2025, statusnya sempat naik menjadi Waspada akibat lonjakan gempa vulkanik dangkal, sebelum kembali Normal pada 8 September. Namun, pada 22 September, status kembali dinaikkan karena adanya peningkatan signifikan aktivitas kegempaan yang berpotensi menimbulkan bahaya.

Kepala Dinas ESDM Aceh menegaskan bahwa fenomena ini menunjukkan adanya instabilitas sistem vulkanik dengan pergerakan magma di kedalaman dangkal. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, tetap mengikuti arahan resmi PVMBG dan BPBD, serta menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Warga dilarang keras mendekati kawah dalam radius 1,5 kilometer. Selain itu, masyarakat diminta menjauhi area fumarola atau solfatara, terutama saat turun hujan, karena potensi gas beracun dapat membahayakan kesehatan. Taufik juga mengingatkan warga agar tidak berlama-lama melakukan aktivitas di puncak gunung, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi alam di sekitarnya.

Pemerintah daerah bersama BPBD, TNI/Polri, camat, dan para kepala desa diminta memperkuat sosialisasi serta memastikan jalur evakuasi dan lokasi pengungsian darurat siap digunakan kapan saja. Antisipasi ini menjadi langkah penting agar masyarakat memiliki kesiapan menghadapi kemungkinan terburuk tanpa menimbulkan kepanikan.

Koordinasi lintas sektor juga ditekankan, sehingga informasi resmi dari PVMBG dan Pos PGA Bur ni Telong dapat segera disebarkan ke masyarakat secara cepat dan tepat. Hal ini diharapkan dapat menghindari beredarnya kabar yang tidak akurat dan menimbulkan keresahan.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami minta warga tetap waspada, disiplin mengikuti arahan resmi, dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait, kita bisa menghadapi situasi ini dengan tenang,” ujar Taufik menutup pernyataannya.

Previous Post

Waspada, Gelombang Tinggi 4 Meter di Aceh

Next Post

DKPP Periksa Anggota KIP Kabupaten Aceh Tenggara Terkait Dugaan Rangkap Jabatan

Next Post
DKPP Periksa Anggota KIP Kabupaten Aceh Tenggara Terkait Dugaan Rangkap Jabatan

DKPP Periksa Anggota KIP Kabupaten Aceh Tenggara Terkait Dugaan Rangkap Jabatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Daniel Abdul Wahab Rajut Silaturahmi dengan Jajaran DPRK Banda Aceh

Daniel Abdul Wahab Rajut Silaturahmi dengan Jajaran DPRK Banda Aceh

31/03/2026
Pembayaran TPG Guru Tuntas, Plt Kadisdikbud: Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Pendidik

Pembayaran TPG Guru Tuntas, Plt Kadisdikbud: Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Pendidik

31/03/2026
Geliat Perajin Usaha Dodol di Aceh Besar

Geliat Perajin Usaha Dodol di Aceh Besar

31/03/2026
Kak Na Ajak Pengurus Dekranasda Inventarisir Pengrajin Terimbas Bencana

Kak Na Ajak Pengurus Dekranasda Inventarisir Pengrajin Terimbas Bencana

31/03/2026
Ohku, Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon dari Kodam Iskandar Muda

Ohku, Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon dari Kodam Iskandar Muda

31/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Rumah Warga Abdya di Banda Aceh Dijarah Maling, Warga Minta Polisi Serius

Demokrat Aceh Besar “Pasang Badan”: Nurdiansyah Alasta Loyal, Pemersatu, dan Layak Pimpin Demokrat Aceh

Bur ni Telong Naik Status Waspada, Kadis ESDM Aceh: Tetap Tenang, Tetap Siaga

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com