Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Politisi Gerindra: PLN Jangan Jadi Musuh Masyarakat Aceh

redaksi by redaksi
01/10/2025
in Nanggroe
0
Politisi Gerindra: PLN Jangan Jadi Musuh Masyarakat Aceh

Banda Aceh – Anggota DPRK Banda Aceh dari Partai Gerindra, Irwansyah, mengkritisi keras pemadaman listrik yang kembali melanda Aceh dalam beberapa hari terakhir. Ia menegaskan bahwa PLN Wilayah Aceh jangan sampai berubah menjadi “musuh masyarakat” akibat kebiasaan mematikan listrik yang sudah seperti rutinitas tahunan tanpa solusi yang jelas.

Menurut Irwansyah, pemadaman listrik yang terus berulang ini bukan hanya soal ketidaknyamanan, tetapi sudah mengganggu sendi-sendi kehidupan masyarakat. “Penyakit mematikan lampu seperti ini sudah menjadi rutinitas PLN setiap tahun. Dampaknya luar biasa, dari rumah tangga yang tidak bisa beraktivitas normal, hingga sektor ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik yang lumpuh seketika,” ujarnya di Banda Aceh, Rabu (1/10/2025).

Ia mencontohkan, dunia usaha terutama pelaku UMKM sangat bergantung pada listrik untuk produksi maupun layanan. Banyak usaha kecil seperti percetakan, toko roti, hingga usaha laundry kehilangan omzet setiap kali terjadi pemadaman. Demikian pula di dunia pendidikan, siswa dan guru yang kini terbiasa menggunakan perangkat digital dalam belajar ikut terganggu. “Masyarakat kita sudah semakin modern, semua serba elektronik. Bagaimana mereka mau berkembang kalau listrik saja tidak bisa dipastikan stabil?” tegasnya.

Di tingkat rumah tangga, pemadaman listrik juga berdampak besar. Aktivitas keluarga yang menggunakan peralatan rumah tangga berbasis listrik ikut terganggu, bahkan penyimpanan bahan makanan di kulkas sering rusak akibat pemadaman berulang. Irwansyah menilai hal ini jelas merugikan masyarakat kecil yang justru paling bergantung pada fasilitas sederhana.

Lebih jauh, Irwansyah menyebut persoalan ini sebagai ironi di tengah usia kemerdekaan Republik Indonesia yang sudah lebih dari delapan dekade. “Indonesia sudah 80 tahun merdeka, tetapi Aceh belum merdeka dari persoalan listrik. Ini fakta yang menyedihkan. Listrik itu kebutuhan pokok, sama pentingnya dengan air. Jika PLN tidak serius mencari solusi permanen, maka masyarakat akan semakin kehilangan kepercayaan,” katanya.

Politisi Gerindra tersebut mendesak PLN Wilayah Aceh agar segera menuntaskan akar masalah pemadaman, bukan sekadar memberikan permintaan maaf di media. Ia menegaskan, rakyat membutuhkan tindakan nyata berupa keandalan pasokan listrik yang stabil, demi keberlangsungan hidup dan pembangunan ekonomi di Aceh.

Previous Post

Aliansi Masyarakat Menggugat Keadilan Desak Pemerintah Tuntaskan Konflik Lahan di Aceh Timur

Next Post

Bupati Aceh Barat Berkantor Sehari di Gampong Antong

Next Post
Bupati Aceh Barat Berkantor Sehari di Gampong Antong

Bupati Aceh Barat Berkantor Sehari di Gampong Antong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

30/05/2026
Seorang Haji Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arab Saudi

Tiga Jamaah Haji Aceh Meninggal Dunia di Tanah Suci

30/05/2026
PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Dinilai Wajib Beri Kompensasi Akibat Blackout Sumatera

30/05/2026
Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

30/05/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu Gelar Asesmen Lapangan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Secara Daring

STAI Tgk. Chik Pante Kulu Gelar Asesmen Lapangan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Secara Daring

30/05/2026

Terpopuler

Nyan, Ratusan Pegawai Kemenag Pidie Jaya Kompak Berqurban, 204 Hewan Disembelih

Nyan, Ratusan Pegawai Kemenag Pidie Jaya Kompak Berqurban, 204 Hewan Disembelih

28/05/2026

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

Politisi Gerindra: PLN Jangan Jadi Musuh Masyarakat Aceh

FDK UIN Ar-Raniry Qurban Bersama Masyarakat Dampingan

MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar’i Tak Ada Soal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com