Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

58 Hektare Ladang Ganja di Aceh Dimusnahkan Sepanjang 2025

redaksi by redaksi
08/10/2025
in Nanggroe
0
58 Hektare Ladang Ganja di Aceh Dimusnahkan Sepanjang 2025

Polres Gayo Lues, Aceh, memusnahkan ladang ganja dengan total luas mencapai 58 hektare sepanjang Januari hingga September 2025. Ilustrasi (ANTARA FOTO/AMPELSA)

Jakarta – Polres Gayo Lues, Aceh, memusnahkan ladang ganja dengan total luas mencapai 58 hektare sepanjang Januari hingga September 2025.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo mengatakan puluhan hektare ladang ganja tersebut tersebar di berbagai lokasi dengan kondisi lahan, sebagian besar di lereng pegunungan.

“Sepanjang 2025 ini, jajaran Polres Gayo Lues mengungkap dan memusnahkan ladang ganja dengan total luas mencapai 58 hektare. Penemuan ladang ganja ini berkat dukungan dan informasi masyarakat,” katanya, dikutip dari Antara.

Hyrowo menyebut ladang-ladang ganja tersebut sebagian besar berada di wilayah Kecamatan Agusen, Kabupaten Gayo Lues. Tanaman terlarang tersebut ditanam di wilayah sulit dijangkau dan sebagian besar berada lereng pegunungan.

Ia menyayangkan penanaman ganja tersebut memanfaatkan masyarakat setempat oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab dari luar Aceh. Berdasarkan hasil pengungkapan kasus ganja, oknum-oknum tersebut dari Sumatera Utara.

“Ini yang kami sayangkan, masyarakat hanya menjadi korban. Oknum-oknum tersebut memanfaatkan masyarakat menanam ganja dan kemudian menyelundupkan ke Sumatera Utara untuk diedarkan,” katanya.

Oleh karena itu, Hyrowo mengajak masyarakat Kabupaten Gayo Lues tidak lagi dimanfaatkan bandar-bandar narkotika dengan menanam ganja dengan mengalihkan penanaman tanaman yang memiliki nilai ekonomis seperti kopi, kakao, dan lainnya.

Pengalihan penanaman ganja tersebut untuk memutuskan rantai pasokan ganja. Kalau rantai pasokan bisa diputuskan, maka bisa menyelamatkan banyak masyarakat dari bahaya dan ancam tanaman terlarang tersebut.

“Kami juga mengajak masyarakat dan aparatur desa untuk bersama-sama memberantas penanaman ganja. Masyarakat jangan lagi mau dikorbankan hanya untuk kepentingan jaringan narkotika, khususnya ganja,” kata Hyrowo.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Baitul Mal dan DSI Gelar Pelatihan Tajhiz Mayit se-Kota Banda Aceh 2025

Next Post

Ohku, 4 Unit Rumah dan 2 Unit Sepeda Motor Hangus Terbakar di Langsa

Next Post
Ohku, 4 Unit Rumah dan 2 Unit Sepeda Motor Hangus Terbakar di Langsa

Ohku, 4 Unit Rumah dan 2 Unit Sepeda Motor Hangus Terbakar di Langsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DPRK Banda Aceh Tampung Aspirasi Penyandang Disabilitas

DPRK Banda Aceh Tampung Aspirasi Penyandang Disabilitas

25/05/2026
Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

25/05/2026
Satgas Saber Abdya Cek Keamanan dan Mutu Pangan Jelang Idul Adha

Satgas Saber Abdya Cek Keamanan dan Mutu Pangan Jelang Idul Adha

25/05/2026
Pemko Banda Aceh kembali Gelar Pasar Murah Daging Meugang Rp150 Perkilogram

Pemko Banda Aceh kembali Gelar Pasar Murah Daging Meugang Rp150 Perkilogram

25/05/2026
Jelang Idul Adha, Pemkab Pidie Jaya Gelontorkan Pangan Murah Tekan Lonjakan Harga

Jelang Idul Adha, Pemkab Pidie Jaya Gelontorkan Pangan Murah Tekan Lonjakan Harga

25/05/2026

Terpopuler

Sabtu Malam, Listrik Kembali Padam di Pesisir Aceh Besar

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

24/05/2026

Pemutaran Film “Pesta Babi” di Temas River Park Berlangsung Khidmat, Bahas Krisis Lingkungan dan Papua

Panjat Tebing Perdana Ikut O2SN, Sekolah Kirim Atlet Muda ke Pertandingan

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com