Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Tokoh Ini Tolak Mentah-mentah Hadiah Nobel karena Ulah AS

redaksi by redaksi
12/10/2025
in Internasional
0
Tokoh Ini Tolak Mentah-mentah Hadiah Nobel karena Ulah AS

Medali Nobel Perdamaian. (Jonathan NACKSTRAND / AFP)

Jakarta- Tidak semua orang yang dinyatakan mendapat Nobel Perdamaian mau menerima hadiah tersebut. Salah satunya Le Duc Tho, politikus Vietnam yang bertindak sebagai penasihat Vietnam Utara.

Saat berkecamuk perang Vietnam dengan AS sebagai dalang utama, Le Duc bertugas merundingkan perjanjian gencatan senjata dengan pejabat AS Henry Kissinger.

Mengutip Britannica, Le Duc Tho memiliki pengalaman panjang dalam melawan kekuatan-kekuatan besar ketika ia bernegosiasi dengan Henry Kissinger, antara tahun 1969 dan 1973.

Semasa mudanya, ia menjadi seorang Komunis, dan otoritas kolonial Prancis memenjarakannya selama bertahun-tahun.

Ketika Hanoi dibom pada hari Natal atas perintah Kissinger, Le Duc Tho menyetujui gencatan senjata. Atas kiprahnya berunding dalam gencatan senjata, keduanya kemudian diumumkan oleh Komite Nobel sebagai pemenang untuk Nobel untuk perdamaian pada 1973.

Namun, Le Duc justru menolak. Dia menolak karena setelah perjanjian genjatan senjata, justeru perang tetap berkecamuk karena ada yang melanggar perjanjian.

Le Duc Tho mengirimkan telegram kepada Komite Nobel, yang menyatakan bahwa “tidak mungkin menerima hadiah yang diberikan Komite kepada saya.”

Ketika Perjanjian Paris tentang Vietnam dihormati, senjata-senjata telah dibungkam, dan perdamaian telah dipulihkan di Vietnam Selatan, saya akan mempertimbangkan untuk menerima hadiah tersebut”.

Dia mengatakan perang di Vietnam Selatan terus berkobar karena dapat dukungan dari Amerika Serikat. Lebih jauh dalam salah satu suratnya dia menuliskan, “Selama 18 tahun terakhir, Amerika Serikat melancarkan perang agresi terhadap Vietnam.

Imperialisme Amerika telah dikalahkan. Perjanjian Paris tentang Vietnam telah ditandatangani. Ini adalah kemenangan bersejarah yang sangat besar bagi rakyat Vietnam dan rakyat dunia yang cinta damai dan adil.

Sejak penandatanganan Perjanjian Paris, Amerika Serikat dan Pemerintah Saigon terus melakukan pelanggaran berat terhadap sejumlah klausul kunci perjanjian ini.

Pemerintah Saigon, dengan bantuan dan dorongan Amerika Serikat, melanjutkan tindakan perangnya,” dikutip dari new york time.com.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Pria Pembakar Al-Qur’an Dibebaskan dalam Pengadilan Banding Inggris

Next Post

Terjerat Peredaran Narkoba, Ammar Zoni Kini Mendekam di Lapas Cipinang

Next Post
Terjerat Peredaran Narkoba, Ammar Zoni Kini Mendekam di Lapas Cipinang

Terjerat Peredaran Narkoba, Ammar Zoni Kini Mendekam di Lapas Cipinang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026
Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

11/06/2026
Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

11/06/2026
Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

11/06/2026
Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com