Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Menteri Ekraf Dukung Malaysia Islamic Art and Design, Perkuat Kolaborasi Lintas Global

Joe Samalanga by Joe Samalanga
11/11/2025
in Ekonomi
0
Menteri Ekraf Dukung Malaysia Islamic Art and Design, Perkuat Kolaborasi Lintas Global

JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendukung penuh festival Malaysia Islamic Art and Design sebagai platform strategis untuk memperkuat kolaborasi regional yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Dukungan ini diharapkan dapat menciptakan multiplier effect bagi industri kreatif, sekaligus mengejar target pertumbuhan PDB, ekspor, investasi, dan tenaga kerja sektor ekraf.

Hal ini disampaikan Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya saat menerima audiensi dari tim Malaysia Islamic Art and Design di Autograph Tower, Jakarta pada Senin, 10 November 2025. Malaysia Islamic Art and Design bisa menjadi platform budaya pertama di Asia Tenggara yang secara khusus mengangkat warisan seni dan desain Melayu-Islam.

“Kementerian Ekraf punya tanggung jawab untuk fokus pada akselerasi seperti menyediakan lebih banyak promosi dan jaringan untuk meningkatkan posisi tiap subsektor ekraf bisa mengakses pasar global. Lewat festival ini tentu Indonesia bisa membidik posisi sebagai kawasan ekonomi kreatif masa depan yang dinamis dan menguatkan kolaborasi lintas bidang seni, media, dan pendidikan,” ujar Menteri Ekraf.

Festival Malaysia Islamic Art and Design punya peran penting dalam peningkatan subsektor ekonomi kreatif, seperti pengembangan kapasitas talenta muda melalui program edukasi, workshop, residensi kreatif, dan lab Creative Exchange.

“Ada empat _Key Performance Index_ (KPI) dari Kementerian Ekraf yaitu laju pertumbuhan PDB ekonomi kreatif, ekspor ekraf, nilai investasi, dan jumlah tenaga kerja subsektor ekraf. Ini yang membedakan dengan kementerian lain karena pada dasarnya semua bisa dilihat dari KPI yang diamanatkan Presiden. Oleh karena itu, kami mendukung kolaborasi bersama Malaysia Islamic Art and Design sehingga bakal berdampak pada KPI ekraf tersebut,” kata Menteri Ekraf.

Senada dengan pernyataan itu, Tenaga Ahli Bidang Isu Strategis, Gemintang K. Mallarangeng juga menyampaikan bahwa Kementerian Ekraf terus mendorong pertukaran budaya dan memajukan ekonomi kreatif sebagai _the new engine of growth._

“Filosofi dari Kementerian Ekraf itu menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional atau _the new engine of growth_. Sudah seharusnya tidak ada ego sektoral antar kementerian sehingga lintas kementerian atau lembaga harus berkolaborasi menuju tujuan yang sama tanpa menghalangi masing-masing KPI yang harus dicapai,” ungkap Gemintang.

Sementara Malaysia Islamic Art and Design punya format kegiatan sebagai pameran seni dan industri kreatif tahunan yang menampilkan warisan dan praktik kontemporer Melayu-Islam secara bergilir di negara-negara Melayu. Rencananya, kegiatan akan digelar November 2026 bertepatan dengan perayaan ulang tahun Sultan Brunei ke-80 dan lokasi acara bakal berada di Bandar Seri Begawan, Brunei.

“Ketika berbicara tentang budaya melayu, tentu Malaysia, Indonesia, Brunei, dan Singapura menjadi pasar terpadu yang paling dinamis untuk dieksplorasi secara keseluruhan. Formatnya kami ingin membuat Malaysia Islamic Art and Design sebagai pameran seni dan industri kreatif tahunan yang berkesempatan giliran dari satu negara ke negara lain. Tujuannya untuk mempertemukan seniman, desainer, kolektor, dan institusi dari seluruh dunia untuk menciptakan koneksi atau kolaborasi,” ujar Paulina Gallardo sebagai Director &Advisory Ltd.

Pihak penyelenggara yang hadir dalam pertemuan ini juga berharap bisa mendapat dukungan resmi dari Pemerintah Indonesia lewat _endorsement_ atau kolaborasi untuk menyamakan visi dan strategi yang selaras sesuai dengan prioritas nasional ekonomi kreatif. Apalagi nilai-nilai dasar dalam festival ini mengusung elemen arif (kebijaksanaan), santun, dan kasa (kekuatan) yang mewujudkan warisan Melayu-Islam sebagai identitas budaya yang berlangsung secara dinamis dan global.

“Kami butuh semacam _endorsement_ supaya kami bisa mengajukan ke sponsor korporasi dan mudah-mudahan acara ini tetap berlangsung tahun depan,” tambah Otis Hahijary sebagai President Katha Chitta (anak perusahaan Bumilangit Entertainment dan &Advisory Ltd.

Dalam audiensi tersebut, Menteri Ekraf didampingi Direktur Kriya, Neli Yana. Hadir pula perwakilan Katha Chitta, Stephanie Uun.[]

Previous Post

Antrian Panjang BBM, Bupati Aceh Tengah Sambangi Pertamina Pastikan Pasokan Kembali Normal

Next Post

4 Terdakwa Kasus Pengeroyokan di Batee Diputuskan Bersalah, Tapi…

Next Post
4 Terdakwa Kasus Pengeroyokan di Batee Diputuskan Bersalah, Tapi…

4 Terdakwa Kasus Pengeroyokan di Batee Diputuskan Bersalah, Tapi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Al Zahrah Sosialisasikan Lima Program Unggulan Tahun Ajaran 2026/2027

Pesantren Al Zahrah Sosialisasikan Lima Program Unggulan Tahun Ajaran 2026/2027

17/07/2026
Ketua DPRK Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Tahun Ini Advokasi 4 Rumah

Ketua DPRK Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Tahun Ini Advokasi 4 Rumah

17/07/2026
Seleb Aceh Besar Ditangkap Polisi Syariah Usai Pamer ‘Siagam’ Saat Live Tiktok

Seleb Aceh Besar Ditangkap Polisi Syariah Usai Pamer ‘Siagam’ Saat Live Tiktok

17/07/2026
Dinsos Aceh Bantu Kebutuhan Darah untuk 15 Rumah Sakit

Dinsos Aceh Bantu Kebutuhan Darah untuk 15 Rumah Sakit

17/07/2026
Satgas PRR Kawal Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Satgas PRR Kawal Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

17/07/2026

Terpopuler

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

16/07/2026

Kemana Mengalir Dana Bencana Rp36 Miliar? Aliansi Pemuda Minta Pemkab Pidie Jaya Buka Seluruh Dokumen

Polda Lampung Berhasil Amankan DPO Kasus Narkotika dari Aceh

Serah Terima 116 Santri Baru, Pimpinan Al Zahrah: Bina Tiga Pilar Kecerdasan

Gempa Magnitudo 3,4 Kembali Guncang Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com