Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

PLN Diminta Pangkas Biaya Tagihan Listrik Masyarakat Aceh Selama Bencana

redaksi by redaksi
04/12/2025
in Nanggroe
0
PLN Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik April-Juni 2024

Ilustrasi pemeriksaan jaringan listrk PLN. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)

BANDA ACEH – Sejak pertengahan November 2025, Sumatera bagian utara, yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dilanda bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, dan longsor. Pemicu utamanya adalah bibit siklon tropis 95B yang menguat menjadi siklon tropis Senyar dan bergerak melintasi daratan Aceh.

Akibat fenomena langka ini terjadilah peningkatan suplai uap air di Selat Malaka, membentuk awan konvektif masif, dan memicu hujan ekstrem yang berlangsung berhari-hari. Dampaknya terjadilah banjir dan longsor yang meluas, ratusan ribu warga mengungsi, ratusan orang meninggal, jaringan listrik ambruk, dan akses transportasi terputus. Bahkan di Aceh wilayah yang tidak berdampak juga merasakan pemadaman listrik yang lama akibat kerusakan fasilitas tower dan gardu listrik seperti Kota Banda Aceh dan sekitarnya.

Terkait hal tersebut diatas Tuanku Muhammad selaku Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh meminta kepada PLN untuk memberikan stimulus tagihan listrik bagi masyarakat Aceh selama proses pemulihan pasca terkena bencana ini.

Hal ini untuk menjaga daya beli serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang kondisi perekonomian sedang terganggu dan terhambat.

“Pasca bencana ini, kondisi perekonomian masyarakat sedang terpuruk, jangankan membiayai kehidupan sehari-hari, untuk bertahan hidup saja masih belum jelas.”

“Terutama di kawasan yang mengalami kerusakan parah. Sebab itu kita meminta kepada Pemerintah dan PLN untuk mengambil tindakan konkret untuk menyelamatkan kondisi perekonomian masyarakat dengan memberikan stimulus potongan biaya tagihan listrik hingga situasi kembali membaik,” ujar Tuanku.

Disamping itu, Tumad yang juga selaku ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh meminta agar di masa rehabilitasi kedepan untuk menggratiskan biaya pemasangan meteran listrik baru bagi korban yang terkena bencana.

“Kedepan kita juga meminta agar PLN bisa menggratiskan biaya pemasangan meteran baru bagi masyarakat yang ingin memasang meteran listrik pasca terjadi bencana banjir. Mungkin ada masyarakat yang kondisi rumah yang ditinggalin saat ini sudah hancur dan harus membangun rumah baru maka biaya pemasangan meteran baru kita minta agar digratiskan,” kata Tumad.

Tumad menjelaskan bahwa semua permintaan ini adalah untuk membantu masyarakat Aceh yang telah terkena bencana. PLN sebagai perusahaan besar milik negara tidak harus selalu memikirkan keuntungan besar terkadang harus juga berkorban untuk nasib rakyat Indonesia yang sedang kesulitan hidup akibat bencana yang terjadi. Tentunya juga Pemerintah Indonesia harus terlibat dalam mendukung dan mendorong kebijakan yang pro rakyat ini.

Previous Post

Ribuan Warga Aceh Timur Masih Terisolasi

Next Post

Ketika Kapolda Aceh Menerobos Kota Mati

Next Post
Ketika Kapolda Aceh Menerobos Kota Mati

Ketika Kapolda Aceh Menerobos Kota Mati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

BSI Siap Bantu dan Sukseskan MTQ XXXVIII Tingkat Provinsi Aceh di Abdya

BSI Siap Bantu dan Sukseskan MTQ XXXVIII Tingkat Provinsi Aceh di Abdya

17/09/2026
Terkait Persoalan Tanah, Forum Reje Aceh Tengah Sampaikan Aspirasi ke Lembaga Wali Nanggroe

Terkait Persoalan Tanah, Forum Reje Aceh Tengah Sampaikan Aspirasi ke Lembaga Wali Nanggroe

17/09/2026
Kader Tak Boleh Diam, Agmar Media: Berani Berbicara adalah Langkah Awal Memimpin

Kader Tak Boleh Diam, Agmar Media: Berani Berbicara adalah Langkah Awal Memimpin

17/09/2026
Krak, 21 Santri Al Zahrah Raih Medali di Ajang ACTS 2026 Bireuen

Krak, 21 Santri Al Zahrah Raih Medali di Ajang ACTS 2026 Bireuen

17/09/2026
HUT PMI ke 81, Mualem: Relawan Jadi Kekuatan Penting Aceh Bangkit dari Bencana

HUT PMI ke 81, Mualem: Relawan Jadi Kekuatan Penting Aceh Bangkit dari Bencana

17/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

PLN Diminta Pangkas Biaya Tagihan Listrik Masyarakat Aceh Selama Bencana

Mengukir Sejarah Kepemimpinan Perempuan: Refleksi atas Pelantikan Keuchik Rauzatul Jannah di Indra Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com