SIGLI – Mahasiswa yang tidak terdampak banjir diharapkan dapat berperan aktif sebagai relawan untuk membantu korban banjir di Aceh. Mereka dapat membantu dalam pembersihan lingkungan, distribusi logistik, pendampingan psikososial, dan edukasi kesehatan.
Hal itu dikatakan Dr. Safwan S.Pd. M.Ag. Ketua LP2M Aceh kepada Atjehwatch.com, Sabtu 6 Desember 2025.
Dikatakan Dr. Safwan, sebagai insan akademis, mahasiswa memiliki tridharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Oleh karena itu, mereka diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah banjir bandang di 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
“Mahasiswa dapat membantu dalam beberapa kegiatan, seperti: Membersihkan lumpur di tempat umum seperti masjid, meunasah, sekolah, atau madrasah, Membersihkan sampah-sampah yang berserakan di jalan-jalan, Membersihkan rumah masyarakat, Mendistribusikan bantuan logistik seperti makanan, obat-obatan, dan perlengkapan bayi, Memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak dan korban lainnya, serta Membantu menyebarkan informasi tentang kesehatan pasca-banjir dan mitigasi bencana,” kata Dr. Safwan.
Diharapkan, kampus diharapkan dapat memberikan relaksasi akademik dan membebaskan mahasiswa dari KKN sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan ini. Selain itu, kampus juga harus memastikan keselamatan mahasiswa relawan terjamin.
“Kolaborasi antara pemerintah dan mahasiswa sangat penting dalam menanggulangi bencana. Pemerintah dapat menyediakan sumber daya dan infrastruktur, sementara mahasiswa dapat memberikan tenaga, energi, dan kemampuan akademik/praktis untuk membantu korban,” Ucap Dr. Safwan
Beberapa contoh kolaborasi yang dapat dilakukan:
– Pemerintah menyediakan bantuan logistik dan peralatan, sementara mahasiswa membantu distribusi dan pengorganisasian
– Pemerintah menyediakan informasi dan data, sementara mahasiswa membantu menyebarkan informasi dan edukasi kepada masyarakat
– Pemerintah menyediakan dukungan psikososial, sementara mahasiswa membantu memberikan pendampingan dan dukungan mental kepada korban
“Dengan kolaborasi ini, upaya penanggulangan bencana dapat lebih efektif dan efisien, serta dapat membantu meringankan beban korban Bencana Alam di Aceh,” kata Dr.Safwan.[Mul]










