Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Sejumlah Usaha di Aceh Lesu di Tengah Wabah Corona

Admin1 by Admin1
09/04/2020
in Lintas Timur
0

Aceh – Pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Aceh mengalami sejumlah hambatan pasca merambaknya virus corona atau Covid-19. Bahkan tak sedikit di antara mereka yang kehilangan pekerjaannya.

Fauziah, salah satu pengusaha UMKM di objek wisata Kapal Lampulo, Kota Banda Aceh, Aceh mengatakan, semenjak virus corona usahanya tutup total. Hal ini menyusul penutupan sejumlah objek wisata di Tanah Rencong untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Sudah satu bulan tidak jualan, karena kita di Lampulo tempat wisata, selama virus corona tamu-tamu tidak boleh masuk,” kata Fauziah saat ditemui di Pasar Tani, Kota Banda Aceh, Rabu, 8 April 2020.

Ia menjelaskan, sebelum virus corona usaha berjalan cukup lancar. Dalam sehari, Fauziah memperoleh omzet antara Rp 3 juta sampai Rp 4 juta. Sebab, objek wisata selalu ramai dikunjungi pengunjung.

“Satu hari ada 3 juta, 4 juga, tergantung juga dengan kondisi,” tutur Fauziah.

Setelah tutup satu bulan, Fauziah mulai menjajakan lagi usahanya di Pasar Tani yang digelar setiap pekan oleh Pemerintah Aceh. Menurutnya, program ini cukup bagus untuk memfasilitasi para pedagang dengan pembeli.

“Alhamdulillah banyak laku, keumamah hampir habis,” ujar dia.

Amatan Tagar, Pasar Tani kembali digelar meski kondisi sedang wabah corona. Namun, pelaksanaan kali ini lebih ketat, di mana setiap pengunjung diwajibkan memakai masker.

Selain itu, para pengunjung juga harus melewati penjagaan di gerbang. Di sana, para pengunjung akan diperiksa suhu tubuh. Hal ini untuk pencegahan virus corona.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, Abdul Hanan mengatakan, aturan wajib memakai masker untuk pengunjung memang sengaja dilakukan supaya sesuai dengan protokol kesehatan.

Selain memakai masker, kata Hanan, pengunjung juga wajib mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh. Saat berbelanja, pengunjung juga harus menjaga jarak satu sama lain.

“Pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi darurat Covid-19, setiap yang masuk di depan itu diwajibkan menggunakan masker, dan diukur suhu setiap masuk, mereka wajib cuci tangan,” ujar Hanan.

Ia tak membantah kalau ada pengunjung yang masih bandel yang mengabaikan protokol kesehatan, seperti tak menjaga jarak. Menurut Hanan, ini akan menjadi evaluasi mereka ke depan.

“Ini perlu kesadaran dari masyarakat saat melakukan belanja. Kekurangan-kekurangan kali ini dalam hal ini menjaga jarak akan menjadi evaluasi ke depan sehingga lebih baik,” ujarnya. []

Sumber:Tagar.id

Tags: aceh
Previous Post

Warga Tionghoa di Aceh Bagikan Ribuan Masker hingga Nasi Kotak Setiap Hari

Next Post

Wasiet {72)

Next Post

Wasiet {72)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorogi

Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorogi

22/07/2026
Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Gempa M5,5 Guncang Gayo Lues

22/07/2026
Hadirkan AMAN, Kemenag Permudah Laporan Dugaan Kekerasan

Hadirkan AMAN, Kemenag Permudah Laporan Dugaan Kekerasan

22/07/2026
Sosok Ferran Torres, Pencetak Gol Tunggal Penentu Spanyol Juara Dunia 2026

Sosok Ferran Torres, Pencetak Gol Tunggal Penentu Spanyol Juara Dunia 2026

22/07/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

22/07/2026

Terpopuler

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026

Sejumlah Usaha di Aceh Lesu di Tengah Wabah Corona

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

Rp4,65 Miliar Dana Umat Siap Disalurkan, Baitul Mal Pidie Perketat Verifikasi demi Cegah Salah Sasaran

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com