Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Hanya Corona yang Bisa Bikin Puncak Himalaya dan Everest Terlihat Lagi

Admin1 by Admin1
09/04/2020
in Internasional
0
Hanya Corona yang Bisa Bikin Puncak Himalaya dan Everest Terlihat Lagi

Puncak Gunung Himalaya Terlihat lagi pada Kamis (9/4/2020) setelah 30 tahun tak terlihat. FOTO/ The SUN

PUNJABI – Tak hanya binatang-binatang liar yang dianggap punah terlihat, puncak gunung Himalaya dan Everest pun terlihat lagi setelah 30 tahun tak nampak. Namun hari ini dari jarak 125 mil jauhnya saat India di kepung Corona dan me-Lockdownnya puncak ke dua gunung itu terlihat.

Tingkat polusi di sebagian besar India – yang dikenal dengan udara kotor yang dipicu oleh lalu lintas dan industri baru – telah turun di tengah karantina negaranya.

Warga lokal dari distrik Jalandhar di Punjabi memposting gunung himalaya ke media sosial untuk memamerkan foto-foto Himalaya yang tertutup salju.

India memiliki populasi sekitar 1,3 miliar orang tahun lalu memiliki kota-kota paling tercemar di dunia, menurut pengamat polusi di IQAir.

Dan penurunan polusi udara bertepatan dengan kemunculan kembali Himalaya.

Tak hanya Himalaya, gunung Everest pun terlihat. Himalaya adalah pegunungan yang punya 14 puncak dengan ketinggian 8.000 mdpl. Everest yang tertinggi, setinggi 8.848 mdpl!

Ada hal positif yang didapatkan dari sebuah wabah kesehatan tersebut, yang datang dari wilayah Italia.

Seperti yang diketahui pandemi COVID-19 telah melumpuhkan Italia dan mengharuskan mereka melakukan isolasi atau penguncian pada wilayahnya.

Tak hanya di India, di tengah kekhawatiran akan pandemi COVID-19, ada satu keindahan yang datang dari kota terapung Venesia.

Dikabarkan ABC, Venesia telah berjuang dengan volume pariwisata yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir dan baru-baru ini melarang kapal pesiar besar untuk berlabuh di kanal, dalam upaya untuk melestarikan infrastruktur kota.

Dengan adanya penguncian di kota tersebut, pengurangan drastis lalu lintas air dan pariwisata membuat aliran sungai di Venesia yang biasanya kumuh dan kotor telah berubah menjadi lebih jernih.

Bukan hanya jernih, sungai Venesia memperlihatkan segerombolan ikan dan dasar kanal yang sangat jelas.

Sumber: Sindonews.com

Previous Post

PNS yang Nekat Mudik Akan Kena Sanksi

Next Post

Forkopimda Minta Imbauan Cegah Covid-19 Dikawal Pelaksanaannya

Next Post

Forkopimda Minta Imbauan Cegah Covid-19 Dikawal Pelaksanaannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Koalisi Sipil Kritik Larangan Penggunaan Jalan, BPJN Aceh Buka Suara

Koalisi Sipil Kritik Larangan Penggunaan Jalan, BPJN Aceh Buka Suara

24/06/2026
Ketua DPRK Dukung Penuh Aceh Singkil-Subulussalam Jadi Satu Dapil Mandiri

Ketua DPRK Dukung Penuh Aceh Singkil-Subulussalam Jadi Satu Dapil Mandiri

24/06/2026
SMAN Unggul Aceh Timur Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi 2026

SMAN Unggul Aceh Timur Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi 2026

24/06/2026
Pemkab Aceh Jaya Kawal Penyerahan Restitusi Rp30 Juta kepada Korban Kekerasan Seksual Anak

Pemkab Aceh Jaya Kawal Penyerahan Restitusi Rp30 Juta kepada Korban Kekerasan Seksual Anak

24/06/2026
BKN Dukung Aceh Tengah Wujudkan Penataan ASN Berbasis Kinerja

BKN Dukung Aceh Tengah Wujudkan Penataan ASN Berbasis Kinerja

24/06/2026

Terpopuler

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

23/06/2026

Meski Baru Saja Dikerjakan, Muara Lhok Pawoh Abdya Kembali Dangkal

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Buka PPN Ke-14, Menteri Abdul Mu’ti Dorong Sastra Kembali Diperkuat di Sekolah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com