Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

USK Berikan Trauma Healing Selama Sebulan bagi Anak Korban Banjir di Aceh Tamiang

redaksi by redaksi
26/12/2025
in Kampus, Lintas Timur
0
USK Berikan Trauma Healing Selama Sebulan bagi Anak Korban Banjir di Aceh Tamiang

Tamiang — Universitas Syiah Kuala (USK) terus menunjukkan komitmennya dalam merespons bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang. Tidak hanya menyalurkan bantuan logistik dan layanan darurat, USK melalui program USK Respon Senyar juga memberikan layanan trauma healing bagi anak-anak korban banjir yang dilaksanakan mulai awal Desember 2025 hingga 30 Desember 202.

Program trauma healing ini merupakan bagian dari upaya pemulihan psikososial pascabencana, yang difokuskan pada anak-anak sebagai kelompok paling rentan terdampak secara psikologis. Sebelumnya, USK telah lebih dulu menyalurkan bantuan logistik tahap awal, menyediakan air bersih, layanan pengobatan, serta dukungan alat telekomunikasi bagi masyarakat terdampak.

Ketua Tim Trauma Healing USK, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si, menegaskan bahwa intervensi psikologis pada anak pascabencana merupakan kebutuhan mendesak yang tidak boleh diabaikan.

“Banjir tidak hanya merusak rumah dan lingkungan fisik, tetapi juga meninggalkan jejak trauma yang dalam pada anak-anak. Ketakutan, kecemasan, gangguan tidur, hingga perubahan perilaku sering kali muncul setelah bencana. Trauma healing menjadi sangat penting untuk membantu anak-anak memulihkan rasa aman, mengekspresikan emosi, dan kembali menjalani proses tumbuh kembang secara sehat,” ujar Dr.Okta.

Menurutnya, pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini disesuaikan dengan usia dan kondisi psikologis anak, melalui metode bermain, menggambar, bercerita, aktivitas kelompok, serta permainan edukatif yang dirancang untuk membangun kembali rasa percaya diri dan keceriaan anak-anak.

Kegiatan trauma healing ini melibatkan mahasiswa lintas disiplin, khususnya dari Program Studi Psikologi, Bimbingan dan Konseling, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USK. Mahasiswa yang terlibat merupakan mereka yang berasal dari wilayah setempat atau memiliki pemahaman kuat terhadap konteks sosial-budaya Aceh Tamiang.

“Kami sengaja melibatkan mahasiswa dan pembina yang memahami adat, bahasa, dan karakter masyarakat lokal. Hal ini penting agar proses pendampingan berjalan lebih efektif, komunikatif, dan diterima dengan baik oleh anak-anak maupun keluarga mereka,” jelas Dr. Okta.

Selama pelaksanaan kegiatan, anak-anak tampak antusias dan gembira mengikuti setiap sesi. Tawa, ekspresi ceria, dan interaksi aktif menjadi pemandangan yang mendominasi lokasi kegiatan, mencerminkan mulai pulihnya kondisi emosional anak-anak setelah mengalami masa sulit akibat bencana banjir.

Program trauma healing ini juga mendapat perhatian langsung dari pimpinan universitas. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., turun langsung ke lapangan untuk memantau pelaksanaan kegiatan serta memberikan dukungan moral kepada tim dan relawan mahasiswa.

Selain itu, pemantauan juga dilakukan oleh Prof. Dr. Muksin, S.Si., M.Si., M.Phil, selaku Coordinator of Geohazards Mitigation Division, serta Prof. Dr. Ir. Nasrul, S.T., M.T, Wakil Ketua Bidang Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK.

Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan bahwa penanganan bencana oleh USK tidak hanya bersifat respons darurat, tetapi juga berbasis keilmuan, kemanusiaan, dan keberlanjutan pemulihan masyarakat.

Melalui program trauma healing ini, USK berharap anak-anak korban banjir Aceh Tamiang dapat kembali merasakan rasa aman, semangat belajar, serta optimisme untuk menatap masa depan, sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi sebagai institusi yang hadir dan bertanggung jawab di tengah krisis kemanusiaan.

Pelaksanaan trauma healing ini juga dipantau langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa penanganan anak korban bencana harus dilakukan secara menyeluruh dan berimbang.

“Anak-anak korban bencana bukan hanya membutuhkan pemenuhan kebutuhan fisik semata, seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Mereka juga sangat membutuhkan sentuhan pada aspek psikologis. Tanpa pemulihan mental dan emosional, proses pemulihan jangka panjang akan berjalan tidak optimal,” kata Prof. Mustanir.

Previous Post

Masjid Al-Falah Ujoeng Kareung Sabang Gelar Zikir dan Doa Bersama

Next Post

Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan dan Gelar OP Gas LPG 3 Kg

Next Post
Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan dan Gelar OP Gas LPG 3 Kg

Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan dan Gelar OP Gas LPG 3 Kg

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mutu Pelayanan RSUD-TP Abdya Ditingkatkan, Komunikasi Efektif Diutamakan

Mutu Pelayanan RSUD-TP Abdya Ditingkatkan, Komunikasi Efektif Diutamakan

10/07/2026
Total Aset Perbankan di Aceh Capai Rp65,99 Triliun

Total Aset Perbankan di Aceh Capai Rp65,99 Triliun

10/07/2026
Kanwil Kemenag Aceh Lakukan Verifikasi Pesantren di Bener Meriah

Kanwil Kemenag Aceh Lakukan Verifikasi Pesantren di Bener Meriah

10/07/2026
Mahasiswa KKN USK Disambut Hangat di Gampong Cut Langgien

Mahasiswa KKN USK Disambut Hangat di Gampong Cut Langgien

10/07/2026
Dorong Ekspansi UMKM, Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Produksi Capli

Dorong Ekspansi UMKM, Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Produksi Capli

10/07/2026

Terpopuler

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

09/07/2026

Malam Ini, Rektor, Walikota, dan Tokoh publik Baca Puisi di Kedai Kopi

MTC Juara Umum Kelas Festival & Pemula, Rahih 78 Medali di Student Champhionship

USK Berikan Trauma Healing Selama Sebulan bagi Anak Korban Banjir di Aceh Tamiang

Mutu Pelayanan RSUD-TP Abdya Ditingkatkan, Komunikasi Efektif Diutamakan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com