Banda Aceh – Nama mantan Gubernur Aceh sekaligus mantan Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Nova Iriansyah, kembali mencuat dalam bursa calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh menjelang Musyawarah Daerah (Musda) 2026. Sejumlah kader menyebut Nova sebagai salah satu kandidat terkuat yang tengah diperbincangkan secara serius di internal partai.
“Ya, Pak Nova masuk radar calon kuat yang dibicarakan di kalangan kader Partai Demokrat Aceh,” ujar seorang sumber internal DPD Demokrat yang meminta identitasnya dirahasiakan, Senin (26/1/2026).
Menurut sumber tersebut, setidaknya ada tiga nama utama yang saat ini aktif melakukan pendekatan politik ke tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di kabupaten/kota. Mereka adalah Anggota DPR RI HT Ibrahim, Bendahara DPD Demokrat Aceh Nurdiansyah Alasta, serta Nova Iriansyah.
“Ketiga nama itu sudah mulai bekerja. Bahkan Nurdiansyah Alasta dan Nova Iriansyah sudah melakukan pertemuan dengan beberapa DPC di Medan,” ungkapnya.
Selain tiga figur tersebut, dinamika bursa juga diramaikan oleh nama Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi serta Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, yang disebut-sebut berpotensi ikut dalam kontestasi perebutan kursi ketua.
Partai Demokrat Aceh dijadwalkan menggelar Musda pada tahun 2026 untuk memilih kepemimpinan baru. Ketua sebelumnya, Muslim Saleh, telah mengundurkan diri dari Partai Demokrat setelah bergabung dengan salah satu BUMN, sehingga membuka ruang kompetisi yang semakin terbuka.
Saat ini, posisi Ketua DPD Partai Demokrat Aceh dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Rian Firmansyah, atau yang akrab disapa Rian Syaf, berdasarkan mandat dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Menguatnya manuver sejumlah tokoh ini menandai mulai memanasnya kontestasi internal Demokrat Aceh, sekaligus menjadi indikator penting arah konsolidasi kekuatan politik partai menjelang agenda-agenda elektoral ke depan. []










