Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Owalah, Negara di Eropa Ini Punya Pasar yang Jual Perempuan Buat Dinikahi

redaksi by redaksi
03/02/2026
in Internasional
0
Owalah, Negara di Eropa Ini Punya Pasar yang Jual Perempuan Buat Dinikahi

Pasar Pengantin Perempuan Gypsy di Stara Zagora, Gypsy. (AFP/BORYANA KATSAROVA)

Jakarta – Negara di Eropa ini memiliki pasar yang ‘menjajakan’ para perempuan untuk dinikahi oleh kaum lelaki.

Pasar tersebut dikenal dengan nama ‘Pasar Pengantin Gypsy’, terletak di Kota Kecil Stara Zagora, Bulgaria.

Aktivitas jual beli di Pasar Pengantin Gypsy itu pun bukan tanpa polemik di Bulgaria. Sebagian besar warga menilai jual beli perempuan itu dianggap merendahkan kaum perempuan.

Sementara bagi komunitas di kota kecil itu, jual beli calon pengantin wanita masih dianggap biasa karena bagian dari tradisi.

Sekilas tidak ada yang istimewa dengan pasar tersebut. Namun saat musim semi di sana, area itu mulai dipadati warga yang melakukan aktivitas jual beli calon pengantin perempuan.

Pasar tersebut biasanya dibuka setiap Sabtu penanggalan Kristen Ortodoks saat musim semi.

Pada musim itu pun dipenuhi para wanita muda yang dijajakan di Pasar Pengantin Gypsy. Mereka sengaja dipamerkan oleh orang tua mereka untuk ditawarkan kepada para lelaki yang ingin mencari istri, dikutip dari New York Times.

Para gadis muda tersebut tampak mengenakan gaun-gaun indah dan berdandan untuk menarik kaum lelaki yang berminat ‘membeli’ mereka sebagai istri.

Seperti kebanyakan pasar tradisional, tampak ramai aktivitas tawar menawar antara orang tua yang sengaja menjual anaknya kepada keluarga pria yang hendak menjadikannya istri.

Semakin menarik perempuan yang ditawarkan, akan semakin tinggi harganya. Kriterian menarik atau tidaknya tentu tergantung dari standar nilai di komunitas tersebut.

Mereka kebanyakan merupakan warga Bulgaria dari etnis Kalaidzhi Romawi. Komunitas yang berjumlah sekitar 18.000 orang itu kerap mendapatkan stereotipe dan dipinggirkan dari warga Bulgaria kebanyakan.

Salah seorang etnografer asal Akademi Sains Bulgaria, Velcho Krustev yang melakukan penelitian di sana, mengeklaim bahwa “para pria tidak sedang membeli istri, tapi membeli keperawanan.”

Salah seorang calon pembeli seperti Hristos Georgiev yang baru 18 tahun, tampak sedang tawar menawar dengan salah satu orang tua calon pengantin wanita bernama Donka Dimitrova (18 tahun).

Tawar menawar pun ditutup dengan harga yang disepakati dengan uang senilai antara US$7.000 hingga US$11.300 atau setara Rp189 juta kurs saat ini, dikutip dari NDTV. Angka tersebut pun sudah di atas rata-rata gaji karyawan di Bulgaria per tahun.

Georgiev mengatakan ia harus mengeluarkan uang tabungannya selama bertahun-tahun untuk membeli calon istri.

“Jika dia (calon pengantin perempuan) sangat cantik, harganya bisa amat tinggi,” ujar Georgiev.

Ia membeberkan perempuan yang dianggap cantik harganya bisa tembus US$13.000. Sementara perempuan yang amat cantik bisa dibanderol hingga US$21.000.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Perdana, Presiden Abbas Umumkan Pemilu Langsung Parlemen Palestina

Next Post

Begini Alur dan Mekanisme Uji Publik serta Masa Sanggah Bantuan Rumah Pasca Banjir di Pidie Jaya

Next Post
Begini Alur dan Mekanisme Uji Publik serta Masa Sanggah Bantuan Rumah Pasca Banjir di Pidie Jaya

Begini Alur dan Mekanisme Uji Publik serta Masa Sanggah Bantuan Rumah Pasca Banjir di Pidie Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026
Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

10/06/2026
Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

10/06/2026
Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

10/06/2026
Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com