Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

900 Warga Tepi Barat Mengungsi gegara Kekerasan Pemukim Ilegal Israel

redaksi by redaksi
06/02/2026
in Internasional
0
900 Warga Tepi Barat Mengungsi gegara Kekerasan Pemukim Ilegal Israel

Israel lakukan kekerasan di Tepi Barat, ratusan warga Palestina mengungsi. Foto: AFP/ZAIN JAAFAR

Jakarta – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan lebih dari 900 warga di Tepi Barat Palestina terpaksa mengungsi sejak 2026, akibat kekerasan dan pembongkaran yang meningkat dari pemukim ilegal Israel.
Juru bicara PBB Stephane Dujarric, berdasarkan data Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), mengatakan jumlah pengungsi dari Tepi Barat terus meningkat sepanjang tahun ini.

“Tingkat pengungsian yang tinggi terus berlanjut sejak awal tahun 2026, lebih dari 900 warga Palestina dipaksa meninggalkan rumah dan komunitas mereka, sebagian besar karena kekerasan pemukim dan pembatasan akses yang disusul pembongkaran,” kaya Dujarric pada Kamis (5/2), dikutip Anadolu Agency.

Lebih lanjut, Dujarric juga mengatakan dalam dua pekan saja atau tepatnya pada 20 Januari hingga 3 Februari terjadi lebih dari 50 kekerasan pemukim Israel yang menimbulkan korban dan kerusakan properti.

“[OCHA] sedang melakukan penilaian awal terhadap kerusakan dan kebutuhan setelah insiden-insiden ini untuk memberikan informasi respons kemanusiaan baik dari kami maupun mitra kami,” ujar dia.

Di kesempatan itu, Dujjaric juga menyoroti situasi kemanusiaan yang mengerikan di Jalur Gaza, karena korban terus bertambah.

Pada Rabu, Israel kembali melanggar gencatan senjata dengan menggempur habis-habisan Jalur Gaza. Imbas serangan tersebut, 23 orang tewas termasuk anak-anak.

“Sebagai pengingat, semua pihak harus memenuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum humaniter internasional untuk melindungi warga sipil dan infrastruktur sipil,” ujar Dujjaric.

Dia juga menyoroti masalah kesehatan di Gaza. Menurut Dujjaric, lebih dari 18.000 warga membutuhkan perawatan medis yang memadai.

Jubir PBB ini lantas menyerukan pembukaan kembali akses ke Yerusalem Timur dan Tepi Barat agar pasien bisa dievakuasi dan mendapat perawatan kesehatan yang diperlukan.

Israel meluncurkan agresi ke Palestina pada Oktober 2023. Sejak saat itu, mereka tak henti menggempur warga dan objek sipil.

Imbas agresi Israel, lebih dari 70.000 warga di Palestina tewas dan jutaan orang terpaksa mengungsi.

Pada Oktober tahun lalu, Israel dan Hamas sepakat gencatan senjata. Namun, pasukan Zionis terus menggempur Gaza.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Pesantren Al Zahrah Buka Posko Pendaftaran Khusus di Aceh Tengah dan Bener Meriah

Next Post

Gubernur NTT Ancam Pemda Usai Anak SD Bunuh Diri: Ada Uang Triliunan

Next Post
Gubernur NTT Ancam Pemda Usai Anak SD Bunuh Diri: Ada Uang Triliunan

Gubernur NTT Ancam Pemda Usai Anak SD Bunuh Diri: Ada Uang Triliunan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Aceh Tamiang dari Jakarta

Lagi, Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Aceh Tamiang dari Jakarta

05/04/2026
Tarif Resmi Ditegaskan, Dishub Aceh Barat Tindak Parkir Tak Sesuai Aturan

Tarif Resmi Ditegaskan, Dishub Aceh Barat Tindak Parkir Tak Sesuai Aturan

05/04/2026
Satgas PRR Aceh Terus Lakukan Pemutakhiran Data Korban Bencana

Satgas PRR Aceh Terus Lakukan Pemutakhiran Data Korban Bencana

05/04/2026
Tito Pastikan Percepatan Penanganan Pengungsi di Aceh

Tito Pastikan Percepatan Penanganan Pengungsi di Aceh

05/04/2026
Iran Buka Diplomasi Bilateral dengan Negara Tetangga, Ini Syaratnya

Iran Buka Diplomasi Bilateral dengan Negara Tetangga, Ini Syaratnya

05/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com