Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Selama Tanggap Darurat, Kemenag Salurkan Rp19,3 M untuk Pemulihan Fasilitas di Aceh

redaksi by redaksi
16/02/2026
in Nanggroe
0
Selama Tanggap Darurat, Kemenag Salurkan Rp19,3 M untuk Pemulihan Fasilitas di Aceh

Kementerian Agama menyalurkan bantuan penanganan bencana sebesar Rp19,3 miliar untuk mendukung pemulihan fasilitas keagamaan dan pendidikan yang terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh selama masa tanggap darurat.

Bantuan tersebut dikelola melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh berdasarkan hasil pendataan dan analisis JITUPASNA (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana).

Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025 Kanwil Kemenag Aceh, Khairul Azhar mengatakan dari total dana tersebut, sebesar Rp4,42 miliar dikelola langsung oleh Kanwil Kemenag Aceh.

“Kita gunakan ntuk mendukung pengadaan logistik, alat kebersihan, operasional relawan, perangkat internet satelit Starlink, serta bantuan bagi mahasiswa terdampak,” kata Khairul di Banda Aceh, Senin (16/02/2026).

Sementara bantuan sebesar Rp14,9 miliar disalurkan langsung oleh Kementerian Agama Republik Indonesia ke rekening lembaga penerima, yang terdiri atas 131 madrasah swasta dan 18 pondok pesantren dengan nilai bantuan masing-masing Rp100 juta per lembaga.

“Dana Rp4,42 miliar ini kami fokuskan untuk menjawab kebutuhan paling mendesak di lapangan, sekaligus menjaga kelancaran pelayanan pendidikan dan pelayanan publik pascabencana,” ujar Khairul Azhar, Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025 Kanwil Kemenag Aceh.

Khairul merincikan, Rp1,3 miliar disalurkan ke sejumlah Kantor Kemenag kabupaten/kota terdampak untuk kebutuhan darurat, seperti logistik awal, operasional lapangan, pembersihan, serta bantuan langsung kepada masyarakat dan satuan kerja.

Kemudian Rp244,5 juta digunakan untuk bantuan kebutuhan pokok korban bencana, Rp71 juta untuk pengadaan laptop, printer dan perangkat komunikasi serta internet satelit Starlink, Rp172,3 juta untuk operasional relawan, kerja bakti sarana prasarana madrasah dan posko, serta Rp15,8 juta untuk biaya transportasi dan distribusi bantuan.

“Kita salurkan berdasarkan laporan kebutuhan dari daerah dan hasil koordinasi dengan tim penanganan bencana,” kata Khairul.

Selain itu, Kemenag juga menyalurkan bantuan sosial kepada mahasiswa terdampak bencana dalam bentuk uang tunai melalui Rekening Islamic Trust Fund Infag. Total dana sebesar Rp2,35 miliar disalurkan kepada 11.772 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri dan Swasta, masing-masing sebesar 200 ribu rupiah per mahasiswa.

Selain uang, Kanwil Kemenag Aceh juga memfasilitasi penyaluran bantuan dalam bentuk barang kepada 169 madrasah negeri dan 5 ribu Al-Qur’an ke Kabupaten/Kota.

“Ada tenda darurat, genset, pompa air, sekop, cangkul, alat pel, meja, kursi atau laptop. Beda-beda, tidak sama semua madrasah,” katanya.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pendataan kerusakan fasilitas keagamaan dan pendidikan. Kemenag mencatat sebanyak 1.842 fasilitas terdampak bencana di Aceh, terdiri atas 472 madrasah, 391 pondok pesantren atau dayah, 896 rumah ibadah lintas agama, 79 Kantor Urusan Agama, serta empat kantor Kemenag kabupaten/kota.

Kabupaten Aceh Utara menjadi wilayah dengan jumlah kerusakan tertinggi, yakni 131 madrasah dan 101 pesantren. Selain Aceh Utara, sejumlah wilayah lain seperti Aceh Tamiang juga mengalami dampak signifikan.

Hingga saat ini, Rp255 juta masih tersimpan di rekening bank Tanggap Bencana dan akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pemulihan lanjutan yang belum terakomodasi.

Previous Post

KUA Muara Satu Lhokseumawe Satu-satunya Wakil Aceh, Raih Juara I Lomba Film APRI

Next Post

Wagub Aceh Hadiri Peresmian Pesawat Simulasi di Asrama Haji

Next Post
Wagub Aceh Hadiri Peresmian Pesawat Simulasi di Asrama Haji

Wagub Aceh Hadiri Peresmian Pesawat Simulasi di Asrama Haji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

04/04/2026
Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

04/04/2026
Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

04/04/2026
PN Banda Aceh Vonis Eks Kepala Desa 3,5 Tahun Penjara di Kasus Dana Desa

PN Banda Aceh Vonis Eks Kepala Desa 3,5 Tahun Penjara di Kasus Dana Desa

04/04/2026
BPBD Simeulue Kerahkan Bantu Warga Terdampak Banjir

BPBD Simeulue Kerahkan Bantu Warga Terdampak Banjir

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com