Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Usai dari Pakistan, Menlu Iran Lanjut Ke Rusia Bahas Perang AS

redaksi by redaksi
27/04/2026
in Internasional
0
Usai dari Pakistan, Menlu Iran Lanjut Ke Rusia Bahas Perang AS

Menlu Iran Abbas Araghchi. Foto: REUTERS/Pierre Albouy

Jakarta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dipastikan sudah meninggalkan Islamabad, Pakistan, dan melanjutkan perjalanan ke Moskow, Rusia. Araghchi terbang ke Rusia pada Minggu (26/4).

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan Araghchi akan berbicara dengan “sejumlah pejabat” senior, demikian dikutip Al Jazeera.

Sementara itu, Kemlu Rusia mengonfirmasi Menlu Iran ini akan berkunjung ke Moskow, tetapi mereka tak menyebut apakah lawatan ini termasuk bertemu Presiden Vladimir Putin.

Diplomasi ulang-alik
Sebelum ke Rusia, Araghchi berkunjung ke Pakistan dan Oman guna membahas perkembangan regional hingga upaya mengakhiri perang.

“Tujuan kunjungan saya adalah untuk berkoordinasi erat dengan mitra kami dalam hal-hal bilateral dan berkonsultasi tentang perkembangan regional,” kata Araghchi di X.

“Tetangga kita adalah prioritas kita,” imbuh dia.

Di Pakistan, dia bertemu kepala militer Asim Munir, mediator kunci Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Menteri Luar Negeri Ishaq Dar.

Araghchi menggambarkan kunjungannya di Pakistan sangat bermanfaat. Dia juga menghargai jasa serta upaya mereka mengembalikan perdamaian di kawasan Timur Tengah.

“Kami sepakat dengan posisi Iran mengenai kerangka kerja yang bisa diterapkan untuk mengakhiri perang di Iran secara permanen,” kata dia.

Di kesempatan itu, diplomat top Iran ini lantas menyindir pemerintahan Donald Trump terkait perundingan damai.

“Kita masih harus melihat apakah AS benar-benar serius dalam diplomasi,” ujar Araghchi.

Setelah pertemuan itu, dia berkunjung sebentar ke Muscat, Oman dan bertemu Sultan Haitham bin Thariq.

Mereka membahas masalah bilateral dan perkembangan regional termasuk ketegangan di rute perdagangan minyak global Selat Hormuz.

“Sebagai satu-satunya negara pesisir Hormuz, fokus kami mencakup cara-cara untuk memastikan transit yang aman yang akan bermanfaat bagi semua negara tetangga dan dunia,” ujar Araghchi di X.

Dia lantas menekankan negara-negara tetangga merupakan prioritas Iran. Setelah dari Oman, dia kembali ke Pakistan, dan lanjut ke Rusia.

Rangkaian kunjungan Araghchi berlangsung di tengah potensi negosiasi putaran kedua antara AS dan Iran. Namun, Teheran sebelumnya menjelaskan kunjungan Menlu ke Islamabad bukan untuk bersiap negosiasi dengan AS.

AS sementara itu sempat mengumumkan akan mengirim delegasi pada Sabtu. Secara mendadak, Presiden Donald Trump mengatakan delegasi batal terbang ke Islamabad.

Di luar pembatalan AS, kantor berita Fars melaporkan Iran telah mengirimkan “pesan tertulis” ke Amerika melalui mediator Pakistan.

“Berisi beberapa garis merah Republik Islam Iran, termasuk masalah nuklir dan Selat Hormuz,” demikian laporan Fars.

AS dan Israel menggempur habis-habisan Iran pada 28 Februari. Teheran lalu membalasnya. Sejak saat itu, mereka terus saling gempur.

AS dan Iran sempat gencatan senjata dua pekan yang dimulai pada 7 April dan berakhir 22 April. Sebelum masa gencatan pertama habis, kedua pihak ini dijadwalkan melakukan negosiasi lanjutan.

Namun, hingga kini putaran kedua belum terlaksana.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Perompak Bajak Kapal Tanker di Laut Somalia, 4 ABK WNI Jadi Sandera

Next Post

dr. Aidil Fitria Kembali Pimpin IDI Aceh Besar Periode 2026-2029

Next Post
dr. Aidil Fitria Kembali Pimpin IDI Aceh Besar Periode 2026-2029

dr. Aidil Fitria Kembali Pimpin IDI Aceh Besar Periode 2026-2029

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Warga Aceh Utara Diduga Dianiaya Debt Collector, Tgk Muharuddin Desak Polisi Usut dan Proses Hukum

Warga Aceh Utara Diduga Dianiaya Debt Collector, Tgk Muharuddin Desak Polisi Usut dan Proses Hukum

16/06/2026
Intens Bahas Revisi UUPA, Pemerintah Aceh Berterimakasih pada Forbes dan DPR Aceh

Intens Bahas Revisi UUPA, Pemerintah Aceh Berterimakasih pada Forbes dan DPR Aceh

16/06/2026
Ratusan Atlet Muda Berkompetisi di Turnamen UKM Olahraga Cup  se-Aceh 2026

Ratusan Atlet Muda Berkompetisi di Turnamen UKM Olahraga Cup  se-Aceh 2026

16/06/2026
Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah, Ribuan Warga Aceh Besar Padati Kawasan Lambaro

Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah, Ribuan Warga Aceh Besar Padati Kawasan Lambaro

16/06/2026
BPBD Perkuat Edukasi Kebencanaan kepada Siswa SD IT Daarul Quran Al Aziziyah

BPBD Perkuat Edukasi Kebencanaan kepada Siswa SD IT Daarul Quran Al Aziziyah

16/06/2026

Terpopuler

Usai dari Pakistan, Menlu Iran Lanjut Ke Rusia Bahas Perang AS

Usai dari Pakistan, Menlu Iran Lanjut Ke Rusia Bahas Perang AS

27/04/2026

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadisdik dan Kepala BPBD, Sinyal Keras Evaluasi Kinerja Pejabat

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com