BANDA ACEH – Ketua Komisi IV DPR Aceh dari Fraksi Partai Demokrat, drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes mendorong pemerintah pusat agar segera membentuk Balai Kereta Api di Aceh guna memperkuat jaringan transportasi nasional di wilayah paling barat Indonesia tersebut.
Hal itu disampaikan Nurdiansyah Alasta menanggapi komitmen pemerintah pusat yang mendorong pengembangan jaringan kereta api nasional sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Salah satu proyek yang masuk dalam kategori percepatan atau quick wins adalah pengembangan jalur kereta api Aceh menuju Sumatra Utara.
“Kita minta pusat segera membangun Balai Kereta Api di Aceh dan mendukung pengembangan jaringan kereta nasional,” kata Nurdiansyah Alasta menyahuti pernyataan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait pengembangan jaringan kereta nasional yang memasukkan jalur Aceh–Sumut dalam program quick wins.
AHY sebelumnya menyampaikan hal tersebut dalam rapat pengembangan perkeretaapian nasional yang membahas konektivitas jaringan kereta api, termasuk pengembangan Trans Sumatra.
“Kereta merupakan moda transportasi yang sangat diharapkan, bukan hanya membantu mobilitas manusia, tetapi juga barang atau logistik,” ujar AHY.
Menurut Nurdiansyah, keberadaan Balai Kereta Api di Aceh menjadi kebutuhan penting untuk mempercepat koordinasi, perencanaan, hingga pelaksanaan pembangunan sektor perkeretaapian di daerah.
Ia menilai rencana pengembangan jalur kereta Aceh–Sumut harus mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Aceh karena akan berdampak besar terhadap konektivitas antardaerah, distribusi logistik, serta pertumbuhan ekonomi kawasan Sumatra.
“Ini program sangat penting yang harus didukung kuat oleh Pemerintah Aceh,” ujar Nurdiansyah Alasta.[]











