Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Kisah Hartati; Korban Banjir Asal Aceh Berangkat ke Tanah Suci

redaksi by redaksi
14/05/2026
in Feature
0
Kisah Hartati; Korban Banjir Asal Aceh Berangkat ke Tanah Suci

Tangis Hartati Musirun Mukmin tumpah saat menceritakan musibah banjir bandang di Aceh Tamiang yang turut menghancurkan rumahnya. Bahkan hingga saat ini, ia tidak tahu nasib rumah yang sudah tertutup material banjir dan longsor setinggi lehernya itu, mau diapain.

Hartati mengaku tak punya uang untuk memperbaiki rumah warisan orang tuanya tersebut. Namun ia bersyukur niat berhaji tetap terlaksana di tengah musibah yang dialaminya.

“Uang enggak ada untuk perbaiki rumah. Tapi dengan izin Allah, karena panggilan Allah, berkat anak-anak saya, Pak, saya bisa kemari,” kata Hartati sambil meneteskan air mata, saat ditemui Tim Media Center Haji (MCH) di kawasan Jarwal, Makkah, Selasa (12/5/2026).

Selain tak ada uang, seluruh dokumen kependudukannya hilang tak tersisa. KTP, KK, termasuk dokumen pendaftaran hajinya sudah tidak diketahui keberadaannya.

“Air itu tiba-tiba langsung sreeet (menerjang) gitu naik. Jadi kami enggak bisa lagi sempat nyingkirkan (menyelamatkan). Barang tuh udah langsung habis, jadi nggak bisa diamankan lagi,” ungkap Hartati.

Beruntung, datanya di Kemenhaj dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil masih ada. Sehingga Hartati bisa mendapatkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk berangkat haji.

Hartati pun bersyukur punya tiga anak yang berbakti. Berkat patungan ketiga anaknya ini, ia bisa melunasi setoran sebesar Rp17 juta untuk naik haji tahun ini. Meski ia tidak punya apa-apa, tapi karena panggilan Allah, akhirnya Hartati bisa melangkahkan kakinya di Tanah Haram.

“Karena Allah, kalau saya sendiri enggak ada (duit), Pak. Rumah aja dikasih warisan sama orang tua belum bisa saya perbaiki,” kata perempuan yang ditinggal wafat sang suami sejak 2014 ini.

Sejatinya, Hartati mendaftar haji bersama suaminya, Muhammad Sofyan. Namun takdir berkata lain, sang suami wafat pada 2014. Sejak saat itu, ia membesarkan anak-anaknya seorang diri.

Pengorbanan Hartati mendidik dan membesarkan anak-anaknya dengan ikhlas, kini dibalas Allah dengan memanggilnya ke Tanah Suci. Ia bisa melunasi setoran haji berkat biaya yang dikumpulkan oleh ketiga anaknya.

Perempuan berusia 56 tahun ini bersiap menunggu puncak haji. Wukuf di Padang Arafah, menengadahkan tangan memohon pertolongan dan ampunan Yang Maha Kuasa. Ia merasa sangat bersyukur atas nikmat yang ia dapatkan.

“Saya bersyukur, mungkin ada di balik itu Allah berikan rezeki buat saya. Hanya itu, Pak. Entah mungkin saya pulang dari sini saya dapat rezeki, entah rezeki apa saya enggak tahu, rahasia Allah, Pak. Cuma saya yakin saya pulang dari sini saya dapat rezeki dari Allah,” harapnya.

Kini, Hartati menjadi salah satu dari 5.426 jemaah haji dari Provinsi Aceh yang sebagian besar sudah sampai di Tanah Suci. Mereka terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter), 8 (delapan) diantaranya telah tiba di Arab Saudi melalui Bandara Madinah dan Jeddah.

Previous Post

Jamaah Haji Asal Aceh Kembali Terima Manfaat Uang dari Wakaf Baitul Asyi

Next Post

Koreografer Khairul Anwar Nilai Kualitas FLS3N Tari di Aceh Menurun

Next Post
Khairul Anwar

Koreografer Khairul Anwar Nilai Kualitas FLS3N Tari di Aceh Menurun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pang Kade: Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah, Kader Japakeh Harus Jadi Penentu Masa Depan Aceh

Pang Kade: Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah, Kader Japakeh Harus Jadi Penentu Masa Depan Aceh

16/09/2026
Krak, Syech Fadhil Raih Gelar Doktor di UIN Ar-Raniry

Krak, Syech Fadhil Raih Gelar Doktor di UIN Ar-Raniry

16/09/2026
Senator Azhari Cage Kembali Gelar Sos 4 Pilar di Dewantara

Senator Azhari Cage Kembali Gelar Sos 4 Pilar di Dewantara

16/09/2026
Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

16/09/2026
Untuk Mencapai Pelayanan Prima, Kasi Asuhan Keperawatan dan Kebidanan RSUD-TP Bekali Petugas Baru

Untuk Mencapai Pelayanan Prima, Kasi Asuhan Keperawatan dan Kebidanan RSUD-TP Bekali Petugas Baru

16/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Kisah Hartati; Korban Banjir Asal Aceh Berangkat ke Tanah Suci

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com