Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Putin-Xi Jinping Kecam Ambisi Trump Bangun Anti-Rudal Golden Dome

redaksi by redaksi
21/05/2026
in Internasional
0
Putin-Xi Jinping Kecam Ambisi Trump Bangun Anti-Rudal Golden Dome

Momen pertemuan Xi Jinping dan Vladimir Putin di Beijing pada Rabu (20/5). Foto: REUTERS/Maxim Shemetov

Jakarta – Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping mengecam rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump membangun perisai anti-rudal Golden Dome.

Kecaman itu muncul dalam pernyataan bersama Xi dan Putin usai melakukan pertemuan bilateral di Beijing pada Rabu (20/5).

“Para pihak meyakini proyek ‘Golden Dome’ AS, yang bertujuan membangun sistem pertahanan rudal global, berlapis-lapis, dan tak terbatas untuk menghancurkan semua jenis rudal, termasuk semua jenis rudal ‘musuh setara’, di semua tahap penerbangannya dan sebelum diluncurkan, menimbulkan ancaman nyata terhadap stabilitas strategis,” kata mereka, demikian pernyataan bersama itu, dikutip Reuters, Rabu (20/5).

“Rencana-rencana ini sepenuhnya bertentangan dengan prinsip utama menjaga stabilitas strategis, yang mensyaratkan keterkaitan antara senjata ofensif strategis dan senjata defensif strategis,” lanjut pernyataan itu.

Golden Dome Trump rencananya akan dibangun untuk mencegat dan rudal, mendeteksi rudal, serta melakukan sistem komando hingga kendali otomatis. Ini juga mencakup jaringan satelit canggih dan senjata yang mengorbit.

Di kesempatan itu, China dan Rusia juga menyebut “kebijakan tiak bertanggung jawab” AS yang membiarkan perjanjian pengendalian senjata New START tahun 2010 berakhir tanpa pengganti pada awal tahun ini.

Rusia-China juga menyatakan beberapa negara dengan kekuatan nuklir punya rencana mengerahkan rudal jarak menengah dan jarak pendek berbasis darat untuk menimbulkan ancaman bagi negara lain.

“Beberapa negara yang memposisikan serangan rudal pendahuluan atau preventif dengan tujuan melumpuhkan dan melucuti senjata musuh, sangat mengganggu stabilitas dan menimbulkan ancaman strategis,” lanjut pernyataan Kemlu.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Kemlu Ungkap Keberadaan 9 WNI Relawan Flotilla yang Ditangkap Israel

Next Post

STAI Nusantara Kukuhkan Ketua YARA Jadi Kaprodi Hukum Tata Negara

Next Post
STAI Nusantara Kukuhkan Ketua YARA Jadi Kaprodi Hukum Tata Negara

STAI Nusantara Kukuhkan Ketua YARA Jadi Kaprodi Hukum Tata Negara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polres Langsa Gagalkan Peredaran Tiga Kilogram Sabu-sabu

Polres Langsa Gagalkan Peredaran Tiga Kilogram Sabu-sabu

21/05/2026
Kemensos Siapkan Bantuan Pascabencana Rp 1 Triliun Lagi untuk Aceh-Sumut

Kemensos Siapkan Bantuan Pascabencana Rp 1 Triliun Lagi untuk Aceh-Sumut

21/05/2026
Mengkritik untuk Menjaga: Mahasiswa, JKA, dan Demokrasi yang Sehat di Aceh

Mengkritik untuk Menjaga: Mahasiswa, JKA, dan Demokrasi yang Sehat di Aceh

21/05/2026
Ajang Internasional WYIE di Malaysia, Siswa SMAN 3 Banda Aceh Raih Medali Emas

Ajang Internasional WYIE di Malaysia, Siswa SMAN 3 Banda Aceh Raih Medali Emas

21/05/2026
STAI Nusantara Kukuhkan Ketua YARA Jadi Kaprodi Hukum Tata Negara

STAI Nusantara Kukuhkan Ketua YARA Jadi Kaprodi Hukum Tata Negara

21/05/2026

Terpopuler

Ohku, Huntara Proyek PT HK Rusak Akibat Angin Kencang di Pidie Jaya

Ohku, Huntara Proyek PT HK Rusak Akibat Angin Kencang di Pidie Jaya

20/05/2026

Empat Mahasiswa Abdya Penerima Beasiswa MPR RI Resmi Dilepas ke China

Pencabutan Pergub JKA: Antara Pernyataan Politik dan Keabsahan Normatif

Mualem: Pergub JKA Dicabut, Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

Perdana Menghadiri Wisuda Lokal, Prof. Heru Fahlevi Sampaikan Mimpi USK

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com