Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Ajang Internasional WYIE di Malaysia, Siswa SMAN 3 Banda Aceh Raih Medali Emas

redaksi by redaksi
21/05/2026
in Lintas Timur
0
Ajang Internasional WYIE di Malaysia, Siswa SMAN 3 Banda Aceh Raih Medali Emas

BANDA ACEH – Tiga tim dari siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh membuktikan mimpi melalui perlombaan di ajang internasional. Pasalnya, salah satu tim mereka mampu mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas pada ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE),.

Kegiatan itu berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia pada 18 sampai 20 Mei 2026. Salah satu tim dari SMA Negeri 3 Banda Aceh mampu meraih medali emas

SMA Negeri 3 Banda Aceh menurunkan tiga tim inovasi yaitu, tim Breathprint dengan inovasi Breathprint Tube, tim Patchouni dengan inhaler bebas nikotin berbasis Artificial Intelligence, serta tim Ecocara dengan inovasi bioplastik ramah lingkungan berbahan dasar limbah wortel.

Kepala SMA Negeri 3 Banda Aceh, Muhibbul Khibri MPd kepada media ini menyebutkan, tim Breathprint terdiri dari Najwa Azzahra, Cut Zahira Khalilah Aulia, Amira Hafiya, Nailah Azzahra, Ayra Ramadhani, Muhammad Waliul Amry, dan Muhammad Raihan Aladzani Kamal.

Kemudian, tim Patchouni beranggotakan Aisya Humaira, Faiha Alya Annaila, Nasheeta Almira, Faiha Adzra Annaila, Firgie Natasya Maiza, dan Rizka Syakira.

Sedangkan tim Ecocara terdiri dari Haura Alifa Qalbila, Aditya Yudhistira, Luthfia Shakira Efendi, Khalid Reza, Maritza Fathinah Fausta, Qaisa Nabila, dan Yusuf Al-Fathin.

Kepala sekolah menyampaikan, rasa bangga dan haru atas pencapaian para siswa yang berhasil membawa harium nama SMA Negeri 3 Banda Aceh, Provinsi Aceh dan Indonesia di panggung internasional.

“Bagi kami, kemenangan ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang keberanian siswa untuk berpikir, meneliti, dan menghadirkan solusi bagi dunia,” ujar Muhibbul.

Katanya, ketika ide-ide lahir dari ruang kelas, lalu diapresiasi di ajang internasional, itu menjadi bukti bahwa mimpi anak-anak Aceh tidak memiliki batas.

“Saya merasa sangat bangga melihat siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan,” ucap Muhibbul.

Ia mengungkapkan, apresiasi kepada guru pembina, Widia Munira MPd dan Marfidayanti MSi atas dedikasi dan pendampingan yang telah diberikan hingga seluruh tim berhasil meraih prestasi membanggakan di tingkat dunia.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Murthalamuddin SPd MSP melalui Kabid Pembinaan SMA dan PKLK, Syarwan Joni MPd mengucapkan, terima kasih atas perjuangan siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh yang mapu meraih medali emas di panggung internasional.

Mantan Kepala SMA Negeri 3 Banda Aceh ini menuturkan, keberhasilan siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh berhasil meraih medali emas di ajang internasional tentu tidak terlepas dari bimbingan, arahan dan motivasi dari kepala sekolah serta peran guru pembimbing atas kerja dedikasi san kerasnya itu hingga melahirkan prestasi bagi peserta didik.

“Meraih medali emas di ajang perlombaan tingkat internasional tentu siswa harus mampu bersaing dengan peserta dari negara-negqra lainnya, butuh kompetensi, mental yang kuat, percaya diri, dan ketekunan untuk bisa menjadi yang terbaik,” tandas Syarwan.

Ditambahkannya, perolehan medali emas ini tentu sangat membanggakan bukan saja bagi pihak sekolah, tapi seluruh jajaran Dinas Pendidikan Aceh, nama daerah, privinsi dan negara ikut bangga, karena putra-putri Aceh mampu bersaing dengan negara-negara lain hingga mampu meraih prestasi.

Previous Post

STAI Nusantara Kukuhkan Ketua YARA Jadi Kaprodi Hukum Tata Negara

Next Post

Mengkritik untuk Menjaga: Mahasiswa, JKA, dan Demokrasi yang Sehat di Aceh

Next Post
Mengkritik untuk Menjaga: Mahasiswa, JKA, dan Demokrasi yang Sehat di Aceh

Mengkritik untuk Menjaga: Mahasiswa, JKA, dan Demokrasi yang Sehat di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polres Langsa Gagalkan Peredaran Tiga Kilogram Sabu-sabu

Polres Langsa Gagalkan Peredaran Tiga Kilogram Sabu-sabu

21/05/2026
Kemensos Siapkan Bantuan Pascabencana Rp 1 Triliun Lagi untuk Aceh-Sumut

Kemensos Siapkan Bantuan Pascabencana Rp 1 Triliun Lagi untuk Aceh-Sumut

21/05/2026
Mengkritik untuk Menjaga: Mahasiswa, JKA, dan Demokrasi yang Sehat di Aceh

Mengkritik untuk Menjaga: Mahasiswa, JKA, dan Demokrasi yang Sehat di Aceh

21/05/2026
Ajang Internasional WYIE di Malaysia, Siswa SMAN 3 Banda Aceh Raih Medali Emas

Ajang Internasional WYIE di Malaysia, Siswa SMAN 3 Banda Aceh Raih Medali Emas

21/05/2026
STAI Nusantara Kukuhkan Ketua YARA Jadi Kaprodi Hukum Tata Negara

STAI Nusantara Kukuhkan Ketua YARA Jadi Kaprodi Hukum Tata Negara

21/05/2026

Terpopuler

Ohku, Huntara Proyek PT HK Rusak Akibat Angin Kencang di Pidie Jaya

Ohku, Huntara Proyek PT HK Rusak Akibat Angin Kencang di Pidie Jaya

20/05/2026

Empat Mahasiswa Abdya Penerima Beasiswa MPR RI Resmi Dilepas ke China

Pencabutan Pergub JKA: Antara Pernyataan Politik dan Keabsahan Normatif

Mualem: Pergub JKA Dicabut, Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

Perdana Menghadiri Wisuda Lokal, Prof. Heru Fahlevi Sampaikan Mimpi USK

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com