Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

LPPM IAIN Takengon Bahas Tantangan Bahasa Gayo di Era Globalisasi

Atjeh Watch by Atjeh Watch
21/05/2026
in Kampus
0
LPPM IAIN Takengon Bahas Tantangan Bahasa Gayo di Era Globalisasi

Takengon — LPPM IAIN Takengon kembali menggelar program Coffee Morning sebagai ruang diskusi akademik dan refleksi sosial budaya, Rabu (20/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus tersebut mengangkat tema “Gayo Language and Contemporary Challenges: An Academic Reflection on Fact and Reality.”
‎
‎Kegiatan menghadirkan Dr. Shaumiwati, SS., M.Hum sebagai pemateri utama dan dimoderatori oleh Dr. Muhammad Riza, MA. Diskusi berlangsung hangat dan interaktif dengan dihadiri dosen, mahasiswa, serta sejumlah peserta yang antusias membincangkan posisi bahasa Gayo di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan budaya digital saat ini.
‎
‎Dalam pemaparannya, Dr. Shaumiwati menyoroti bahwa bahasa Gayo bukan sekadar alat komunikasi, melainkan bagian penting dari identitas budaya, memori kolektif, serta warisan intelektual masyarakat Gayo. Menurutnya, arus globalisasi dan dominasi bahasa populer telah membawa tantangan serius terhadap keberlangsungan bahasa daerah, terutama dalam penggunaan di kalangan generasi muda.
‎
‎“Fakta menunjukkan bahasa Gayo masih digunakan dalam kehidupan masyarakat, tetapi realitasnya terjadi penurunan penggunaan dan kedekatan emosional di kalangan generasi muda,” ujarnya dalam diskusi tersebut. Ia menegaskan pentingnya peran keluarga, pendidikan, dan institusi budaya dalam menjaga keberlanjutan bahasa lokal agar tetap relevan di tengah perubahan zaman.
‎
‎Sementara itu, moderator kegiatan, Dr. Muhammad Riza, MA menyampaikan bahwa diskusi seperti ini menjadi bagian dari upaya akademik kampus dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal. Menurutnya, bahasa daerah harus ditempatkan bukan sebagai simbol masa lalu, tetapi sebagai sumber pengetahuan dan identitas yang tetap hidup dalam masyarakat modern.
‎
‎Para peserta terlihat aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pandangan terkait strategi pelestarian bahasa Gayo, mulai dari pemanfaatan media digital, penguatan pendidikan berbasis budaya lokal, hingga pentingnya membangun kebanggaan generasi muda terhadap bahasa daerahnya sendiri. Suasana diskusi berlangsung cair namun tetap akademis, sejalan dengan semangat program Coffee Morning yang rutin digelar LPPM IAIN Takengon sebagai wadah pertukaran gagasan dan penguatan literasi akademik di lingkungan kampus.

Previous Post

Australia National University Berikan Donasi kepada Mahasiswa Berbakat USK

Next Post

Ketua Komisi IV DPRA Apresiasi Mualem Cabut Pergub JKA

Next Post
Ketua Komisi IV DPRA Apresiasi Mualem Cabut Pergub JKA

Ketua Komisi IV DPRA Apresiasi Mualem Cabut Pergub JKA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

23/08/2026
BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

23/08/2026
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

23/08/2026
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

23/08/2026
Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

LPPM IAIN Takengon Bahas Tantangan Bahasa Gayo di Era Globalisasi

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com