Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

redaksi by redaksi
17/06/2026
in Lintas Timur
0
Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

MEUREUDU – Keberadaan sejumlah aset daerah berupa alat berat di Kabupaten Pidie Jaya kembali menjadi sorotan publik.

Hal itu dikatakan Aktivis mahasiswa Muhammad Rizha kepada Atjehwatch.com, Rabu 17 Juni 2026.

Dikatakannya, Mahasiswa mendesak pemerintah daerah segera melakukan audit menyeluruh setelah muncul dugaan sejumlah aset milik pemerintah terbengkalai, bahkan dikuasai oleh oknum untuk kepentingan pribadi.

Menurut Rizha, aset daerah yang dibeli menggunakan uang rakyat semestinya dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik, bukan dibiarkan rusak atau berada di luar penguasaan pemerintah.

Salah satu yang disorot adalah sebuah bulldozer milik daerah yang dilaporkan terbengkalai di kawasan kebun jeruk. Alat berat tersebut disebut telah bertahun-tahun tidak difungsikan hingga tertutup semak belukar dan rumput liar.

Tak hanya itu, Rizha juga mempertanyakan keberadaan sejumlah alat berat lain yang dikabarkan masih dalam kondisi layak pakai namun diduga berada di lahan maupun kebun milik individu, bukan dalam pengelolaan pemerintah daerah.

“Aset daerah dibeli menggunakan uang rakyat. Seharusnya dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, bukan dikuasai atau digunakan untuk kepentingan pribadi,” kata Rizha.

Ia menilai persoalan tersebut bukan masalah baru dan diduga telah berlangsung sejak periode pemerintahan sebelumnya. Meski demikian, menurutnya pemerintah saat ini tidak bisa lepas tangan dan harus segera mengambil langkah konkret untuk menelusuri serta mengamankan seluruh aset daerah yang keberadaannya tidak jelas.

Rizha menegaskan, sikap diam tidak akan menyelesaikan persoalan. Pemerintah, kata dia, harus turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan ulang dan verifikasi terhadap seluruh aset bergerak milik daerah.

“Kami tidak ingin persoalan ini hanya dijawab dengan diam, yang dibutuhkan adalah tindakan nyata. Pemerintah harus memastikan tidak ada aset milik rakyat yang hilang tanpa kejelasan,” tegasnya.

Ia mendesak Pemkab Pidie Jaya melalui instansi terkait melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh alat berat guna memastikan status kepemilikan, kondisi fisik, serta lokasi keberadaannya. Jika ditemukan aset yang dikuasai pihak tertentu tanpa dasar hukum yang jelas, pemerintah diminta segera mengambil langkah penertiban.

“Aset daerah bukan milik pribadi. Jika ada yang menguasai tanpa hak, harus segera ditarik kembali dan dikembalikan untuk kepentingan masyarakat. Pemerintah harus menunjukkan keberpihakan pada kepentingan rakyat dengan menyelamatkan setiap aset yang dibeli dari uang rakyat,” pungkas Rizha.[Mul]

Previous Post

Israel Cabut Wewenang Palestina Atas Masjid Ibrahimi di Tepi Barat

Next Post

Krak, Satpol PP Aceh Jaya Amankan 30 Ternak Liar

Next Post
Krak, Satpol PP Aceh Jaya Amankan 30 Ternak Liar

Krak, Satpol PP Aceh Jaya Amankan 30 Ternak Liar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

01/08/2026
Masyarakat Sambut Antusias Pembagian 1.000 Bendera Merah Putih di Aceh Tengah

Masyarakat Sambut Antusias Pembagian 1.000 Bendera Merah Putih di Aceh Tengah

01/08/2026
‎Wagub Ikuti RDPU Komisi II DPR RI Bahas Remunerasi Kepala Daerah hingga Peningkatan PAD

‎Wagub Ikuti RDPU Komisi II DPR RI Bahas Remunerasi Kepala Daerah hingga Peningkatan PAD

01/08/2026
Jari Apresiasi Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Dinilai Tegas Berantas Jaringan Narkoba Internasional ‎

Jari Apresiasi Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Dinilai Tegas Berantas Jaringan Narkoba Internasional ‎

01/08/2026
Tren Perceraian di Banda Aceh Meningkat, Farid Nyak Umar Minta Pemko Implementasikan Qanun Ketahanan Keluarga

Tren Perceraian di Banda Aceh Meningkat, Farid Nyak Umar Minta Pemko Implementasikan Qanun Ketahanan Keluarga

01/08/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

4 Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Mahasiswa Aceh Rp21 Miliar Ditahan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com