MEUREUDU – Ketua DPRK Pidie Jaya, A Kadir Jailani, menegaskan penciptaan lapangan kerja akan menjadi prioritas utama dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK). Menurutnya, anggaran daerah harus mampu menjawab persoalan tingginya pengangguran, khususnya di kalangan generasi muda.
Pernyataan itu disampaikan A Kadir Jailani, yang akrab disapa Pang Kadeh, saat menggelar reses bersama masyarakat di daerah pemilihannya, Sabtu (27/6).
“Penciptaan lapangan kerja menjadi prioritas kami di DPRK. Skemanya melalui kebijakan dan penganggaran pemerintah daerah,” kata politisi Partai Aceh tersebut.
Pang Kade mengakui masih banyak pemuda Pidie Jaya yang kesulitan memperoleh pekerjaan karena terbatasnya kesempatan kerja. Karena itu, DPRK akan mendorong pemerintah mengarahkan APBK pada program-program yang produktif dan berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja.
Ia juga meminta pemerintah lebih mengutamakan putra-putri daerah dalam setiap peluang kerja yang tersedia, dengan tetap mengedepankan kompetensi dan ketentuan yang berlaku.
Komitmen tersebut muncul di tengah tantangan ketenagakerjaan Aceh. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Aceh masih berada di kisaran 5–6 persen, dengan pengangguran usia muda menjadi salah satu persoalan yang belum terselesaikan.
Pang Kade menegaskan DPRK akan mengawal setiap kebijakan pemerintah agar APBK tidak hanya habis untuk belanja rutin, tetapi juga mampu mendorong investasi, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Generasi muda harus menjadi pelaku pembangunan di daerahnya sendiri, bukan hanya menjadi penonton,” tegas Pang Kade Ketua DPRK Pidie Jaya.[Mul]










