REDELONG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang. Peringatan dini cuaca tersebut berlaku hingga 9 Juli 2026.
Berdasarkan analisis BMKG, kondisi cuaca dipengaruhi oleh adanya daerah belokan angin (shearline) dan konvergensi di wilayah Aceh. Selain itu, suhu muka laut yang relatif hangat di Perairan Barat dan Selatan Sumatera turut mendukung pertumbuhan awan hujan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan lebat di sejumlah wilayah.
Masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan bencana, diimbau agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta genangan air yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pengguna jalan juga diminta untuk lebih berhati-hati saat berkendara di tengah kondisi hujan, mengurangi kecepatan kendaraan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik guna menghindari risiko kecelakaan.
Pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca resmi yang dikeluarkan BMKG serta mengikuti arahan dari instansi terkait apabila terjadi kondisi cuaca ekstrem. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama menjadi langkah penting dalam meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan akibat cuaca buruk.










