Bireuen – Estafet kepemimpinan MTsS Al Zahrah resmi berganti. Hanif Abdullah, S.Pd. dilantik sebagai Kepala MTsS Al Zahrah menggantikan Zuryati, S.Pd., M.M. yang mendapat promosi menjadi Kepala MAN 6 Bireuen. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Kantor Multimedia Pesantren Modern Al Zahrah, Jumat (10/7/2026) pagi.
Prosesi diawali pembacaan SK Yayasan Azzahrah Nomor 090/SK/KA.YAB/VII/Tahun 2026 tentang pengangkatan kepala madrasah oleh Humas Yayasan, Hazmar Hasibuan, mewakili Ketua Yayasan. Pelantikan kemudian dilakukan oleh Pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah, Tgk. H. M. Fahdil Rahmi, Lc., M.Ag. dengan pembacaan naskah sumpah jabatan, disaksikan langsung Kepala Kantor Kemenag Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd. beserta rombongan.
Dalam sambutannya, Tgk. H. M. Fahdil Rahmi mengapresiasi dedikasi Zuryati selama memimpin MTsS Al Zahrah. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi kepala madrasah baru dengan Kemenag Bireuen, khususnya bidang Pendidikan Madrasah dan Seksi Pontren.
“Terima kasih kepada Ibu Zuryati yang telah memimpin dan membawa prestasi MTsS selama ini, selamat mengemban amanah baru. Kepada Ustaz Hanif Abdullah, kami titipkan amanah ini untuk terus meningkatkan mutu madrasah,” tegasnya.
Hanif Abdullah menyatakan kesiapannya melanjutkan program yang ada sekaligus membawa inovasi.
“Terima kasih atas amanah dari pimpinan dan ketua yayasan. Mohon arahan dan bimbingan dari Kemenag, serta ide-ide membangun dari majelis guru,” ujar Hanif. Senada, Zuryati berpesan agar silaturahmi yang telah terjalin selama kurang lebih 19 tahun di Al Zahrah tetap terjaga.
“Terima kasih sudah saling bahu-membahu selama ini. Semoga MTsS lebih maju ke depannya,” ucapnya.
Memberi arahan, Kepala Kantor Kemenag Bireuen Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd. menegaskan kepala madrasah harus memiliki keterampilan manajemen dan strategi.
“Di bawah visi-misi yayasan, kepala madrasah harus mampu merumuskan program kerja strategis untuk pengembangan mutu dan kurikulum. Buat konsep, rembuk dengan tim, lalu musyawarahkan di rapat umum,” pesannya.
Zulkifli juga mengingatkan beberapa program kerja yang harus dipersiapkan, antara lain penyusunan rencana strategis, rencana program jangka menengah, rencana kerja tahunan, rencana kerja anggaran madrasah, data evaluasi diri madrasah, standar pelayanan maksimal, dan membuka jejaring kerja.
“Selebihnya adalah membuat data evaluasi diri madrasah, standar pelayanan maksimal, dan membuka jejaring kerja dengan maksimal,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan ucapan selamat. Turut hadir Kasi Penmad Kemenag Bireuen Anis, S.Ag., Analis Kepegawaian Munawir, S.E., Humas Yayasan Azzahrah Hazmar Hasibuan, Direktur KMI Ikhwan Ramadhana, S.Pd.I., M.Ag., Kepala MAS Al Zahrah Munawar, S.Pd., Direktur Kepengasuhan Putra Zainal Adha, S.Pd., Direktur Kepengasuhan Putri Jumiati, S.Pd.I., beserta majelis guru.










