Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Bendungan Rukoh Resmi Beroperasi, Mampukah Menjawab Harapan Petani Pidie?

redaksi by redaksi
11/07/2026
in Lintas Timur
0
Bendungan Rukoh Resmi Beroperasi, Mampukah Menjawab Harapan Petani Pidie?

PIDIE – Setelah melewati proses pembangunan yang panjang, Bendungan Rukoh di Gampong Alue, Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie akhirnya resmi dioperasikan. Bendungan yang menjadi salah satu proyek strategis nasional tersebut diresmikan secara virtual oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (10/7/2026), bersamaan dengan empat bendungan lainnya di Indonesia.

Di atas kertas, Bendungan Rukoh digadang-gadang menjadi pengungkit ketahanan pangan. Presiden Prabowo menyebut lima bendungan yang diresmikan dengan nilai investasi sekitar Rp9,79 triliun itu diproyeksikan mampu menambah produksi beras nasional hingga satu juta ton per tahun.

Namun bagi masyarakat Pidie, terutama para petani, peresmian hanyalah awal. Pertanyaan yang kini muncul adalah apakah bendungan tersebut benar-benar akan memberikan manfaat nyata di tingkat sawah, atau justru membutuhkan waktu panjang sebelum dampaknya benar-benar dirasakan.

Peresmian di Pidie dihadiri Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir mewakili Gubernur Aceh, Ketua DPRA Zulfadhli, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Hadi Susilo, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, serta unsur Forkopimda lainnya.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa pembangunan bendungan merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

«”Hari ini kita meresmikan lima bendungan dengan nilai investasi sekitar Rp9,79 triliun yang diproyeksikan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan menghasilkan tambahan sekitar satu juta ton beras setiap tahun,” ujar Presiden.»

Meski demikian, keberhasilan Bendungan Rukoh tidak cukup diukur dari seremoni peresmian. Efektivitasnya akan bergantung pada kesiapan jaringan irigasi primer, sekunder, hingga tersier, pengelolaan distribusi air, serta kemampuan pemerintah memastikan air benar-benar mengalir ke lahan pertanian yang membutuhkan.

Sejumlah pengamat sektor pertanian menilai, tidak sedikit bendungan di Indonesia yang telah selesai dibangun, namun manfaatnya belum optimal karena jaringan irigasi pendukung belum sepenuhnya berfungsi atau pengelolaan distribusi air masih menghadapi berbagai kendala. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang juga perlu diantisipasi di Bendungan Rukoh.

Bagi Kabupaten Pidie yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Aceh, operasional bendungan ini diharapkan mampu meningkatkan intensitas tanam, mengurangi ketergantungan terhadap musim hujan, dan menekan risiko gagal panen saat kemarau. Harapan itu tentu harus dibuktikan melalui peningkatan produksi pertanian dalam beberapa musim tanam ke depan.

Usai mengikuti peresmian secara virtual, jajaran Forkopimda Aceh dan Kabupaten Pidie meninjau langsung kondisi Bendungan Rukoh untuk memastikan kesiapan infrastruktur. Sementara itu, pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel gabungan Polres Pidie, Kodim 0102/Pidie, Subdenpom Sigli, dan instansi terkait.

Kini, perhatian publik bergeser dari peresmian menuju implementasi. Masyarakat menunggu langkah konkret pemerintah dalam memastikan bendungan ini benar-benar berfungsi optimal, lengkap dengan jaringan irigasi yang memadai, sehingga investasi besar yang telah digelontorkan dapat berujung pada peningkatan kesejahteraan petani, bukan sekadar menjadi proyek monumental.[Mul]

Previous Post

Hanif Abdullah Resmi Jabat Kamad MTs Al Zahrah, Zuryati Promosi ke MAN 6 Bireuen

Next Post

Nyan, URC Satreskrim Polres Pidie Ringkus Terduga Pembakar Rumah dalam 24 Jam

Next Post
Nyan, URC Satreskrim Polres Pidie Ringkus Terduga Pembakar Rumah dalam 24 Jam

Nyan, URC Satreskrim Polres Pidie Ringkus Terduga Pembakar Rumah dalam 24 Jam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

25/08/2026
Pemko Banda Aceh Gandeng Seoul Hadirkan Perpustakaan Luar Ruangan

Pemko Banda Aceh Gandeng Seoul Hadirkan Perpustakaan Luar Ruangan

25/08/2026
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

25/08/2026
Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

25/08/2026
SMAN 1 Jaya Serahkan Donasi Bencana Gempa NTT

SMAN 1 Jaya Serahkan Donasi Bencana Gempa NTT

25/08/2026

Terpopuler

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Bendungan Rukoh Resmi Beroperasi, Mampukah Menjawab Harapan Petani Pidie?

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com