Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

AS vs Iran Perang Lagi, Sirene Negara-negara Teluk Meraung

redaksi by redaksi
12/07/2026
in Internasional
0
AS vs Iran Perang Lagi, Sirene Negara-negara Teluk Meraung

Ilustrasi. Sirene dan peringatan kondisi darurat berkumandang di sejumlah negara-negara kawasan Teluk, seiring dengan Iran dan Amerika Serikat kembali saling serang. ( AFP/-)

Jakarta – Sirene dan peringatan kondisi darurat berkumandang di sejumlah negara-negara kawasan Teluk, seiring dengan Iran dan Amerika Serikat kembali saling serang.

Iran dan Amerika Serikat kembali saling serang setelah Korps Garda Revolusi Islam menembak kapal kontainer yang dianggap melanggar rute yang disepakati serta menutup kembali Selat Hormuz.

Menurut Al Jazeera, Minggu (12/7), Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengonfirmasi bahwa sirene serangan udara sudah diaktivasi dan berbunyi di negara tersebut.

“Warga dan penduduk diimbau untuk tetap tenang dan menuju ke tempat aman terdekat,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Sementara itu, AFP melaporkan bahwa suara ledakan terdengar di atas ibu kota Qatar, Doha, setelah AS mengonfirmasi serangan balasan terhadap Iran.

Koresponden AFP melihat intersepsi di langit di kota mediasi Washington dan Teheran, ketika penduduk menerima pesan di ponsel mereka yang mendesak mereka untuk “tetap berada di rumah dan tempat yang aman”.

Kementerian Dalam Negeri Qatar menyatakan tingkat ancaman keamanan di negara itu tinggi dan meminta masyarakat untuk mengikuti instruksi keselamatan dan menghindari pergerakan yang tidak perlu.

Di tempat lain, Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UAE) mengatakan bahwa pertahanan udara sedang menghadapi ancaman rudal dan drone.

Kementerian Pertahanan UEA mengatakan suara yang terdengar di seluruh negeri “adalah hasil dari operasi penanggulangan rudal dan UAV yang sedang berlangsung”.

Komando Pusat AS (CENTCOM) sebelumnya dalam sebuah pernyataan menyebut serangan terbaru mereka diluncurkan Minggu (12/7) pukul 23.15 GMT atau sekitar pukul 02.45 dini hari waktu Teheran.

Serangan yang disebut atas arahan Presiden Donald Trump itu diluncurkan “setelah pasukan Korps Garda Revolusi Islam secara terang-terangan menyerang” sebuah kapal kontainer berbendera Siprus yang melintasi Selat Hormuz.

“Amerika Serikat memberikan kerugian besar dengan terus melemahkan kemampuan Iran untuk menyerang pelaut sipil dan kapal komersial yang bebas melintasi selat,” kata CENTCOM.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth hanya mengatakan bahwa “Iran membuat pilihan yang buruk. Sekarang mereka membayar akibatnya.”

AFP menyebut serangan ini mengancam makin mempersulit upaya menyelamatkan negosiasi AS-Iran setelah kedua pihak saling melancarkan serangan dalam beberapa hari terakhir.

Hambatan utama untuk mencapai kesepakatan akhir adalah masa depan Selat Hormuz, dengan Teheran bersikeras akan mengendalikan pelayaran melalui jalur air tersebut sementara Washington menuntut navigasi tanpa batasan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

IRGC Iran Klaim Hancurkan Lagi Fasilitas Militer AS di Lanud Yordania

Next Post

Siswi SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa Raih Beasiswa Penuh ke Tiongkok

Next Post
Siswi SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa Raih Beasiswa Penuh ke Tiongkok

Siswi SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa Raih Beasiswa Penuh ke Tiongkok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026
40 Peternak Itik di Aceh Barat Raih Manfaat Program Pemberdayaan Berbasis Teknologi dari UTU-UNCM

40 Peternak Itik di Aceh Barat Raih Manfaat Program Pemberdayaan Berbasis Teknologi dari UTU-UNCM

12/07/2026
Kemenkum Aceh Harmonisasi Empat Regulasi Pemkot Banda Aceh

Kemenkum Aceh Harmonisasi Empat Regulasi Pemkot Banda Aceh

12/07/2026
Dua Petugas SPBU di Nagan Ditangkap Karena Permudah Penimbun BBM Subsidi

Dua Petugas SPBU di Nagan Ditangkap Karena Permudah Penimbun BBM Subsidi

12/07/2026
Polda Aceh Temukan 20 Hektare Ladang Ganja

TNI Musnahkan 300 Ton Ganja Siap Panen di Aceh

12/07/2026

Terpopuler

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

09/07/2026

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

Bendungan Rukoh Resmi Beroperasi, Mampukah Menjawab Harapan Petani Pidie?

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

AS vs Iran Perang Lagi, Sirene Negara-negara Teluk Meraung

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com