Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Mahasiswa KKN USK Kenalkan Empat Satwa Kunci TNGL Melalui Lomba Mewarnai Anak di Cut Langien

redaksi by redaksi
15/07/2026
in Lintas Timur
0
Mahasiswa KKN USK Kenalkan Empat Satwa Kunci TNGL Melalui Lomba Mewarnai Anak di Cut Langien

MEUREUDU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler 11 Periode XXIX menggelar lomba mewarnai sekaligus memperkenalkan empat satwa kunci Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) kepada anak-anak Gampong Cut Langien, Kecamatan Banda Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Meunasah Gampong Cut Langien tersebut disambut antusias oleh puluhan anak yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh semangat.

Program ini menjadi salah satu bentuk edukasi kreatif yang diinisiasi mahasiswa KKN USK untuk melatih kemampuan motorik, meningkatkan kreativitas, sekaligus menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kelestarian satwa liar dan hutan Indonesia. Melalui media gambar, anak-anak diajak mengenal empat satwa kunci TNGL, yakni Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus), Badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis), Orangutan Sumatra (Pongo abelii), dan Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae).

Kegiatan diawali dengan sesi ice breaking yang membuat suasana semakin akrab dan menyenangkan. Selanjutnya, mahasiswa membagikan lembar gambar empat satwa tersebut untuk diwarnai oleh peserta sesuai kreativitas masing-masing. Selama proses berlangsung, mahasiswa KKN turut mendampingi anak-anak dengan memberikan arahan mengenai teknik mewarnai yang rapi sekaligus menjelaskan nama, ciri khas, dan pentingnya menjaga keberadaan satwa-satwa tersebut sebagai kekayaan hayati Indonesia.

Suasana lomba berlangsung meriah. Anak-anak tampak serius memilih warna terbaik untuk hasil karyanya, namun sesekali terdengar gelak tawa saat mereka saling memperlihatkan gambar yang sedang diwarnai. Di akhir kegiatan, seluruh peserta diperbolehkan membawa pulang hasil karya mereka sebagai media belajar di rumah sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian satwa liar Indonesia.

Ketua Kelompok KKN, Ari Maulana, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sengaja dikemas melalui pendekatan yang menyenangkan agar pesan tentang pelestarian lingkungan lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

“Kami ingin menunjukkan bahwa edukasi tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas. Melalui kegiatan sederhana seperti lomba mewarnai, anak-anak dapat belajar mengenal empat satwa kunci TNGL sekaligus mengembangkan kreativitas, ketelitian, dan kemampuan motorik mereka. Alhamdulillah, antusiasme anak-anak sangat luar biasa. Mereka tidak hanya menikmati proses mewarnai, tetapi juga mulai mengenal nama-nama satwa endemik Indonesia yang harus kita jaga bersama. Harapan kami, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan, kepedulian terhadap satwa liar, serta kesadaran bahwa hutan dan keanekaragaman hayati merupakan warisan yang harus dilestarikan sejak usia dini,” ujar Ari.

Geuchik Gampong Cut Langien, Muhammad Syahril, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN USK yang menghadirkan kegiatan edukatif dengan pendekatan yang menarik bagi anak-anak.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN USK. Program seperti ini tidak hanya menghibur anak-anak, tetapi juga memberikan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat. Mereka belajar mengenal satwa-satwa khas Indonesia sekaligus memahami pentingnya menjaga alam dan lingkungan. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut karena mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter, wawasan, dan kepedulian anak-anak terhadap kelestarian lingkungan sejak usia dini,” ujarnya.

Kelompok KKN terdiri atas tujuh mahasiswa lintas disiplin ilmu, yakni Ari Maulana (Ilmu Hukum), Aulia Angelie Putri (Pendidikan Dokter), Dina Syifa Rahma (Ilmu Keperawatan), Farras Aditya Mahasin (Pendidikan Geografi), Nadiaton (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan), Nobel Prodeo Insan (Kehutanan), dan Nayfa Fathia Namiko (Pendidikan Dokter).

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN USK berharap edukasi mengenai empat satwa kunci TNGL dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan kepedulian terhadap pelestarian satwa liar dan hutan Indonesia. Dengan mengenalkan nilai-nilai konservasi melalui media yang dekat dengan dunia anak, diharapkan tumbuh generasi yang lebih mencintai alam, menghargai keanekaragaman hayati, serta memiliki kesadaran untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan di masa depan.

Previous Post

Perkuat Kolaborasi, Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Selatan Komit Penuhi Data SIGAP

Next Post

Ohku, Wabup Koreksi Nilai Dana Bencana Jadi Rp38 Miliar

Next Post
Ohku, Wabup Koreksi Nilai Dana Bencana Jadi Rp38 Miliar

Ohku, Wabup Koreksi Nilai Dana Bencana Jadi Rp38 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dinsos Berikan Bimbingan Sosial, Bupati Abdya Salurkan Sembako untuk Lansia dan Disabilitas di Manggeng

Dinsos Berikan Bimbingan Sosial, Bupati Abdya Salurkan Sembako untuk Lansia dan Disabilitas di Manggeng

02/09/2026
Tanah Kelahiran Terancam Perusahaan Tambang, 4 Praktisi Hukum asal Samadua di Malang Surati Gubernur dan Bupati Aceh Selatan

Tanah Kelahiran Terancam Perusahaan Tambang, 4 Praktisi Hukum asal Samadua di Malang Surati Gubernur dan Bupati Aceh Selatan

02/09/2026
Lembaga Wali Nanggroe Sosialisasikan Qanun di Aceh Barat

Lembaga Wali Nanggroe Sosialisasikan Qanun di Aceh Barat

02/09/2026
SMKN 1 Gandapura Gelar Jejak Pustaka Budaya di Hakdikda 2026

SMKN 1 Gandapura Gelar Jejak Pustaka Budaya di Hakdikda 2026

02/09/2026
300 Peserta Ikut Pelatihan Kaderisasi Da’i dan Da’iyah di Abdya, Dr. Safaruddin Bantu Sarana, Prasarana serta Penguatan Ekonomi Santri

300 Peserta Ikut Pelatihan Kaderisasi Da’i dan Da’iyah di Abdya, Dr. Safaruddin Bantu Sarana, Prasarana serta Penguatan Ekonomi Santri

02/09/2026

Terpopuler

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

02/09/2026

Ohku, Dana Bencana Rp37,9 Miliar Mengendap: 96% Belum Terserap, Bupati Pijay Ancam Sanksi OPD

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Kepala SMKN Idi Lepas Tiga Siswa Prakerin ke Toyota Auto Medan

Mahasiswa KKN USK Kenalkan Empat Satwa Kunci TNGL Melalui Lomba Mewarnai Anak di Cut Langien

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com