Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Ohku, Wabup Koreksi Nilai Dana Bencana Jadi Rp38 Miliar

redaksi by redaksi
15/07/2026
in Lintas Timur
0
Ohku, Wabup Koreksi Nilai Dana Bencana Jadi Rp38 Miliar

MEUREUDU – Polemik dana penanggulangan bencana di Kabupaten Pidie Jaya memasuki fase yang lebih krusial, Setelah berhari-hari publik memperdebatkan angka Rp36 miliar, Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri menyatakan total dana yang diterima pemerintah sebenarnya mencapai sekitar Rp38 miliar.

Koreksi tersebut bukan sekadar menambah nominal Rp2 miliar, tetapi memperluas tuntutan publik agar seluruh aliran dana dibuka secara transparan.

“Dana awal bencana dari pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, serta bantuan dari provinsi dan kabupaten/kota luar Aceh Rp11 miliar. Tahun 2026 ada bantuan dari TKD Serdang Bedagai Rp25 miliar dan dari pemerintah pusat Rp2 miliar sehingga total Rp38 miliar,” ujar Hasan Basri.

Pernyataan itu menjadi babak baru dalam polemik anggaran bencana. Jika total dana yang dikelola memang mencapai Rp38 miliar, publik kini menunggu penjelasan resmi mengenai rincian setiap sumber pendanaan, dasar pengalokasiannya, program yang dibiayai, pihak pelaksana kegiatan, hingga realisasi penggunaannya di lapangan.

Sorotan masyarakat tidak lagi berhenti pada besar-kecilnya angka. Yang menjadi perhatian adalah apakah seluruh dana tersebut telah dikelola sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi sebagaimana diamanatkan dalam tata kelola keuangan negara.

Desakan tersebut sebelumnya telah disampaikan Aliansi Pemuda Pidie Jaya melalui surat resmi kepada Bupati dan Wakil Bupati. Dalam surat tersebut, aliansi meminta pemerintah membuka dokumen perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban dana penanggulangan bencana. Permintaan itu disebut sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi penggunaan uang publik.

Munculnya angka baru dari Wakil Bupati justru membuat urgensi keterbukaan semakin besar. Sebab, selama dokumen resmi belum dipublikasikan, ruang pertanyaan akan terus terbuka.

Publik akan terus mempertanyakan berapa sebenarnya total dana yang diterima, dari mana saja sumbernya, bagaimana mekanisme penggunaannya, serta apa saja hasil yang telah dicapai dari anggaran tersebut.

Dalam konteks pemerintahan yang terbuka, perbedaan angka bukan persoalan utama apabila dapat dijelaskan melalui data dan dokumen yang sah. Namun tanpa keterbukaan informasi, setiap perubahan angka berpotensi memunculkan spekulasi yang dapat menggerus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Kini bola berada di tangan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Pernyataan bahwa dana bencana mencapai Rp38 miliar menjadi momentum untuk mengakhiri polemik melalui langkah yang paling sederhana namun paling menentukan, yakni membuka seluruh dokumen pengelolaan anggaran kepada publik. Dengan demikian, penilaian masyarakat tidak lagi didasarkan pada klaim, melainkan pada data yang dapat diuji dan dipertanggungjawabkan.[Mul]

Previous Post

Mahasiswa KKN USK Kenalkan Empat Satwa Kunci TNGL Melalui Lomba Mewarnai Anak di Cut Langien

Next Post

Persada Abdya Tekuk Muda Sedia Aceh Tamiang 2-0 dan Melaju Bebas ke Babak 8 Piala Soeratin Bireuen

Next Post
Persada Abdya Tekuk Muda Sedia Aceh Tamiang 2-0 dan Melaju Bebas ke Babak 8 Piala Soeratin Bireuen

Persada Abdya Tekuk Muda Sedia Aceh Tamiang 2-0 dan Melaju Bebas ke Babak 8 Piala Soeratin Bireuen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Zainal: Surat Terbuka Bukan Mekanisme Resmi Musda Partai Demokrat

Zainal: Surat Terbuka Bukan Mekanisme Resmi Musda Partai Demokrat

15/07/2026
Persada Abdya Tekuk Muda Sedia Aceh Tamiang 2-0 dan Melaju Bebas ke Babak 8 Piala Soeratin Bireuen

Persada Abdya Tekuk Muda Sedia Aceh Tamiang 2-0 dan Melaju Bebas ke Babak 8 Piala Soeratin Bireuen

15/07/2026
Ohku, Wabup Koreksi Nilai Dana Bencana Jadi Rp38 Miliar

Ohku, Wabup Koreksi Nilai Dana Bencana Jadi Rp38 Miliar

15/07/2026
Mahasiswa KKN USK Kenalkan Empat Satwa Kunci TNGL Melalui Lomba Mewarnai Anak di Cut Langien

Mahasiswa KKN USK Kenalkan Empat Satwa Kunci TNGL Melalui Lomba Mewarnai Anak di Cut Langien

15/07/2026
Perkuat Kolaborasi, Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Selatan Komit Penuhi Data SIGAP

Perkuat Kolaborasi, Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Selatan Komit Penuhi Data SIGAP

15/07/2026

Terpopuler

Polda Lampung Berhasil Amankan DPO Kasus Narkotika dari Aceh

Polda Lampung Berhasil Amankan DPO Kasus Narkotika dari Aceh

14/07/2026

DPRK Desak Bupati Copot Pengurus MPU Pidie Jaya yang Berpolitik

Sekolah Kumuh Bak Sekolah Laskar Pelangi Ada Di Aceh Selatan

Kemana Mengalir Dana Bencana Rp36 Miliar? Aliansi Pemuda Minta Pemkab Pidie Jaya Buka Seluruh Dokumen

31 Keuchik Resmi Dilantik, Bupati Pidie Jaya: Tinggalkan Politik, Utamakan Pelayanan Rakyat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com