Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Bupati dan Bunda PAUD Aceh Tamiang Minta Orang Tua Batasi Ponsel pada Anak

redaksi by redaksi
17/07/2026
in Lintas Timur
0
Bupati dan Bunda PAUD Aceh Tamiang Minta Orang Tua Batasi Ponsel pada Anak

Tamiang — Penggunaan gawai (smartphone) tanpa pengawasan yang ketat dinilai menjadi salah satu pemicu utama menurunnya semangat belajar serta terganggunya tumbuh kembang anak secara psikologis. Menyadari ancaman digital tersebut, Bupati Aceh Tamiang bersama Bunda PAUD mengimbau para orang tua untuk membatasi durasi penggunaan ponsel pada anak secara tegas di rumah.

​Hal ini menjadi pesan utama yang disuarakan di sela-sela kunjungan kolaboratif jajaran pemerintah daerah memantau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di TK Negeri 2 Pembina Karang Baru dan SD Negeri 1 Tualang Cut, Manyak Payed, Kamis (16/7/26). Kunjungan bersama ini menjadi bagian dari komitmen daerah menyelaraskan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.

​Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, menegaskan bahwa perlindungan karakter anak di era teknologi harus dimulai dari lingkungan keluarga. Hal tersebut juga sejalan dengan komitmen Gerakan Ayah Mengantar Anak Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang tengah dikampanyekan secara masif di kabupaten tersebut.
​
“Kita tidak bisa membiarkan anak tumbuh sendirian di balik layar gawai. Peran orang tua, khususnya kehadiran ayah dan ibu secara nyata di rumah, sangat krusial untuk menjaga kesehatan mental serta membina hubungan sosial mereka agar tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri,” kata Bupati Armia.

​Senada dengan itu, Bunda PAUD Kabupaten Aceh Tamiang, Yuyun Armia mengingatkan pentingnya peran aktif orang tua dalam mendampingi masa transisi anak-anak dari jenjang PAUD ke sekolah dasar. Masa penyesuaian ini menuntut anak untuk lebih banyak berinteraksi secara fisik dan berkonsentrasi pada lingkungan belajar yang baru, bukan beralih ke dunia virtual.

​“Penggunaan gawai tanpa kontrol yang ketat dapat mengikis semangat belajar anak sejak dini. Kami mengetuk hati para orang tua untuk lebih aktif mengawasi dan memberikan batasan yang jelas dalam penggunaan ponsel di rumah. Mari kita kembalikan ruang bermain dan ruang belajar yang sehat bagi mereka,” ujar Bunda PAUD Aceh Tamiang tersebut.

​Kunjungan bersama di TK Negeri 2 Pembina Karang Baru dan SD Negeri 1 Tualang Cut, Manyak Payed, ini dilakukan untuk memastikan masa transisi belajar anak-anak berjalan ramah, menyenangkan, dan bebas dari tekanan belajar yang berlebihan.

Dalam pada itu Bupati Armia dan Bunda PAUD, Yuyun Armia, berharap kolaborasi erat antara pihak sekolah dan para orang tua dapat terjalin dengan baik, tidak hanya dalam proses akademik di kelas melainkan juga pembiasaan pola asuh yang bijak teknologi di rumah.

​Keduanya berkomitmen, bahwa langkah pendampingan akan dilakukan secara berkesinambungan oleh jajaran Forkopimda, SKPK, serta para pemangku kepentingan terkait di Aceh Tamiang demi mewujudkan ekosistem pendidikan yang adaptif sekaligus tetap melindungi kualitas mental generasi penerus bangsa.

Previous Post

Kakanwil Kemenag Aceh Dukung dan Siap Fasilitasi SE2026

Next Post

Setelah MUDI, Ma’had Aly Al-Munawarah Ulee Gle Bentuk Program Magister

Next Post
Setelah MUDI, Ma’had Aly Al-Munawarah Ulee Gle Bentuk Program Magister

Setelah MUDI, Ma'had Aly Al-Munawarah Ulee Gle Bentuk Program Magister

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Azhari Cage: Dari Rimba Aceh Jadi ‘Singa’ Senayan

31/10/2026
STAI Nusantara Banda Aceh Tutup PPKM Internasional di Pulau Pinang, 15 Mahasiswa Kembali ke Aceh

STAI Nusantara Banda Aceh Tutup PPKM Internasional di Pulau Pinang, 15 Mahasiswa Kembali ke Aceh

31/10/2026
Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

31/10/2026
Banjir Lumpuhkan Mesin Kapal, 14 Nelayan Pidie Jaya Dibantu KKP

Banjir Lumpuhkan Mesin Kapal, 14 Nelayan Pidie Jaya Dibantu KKP

31/10/2026
Kabar Gembira bagi Fresh Graduate! Kantor DPD RI Provinsi Aceh Buka 6 Posisi Magang, Ini Cara Daftarnya

Kabar Gembira bagi Fresh Graduate! Kantor DPD RI Provinsi Aceh Buka 6 Posisi Magang, Ini Cara Daftarnya

31/10/2026

Terpopuler

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

30/10/2026

Ohku, Sengketa Tanah Wakaf Memanas, Warga Pasang Spanduk Larangan di MAN 1 Pidie Jaya

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Absen di Apel dan Sumpah Pemuda, Bos J Sentil Wabup Pidie Jaya: Jabatan Bukan Sekadar Simbol

26 Peserta Peukan Bada Masuk Final MTQ Ke-35 Kabupaten Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com