Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Menhan AS ‘Dirujak’ Senator soal Kondisi Buruk Kapal USS Lincoln

redaksi by redaksi
14/08/2026
in Internasional
0
Menhan AS ‘Dirujak’ Senator soal Kondisi Buruk Kapal USS Lincoln

Senator Richard Blumenthal menyurati Hegseth dan Hung Cao soal nasib USS Abraham Lincoln yang sudah berlayar lebih dari 250 hari. (REUTERS/Kylie Cooper)

Jakarta – Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth dan Plt Menteri Angkatan Laut Hung Cao banjir kritik soal kondisi dan keberlangsungan operasi kapal induk USS Abraham Lincoln di tengah perang yang masih bekobar di Timur Tengah.

Anggota Komite Angkatan Bersenjata, Senator Richard Blumenthal menyurati Hegseth dan Hung Cao soal nasib kapal yang sudah berlayar lebih dari 250 hari.

“Sudah ada laporan luas soal kekurangan pasokan dasar, kontaminasi air, masalah perpipaan, kesehatan mental [personel] yang memburuk, kekhawatiran soal keselamatan di dek kapal, dan gangguan sistem pos, yang menyebabkan banyak paket bantuan yang sedang dalam perjalanan ke kapal hilang selama berbulan-bulan,” tulis Blumenthal, demikian dikutip Anadolu Agency.

Lebih lanjut, Blumenthal mengatakan kapal Lincoln meninggalkan Pangkalan Angkatan Laut San Diego pada 21 November 2025 untuk penugasan yang mulanya direncanakan selama tujuh bulan.

USS Lincoln seharusnya berhenti berlayar pada Mei tetapi terus diperpanjang tanpa kepastian waktu pulang.

Menurut Blumenthal, penempatan yang diperpanjang ini menimbulkan pertanyaan apakah Angkatan Laut bisa mempertahankan tuntutan operasional yang diberikan ke armada sambil menjaga kesejahteraan awak, kesiapan peralatan, dan pemeliharaan terjadwal.

“Laporan-laporan ini memerlukan perhatian segera, tetapi juga menimbulkan pertanyaan yang lebih luas: apakah Angkatan Laut dapat mempertahankan tempo operasional yang sekarang dituntut dari armada kapal induknya,” ungkap dia.

Senator itu juga menuntut penjelasan pemerintah AS yang bermaksud mempertahankan kampanye militer yang berkepanjangan atau peningkatan kehadiran kapal induk di Timur Tengah.

“Pemerintah harus menjelaskan bagaimana mereka bermaksud untuk memastikan bahwa kebutuhan operasional saat ini tidak menciptakan krisis kesiapan di masa mendatang,” tulis Blumenthal.

Dia juga memperingatkan bahwa penugasan yang berkepanjangan bisa memperburuk risiko pengoperasian kapal induk.

Selain itu, Blumenthal meminta Angkatan Laut untuk memberi daftar masalah signifikan terkait kelayakan huni dan kualitas hidup yang teridentidikasi di atas kapal induk termasuk masalah berkaitan perlengkapan kebersihan, jamur, toilet, fasilitas laundry, hingga pasokan air.

Dia juga meminta Pentagon menjelaskan tujuan militer di balik penempatan Lincoln yang berkelanjutan terkait dengan Iran dan bagaimana para pejabat menentukan apakah kehadirannya masih diperlukan.

Para pelaut di kapal USS Abraham Lincoln dilaporkan mencoba melompat ke laut selama penugasan berkepanjangan di Timur Tengah. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran baru di kalangan keluarga militer dan anggota parlemen tentang kesehatan mental dan kondisi kehidupan awak kapal.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Risiko Banjir Bandang Tinggi di Musim Penghujan Masyarakat Didorong Susur dan Periksa Sungai

Next Post

RI-Kamboja Bentuk Indonesia Desk, Cegah WNI Terlibat Online Scam

Next Post
RI-Kamboja Bentuk Indonesia Desk, Cegah WNI Terlibat Online Scam

RI-Kamboja Bentuk Indonesia Desk, Cegah WNI Terlibat Online Scam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketika Kampus dan Bawaslu Bergandengan Tangan: Demokrasi Tidak Cukup Hanya Diawasi, Ia Harus Dididik

Ketika Kampus dan Bawaslu Bergandengan Tangan: Demokrasi Tidak Cukup Hanya Diawasi, Ia Harus Dididik

14/08/2026
Hasil Verifikasi Faktual DPP, 9 DPC Dukung Nurdiansyah Alasta

Hasil Verifikasi Faktual DPP, 9 DPC Dukung Nurdiansyah Alasta

14/08/2026
RI-Kamboja Bentuk Indonesia Desk, Cegah WNI Terlibat Online Scam

RI-Kamboja Bentuk Indonesia Desk, Cegah WNI Terlibat Online Scam

14/08/2026
Menhan AS ‘Dirujak’ Senator soal Kondisi Buruk Kapal USS Lincoln

Menhan AS ‘Dirujak’ Senator soal Kondisi Buruk Kapal USS Lincoln

14/08/2026
Risiko Banjir Bandang Tinggi di Musim Penghujan Masyarakat Didorong Susur dan Periksa Sungai

Risiko Banjir Bandang Tinggi di Musim Penghujan Masyarakat Didorong Susur dan Periksa Sungai

13/08/2026

Terpopuler

Menhan AS ‘Dirujak’ Senator soal Kondisi Buruk Kapal USS Lincoln

Menhan AS ‘Dirujak’ Senator soal Kondisi Buruk Kapal USS Lincoln

14/08/2026

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

Jamaluddin Idham Didampingi DKP Serahkan Bantuan Hibah Alat Tangkap untuk Nelayan Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com