Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerintah Aceh Diminta Ubah Manajemen Ambulans Pasien Corona

Admin1 by Admin1
27/04/2020
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Dua ambulans yang membawa pasien terkait virus Corona mengalami kecelakaan di dua daerah berbeda di Aceh. Pemprov Aceh pun diminta mengubah manajemen terkait ambulans yang membawa pasien Corona demi menghindari kecelakaan terulang.

Kecelakaan pertama yang dimaksud terjadi di Lhoksukon, Aceh Utara, pada Kamis (23/4). Saat itu ambulans sedang dalam perjalanan membawa pasien dalam pengawasan (PDP) Corona dari Aceh Tamiang ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh dan mengalami kecelakaan karena sopir diduga mengantuk.

Peristiwa kedua terjadi di Aceh Jaya, Aceh, pada Sabtu (25/4). Ambulans yang membawa pasien positif Corona dari Aceh Barat Daya (Abdya) ke RSUZA pecah ban sehingga mengalami kecelakaan.

Anggota DPR Aceh, Asrizal H Asnawi, pun menyoroti kondisi mobil serta sopir. Dia meminta ada pengecekan stamina sopir serta kondisi mobil sebelum ambulans digunakan membawa pasien.

“Terlepas dari semua (alasan) itu perawatan mobil ambulans serta mengecek stamina pengemudi jadi hal mutlak,” kata Asrizal, Senin (27/4/2020).

Menurutnya, para sopir ambulans di Aceh rata-rata merupakan tenaga kontrak yang mendapat pendapatan tambahan setiap membawa pasien. Oleh sebab itu, katanya, para sopir ini kerap bekerja hingga kelelahan.

“Pendapatan tambahannya sangat tergantung jumlah pasien yang dibawa. Jadi semakin banyak (membawa pasien) semakin ada rezeki lebih, efeknya pada kelelahan berlebih karena memaksa bekerja,” ujar Asrizal.

Politikus PAN ini berharap pemerintah serius memperhatikan nasib tenaga medis di Aceh. Dia menyarankan orang-orang yang terlibat dalam penanganan medis diprioritaskan untuk menjadi PNS.

“Untuk tim medis prioritaskan mereka jadi PNS/ASN,” ucap Asrizal.

elain itu, dia mengaku beberapa kali melihat ada mobil ambulans yang kurang terawat namun tetap dipaksa beroperasi. Menurutnya, hal ini berbahaya bagi sopir, pasien dan orang lain.

“Dalam beberapa kasus saya sering menjumpai ambulans kurang layak jalan, namun masih dipaksa jalan,” ujarnya.

Sekretaris Komisi V DPR Aceh, Iskandar Usman Al-farlaky, meminta perbaikan manajemen ambulans agar kecelakaan serupa tak terulang. Dia meminta tiap ambulans setidaknya memiliki dua sopir yang bisa bergantian saat membawa pasien.

“Jika perlu sopirnya tidak boleh satu orang, yang memungkinkan dia kelelahan,” kata Iskandar.

Iskandar juga meminta Pemerintah memperhatikan kondisi psikologis sopir yang membawa pasien terkait COVID-19. Dia menyarankan agar ada edukasi khusus agar sopir ambulans yang membawa pasien terkait Corona tidak was-was dalam perjalanan.

“Kondisi psikologis juga harus benar-benar diperhatikan. Sopir yang membawa pasien positif COVID-19 akan selalu merasa was-was, maka dibutuhkan kematangan mental,” ujar politikus Partai Aceh ini.

Sumber: detik.com

Tags: aceh
Previous Post

Kandidat Doktor Universitas Padjadjaran Bandung Apresiasi Khitanan DPW PA Pidie 

Next Post

Sebanyak 45 Warga Aceh Terindikasi Positif Corona Lewat Rapid Test

Next Post

Sebanyak 45 Warga Aceh Terindikasi Positif Corona Lewat Rapid Test

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Madya Hus  Soroti Nasip Hikayat Aceh: Bertahan karena Masyarakat, Bukan Pemerintah

Madya Hus Soroti Nasip Hikayat Aceh: Bertahan karena Masyarakat, Bukan Pemerintah

03/06/2026
Terdakwa Korupsi BOKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Terdakwa Korupsi BOKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

03/06/2026
Zilqueensa; Calon Paskibraka Nasional 2026 Asal Aceh Tamiang

Zilqueensa; Calon Paskibraka Nasional 2026 Asal Aceh Tamiang

03/06/2026
Hilangnya Jejak Kedua Sang Legenda Tuan Tapa

Hilangnya Jejak Kedua Sang Legenda Tuan Tapa

03/06/2026
Satgas PRR Aceh Percepat Pembangunan 500 Huntap untuk Korban Banjir Tamiang

Satgas PRR Aceh Percepat Pembangunan 500 Huntap untuk Korban Banjir Tamiang

03/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

Bertemu DPR RI dan Mendagri, Aliansi PPPK PW Minta Presiden Perhatian Nasibnya

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com