MEUREUDU — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau perkembangan kondisi cuaca melalui citra satelit Himawari. Masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya diminta tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, Okta, mengimbau masyarakat agar tetap siaga menyikapi perkembangan cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.
“Kami mengimbau masyarakat Pidie Jaya untuk tetap siaga dan waspada terhadap kondisi cuaca. Jika terjadi hujan lebat disertai angin kencang maupun kondisi yang berpotensi membahayakan, masyarakat agar segera mengambil langkah untuk menyelamatkan diri dan menghindari lokasi rawan bencana,” kata Okta. Selasa 1 September 2026
Ia meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan banjir, longsor, maupun wilayah pesisir, untuk terus memperhatikan informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah.
BPBD Pidie Jaya juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Informasi terkait cuaca dan potensi bencana sebaiknya merujuk pada kanal resmi BMKG dan BPBD.
“Yang paling penting masyarakat tetap tenang, tetapi jangan lengah. Pantau terus informasi resmi dan segera laporkan kepada petugas apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana,” ujarnya.
Kewaspadaan tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca ekstrem dapat berkembang cepat dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, dan longsor.[Mul]









